Mobil Bekas Banjir Apakah Aman Dibeli? Ini 10 Cara Deteksi Kerusakan Akibat Terendam Air

Rifan Aditya

Selasa, 08 Juli 2025 | 10:19 WIB
Mobil Bekas Banjir Apakah Aman Dibeli? Ini 10 Cara Deteksi Kerusakan Akibat Terendam Air
mobil bekas banjir apakah aman dibeli (freepik)

Aroma apek di kabin seperti ini sulit dihilangkan meskipun sudah dibersihkan atau dipakaikan pengharum.

2. Periksa Kabel dan Panel

Lihat bagian kabel dan celah panel, terutama di bawah dashboard atau jok. Jika ada lumpur, sisa kerak air, atau kabel terlihat tidak rapi seperti bekas bongkar-pasang, patut dicurigai.

"Kabel dan panel, terutama celah-celah panel, akan menjadi petunjuk (mobil bekas banjir)," jelas Fitra Eri. 

3. Panel Bodi Tersembunyi

Bagian seperti celah bagasi, bawah karpet bagasi, sudut pintu dan area ban serep bisa menyimpan sisa lumpur.

Area tersembunyi ini jarang dibersihkan secara menyeluruh setelah mobil kebanjiran.

"Di ban serep ini, Anda akan melihat ada jejak-jejak lumpur juga di sini kalau mobil itu bekas kebanjiran," ungkap Fitra Eri.

Ilustasi ban serep di kolong mobil (Seva)
Ilustasi ban serep di kolong mobil (Seva)

4. Periksa Karat Tidak Wajar

baca juga

Mobil usia di bawah 10 tahun seharusnya belum menunjukkan tanda-tanda karat parah.

Jika Anda menemukan karat di baut bawah jok, engsel pintu, atau kolong, bisa jadi itu sisa rendaman air.

5. Cek Lampu

Reflektor lampu yang menguning atau berkabut bisa menandakan kelembapan tinggi atau air pernah masuk.

Selain itu, pencahayaan yang redup juga bisa disebabkan oleh komponen lampu yang rusak karena air.

Sebagaimana dikatakan Mas Boy, "Kalau mobil bekas kena banjir, lampu ini akan menguning, warnanya akan pudar dari warna aslinya."

7. Cek Sistem Kelistrikan

Perhatikan warna oli transmisi atau mesin. Bila berwarna keputihan atau seperti susu, ini menunjukkan oli bercampur air.

Sistem kelistrikan juga bisa bermasalah, misalnya power window atau wiper tidak stabil.

8. Pertimbangkan Domisili

Periksa alamat pemilik sebelumnya. Jika mobil berasal dari daerah rawan banjir, kemungkinan mobil pernah terendam cukup tinggi.

"Anda bisa melihat di STNK, apakah alamat di STNK itu alamat yang riskan banjir atau tidak," saran Fitra Eri.

Misalnya, Jakarta yang jadi kota langganan banjir. Hal ini bisa menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan membeli mobil bekas dari daerah tersebut.

9. Cek Riwayat Perbaikan

Minta catatan servis resmi atau periksa riwayat perbaikan. Jika ada perbaikan besar dalam waktu berdekatan—seperti perbaikan kelistrikan atau interior—bisa jadi mobil pernah terendam air.

10. Cek Kaki-Kaki

Ilustrasi kaki-kaki mobil. [Suara.com/Manuel Jeghesta]
Ilustrasi kaki-kaki mobil. [Suara.com/Manuel Jeghesta]

"Sempatkan juga untuk melihat kaki-kaki mobil bekas incaran Anda karena di dalam kaki-kaki ini juga bisa tersimpan jejak bekas banjir," Fitra Eri menekankan.

Suspensi yang mengeluarkan bunyi mencicit saat naik turun bisa menjadi tanda karat atau pelumasan yang terganggu air.

Kaki-kaki mobil bekas yang terendam banjir juga biasanya terasa lebih keras atau tidak stabil.

Apakah Mobil Bekas Banjir Aman Dibeli?

Mobil bekas banjir sebenarnya masih bisa digunakan, tetapi risikonya cukup besar, terutama jika kerusakan akibat air tidak ditangani dengan benar.

Air yang masuk ke dalam kabin atau mesin bisa menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan, muncul karat di bagian tersembunyi, serta menurunnya performa jangka panjang.

Meskipun mobil terlihat bersih dan rapi, dampak banjir sering kali muncul belakangan dalam bentuk masalah elektronik, lampu, atau kaki-kaki.

Jika Anda tetap ingin membeli, pastikan mobil sudah direkondisi secara menyeluruh oleh bengkel terpercaya, disertai garansi.

Namun secara umum, membeli mobil bekas banjir sebaiknya dihindari kecuali Anda benar-benar paham kondisi mobil dan siap menanggung biaya perbaikannya di kemudian hari.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Terbakar di Jalan? Ini Langkah yang Wajib Dilakukan

Mobil Listrik Terbakar di Jalan? Ini Langkah yang Wajib Dilakukan

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 19:48 WIB

Bukan Avanza! Ini 5 Mobil Bekas Jenis MPV Mesin 1500cc: Irit Bertenaga, Kabin Ekstra Lega

Bukan Avanza! Ini 5 Mobil Bekas Jenis MPV Mesin 1500cc: Irit Bertenaga, Kabin Ekstra Lega

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 19:18 WIB

5 Mobil Bekas Tahun Muda, Harga Tak Sampai Rp150 Jutaan: Mesin Irit, Onderdil Mudah, Pajak Enteng!

5 Mobil Bekas Tahun Muda, Harga Tak Sampai Rp150 Jutaan: Mesin Irit, Onderdil Mudah, Pajak Enteng!

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 18:48 WIB

6 Mobil Bekas Asal Amerika di Bawah Rp 80 Juta: Tampilan Gagah, Muat Keluarga Kecil

6 Mobil Bekas Asal Amerika di Bawah Rp 80 Juta: Tampilan Gagah, Muat Keluarga Kecil

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 20:46 WIB

6 Mobil Bekas di Bawah Rp 85 Juta di Jogja: Tahun Muda, Masih Mulus untuk Keluarga

6 Mobil Bekas di Bawah Rp 85 Juta di Jogja: Tahun Muda, Masih Mulus untuk Keluarga

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 20:37 WIB

8 Mobil Bekas Mewah tapi Murah: Mulai Rp40 Jutaan, Bawa Vibes Old Money, Segini Taksiran Pajaknya

8 Mobil Bekas Mewah tapi Murah: Mulai Rp40 Jutaan, Bawa Vibes Old Money, Segini Taksiran Pajaknya

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 14:58 WIB

Terkini

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

×