Toyota Beri Peringatan Keras ke Trump Perihal Kenaikan Tarif

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 22 Mei 2025 | 16:12 WIB
Toyota Beri Peringatan Keras ke Trump Perihal Kenaikan Tarif
Logo Toyota. [Shutterstock]

Suara.com - Para eksekutif Toyota dengan tegas memberikan peringatan keras kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) mengenai dampak kenaikan tarif Trump terhadap industri otomotif.

Pengenaan tarif sebesar 25 persen untuk unit yang diboyong secara utuh (CBU) akan mulai berlaku pada tanggal 3 April. Sedangkan tarif 25 persen untuk suku cadang mobil buatan luar negeri, aluminium, dan baja akan mulai berlaku awal bulan ini pada tanggal 3 Mei.

Namun produsen mobil bisa mengajukan penggantian biaya untuk suku cadang tertentu buatan luar negeri dari kendaraan yang dirakit di AS.

Dalam hal ini Toyota memang produsen mobil asal Jepang, tetapi Amerika Utara adalah pasar terbesar Toyota untuk urusan penjualan. Dan Toyota sudah memproduksi banyak mobil di negara bagian tersebut.

"Pungutan pajak atas suku cadang akan berdampak negatif pada penjualan mobil dan membuat biaya servis dan perbaikan menjadi lebih mahal bagi pelanggan," ujar Mark Templin, Wakil Presiden Eksekutif Toyota di kantor pusat Toyota Amerika Utara, dikutip dari Insideevs, Kamis (22 Mei 2025).

Presiden dan CEO Toyota Akio Toyoda saat presentasi prototipe "kota" masa depan di atas lahan seluas 175 hektar di kaki Gunung Fuji di Jepang, dan purwarupa Toyota e-Palette di pameran Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas , Nevada, Amerika Serikat (6/1/2020) [AFP/Robyn Beck].
Presiden dan CEO Toyota Akio Toyoda saat presentasi prototipe "kota" masa depan di atas lahan seluas 175 hektar di kaki Gunung Fuji di Jepang, dan purwarupa Toyota e-Palette di pameran Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas , Nevada, Amerika Serikat. [AFP/Robyn Beck].

Dalam beberapa tahun belakangan, Toyota diketahui memang telah menanamkan investasi untuk bisa melakukan produksi. Namun, perusahaan tersebut masih sangat bergantung pada pabrik-pabriknya di Jepang, Kanada, dan Meksiko untuk memenuhi permintaan beberapa model.

"Rantai pasokan bersifat global dan kompleks, kita tidak bisa begitu saja memindahkan fasilitas produksi dalam waktu singkat," tambah Templin.

Bahkan petinggi Toyota sempat memberikan ancaman keras kepada pemerintah Amerika Serikat bila mobil baru Toyota tidak akan pernah dinikmati orang Amerika dengan kebijakan tarif baru.

"Mobil baru akan berada di luar jangkauan banyak orang Amerika," kata petinggi Toyota saat itu.

baca juga

Donald Trump ke Toyota

Presiden Maerika Serikat (AS) Donald Trump terang-terangan pernah menyinggung Toyota yang dinilai terlalu nyaman menjual mobil di negaranya berkaitan dengan kebijakan tarif baru.

Toyota bahkan disebut bisa menjual sebanyak 1 juta unit mobil di AS. Sedangkan sebaliknya, mobil-mobil buatan Amerika sangat sulit masuk pasar Jepang.

"Toyota menjual 1 juta mobil buatan luar negeri ke Amerika Serikat dan General Motors hampir tidak menjual satu pun di Jepang sebagai balasannya," kata Trump saat mengumumkan tarif impor baru, dikutip dari Thejapantimes.

Presiden AS, Donald Trump. [Ist]
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. [Ist]

Lebih lanjut, dikatakan Trump, Ford menjual sangat sedikit. Tak satu pun perusahaan Amerika diizinkan masuk ke negara lain dan mengecam pembatasan nonmoneter yang diberlakukan Jepang.

"Mereka tidak mengambil mobil kami, tetapi kami mengambil jutaan mobil mereka," tegas Trump.

Mobil-mobil buatan Toyota diketahui sangat populer di Amerika Serikat. Beberapa model yang paling laris adalah Toyota RAV4, Toyota Corolla, Toyota Tacoma, Toyota Camry, dan Toyota Highlander. RAV4 adalah kendaraan terlaris di segmen kendaraan penumpang. Sedangkan Tacoma menjadi truk pikap terlaris di negara tersebut.

Bahkan berdasarkan data penjualan mobil di Amerika Serikat pada 2021, Toyota berhasil menggeser posisi General Motors (GM) sebagai produsen mobil terlaris di negaranya. Sejak 1931, General Motors selalu merajai penjualan mobil di Amerika Serikat. Namun catatan tersebut berakhir setelah tergantikan oleh Toyota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Brio S MT Baru: Mulai Rp100 Juta, Ganteng, Mesin Bertenaga

5 Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Brio S MT Baru: Mulai Rp100 Juta, Ganteng, Mesin Bertenaga

Otomotif | Kamis, 22 Mei 2025 | 15:16 WIB

Toyota Umumkan Recall untuk Model All New Yaris Cross di Indonesia

Toyota Umumkan Recall untuk Model All New Yaris Cross di Indonesia

Otomotif | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:42 WIB

Mobil Listrik Murah Toyota bZ5 Mulai Diproduksi Massal, Andalkan Baterai Blade BYD

Mobil Listrik Murah Toyota bZ5 Mulai Diproduksi Massal, Andalkan Baterai Blade BYD

Otomotif | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:24 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×