Menperin Lobi Tiga Raksasa Jepang, Minta Harga Mobil Tak Naik dan Setop PHK

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 14 Juli 2025 | 13:26 WIB
Menperin Lobi Tiga Raksasa Jepang, Minta Harga Mobil Tak Naik dan Setop PHK
Pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Sunter, Jakarta Utara. (Foto: Toyota).

Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengambil langkah tegas dengan meminta komitmen langsung dari tiga produsen otomotif raksasa Jepang, yaitu Toyota, Suzuki, dan Daihatsu.

Permintaan utamanya adalah agar ketiga perusahaan tidak menaikkan harga jual mobil dan tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Indonesia.

Permintaan krusial ini disampaikan Menperin saat bertemu para petinggi prinsipal di Paviliun Indonesia dalam gelaran World Expo 2025 Osaka, Jepang. Langkah ini diambil sebagai respons atas situasi ekonomi global yang tidak menentu dan potensinya memicu gejolak di sektor otomotif nasional.

“Maka itu, saya secara khusus meminta agar tidak ada kenaikan harga mobil dan tidak ada PHK di Indonesia. Ini penting demi menjaga daya beli masyarakat dan menjaga lapangan kerja di sektor otomotif, yang merupakan salah satu penopang industri nasional,” ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita usai pertemuan, dikutip Senin (14 Juli 2025).

Kabar baiknya, permintaan tersebut disambut positif. Petinggi Toyota, Suzuki, dan Daihatsu dilaporkan memahami kekhawatiran pemerintah dan menyatakan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga serta mempertahankan seluruh tenaga kerja mereka di Indonesia tanpa melakukan PHK.

Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]
Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]

“Komitmen mereka kami apresiasi. Ini adalah langkah konkret dalam mendukung stabilitas industri otomotif di Indonesia,” tegas Menperin.

Dalam pertemuan itu, Menperin juga menekankan pentingnya menjaga pasar domestik agar tetap atraktif. Pemerintah sendiri tengah mengupayakan berbagai deregulasi dan insentif fiskal untuk menopang iklim investasi di sektor otomotif. Menurutnya, kolaborasi antara regulator dan pelaku industri menjadi kunci utama.

“Pasar otomotif Indonesia sangat potensial. Jangan sampai kehilangan momentum hanya karena kenaikan harga atau pengurangan tenaga kerja yang bisa memicu efek domino,” ujarnya.

Sebagai catatan, industri kendaraan bermotor roda empat di Indonesia memiliki kapasitas produksi 2,35 juta unit per tahun dengan serapan tenaga kerja mencapai 69,39 ribu orang. Hingga Mei 2025, sektor ini telah mencatatkan produksi sebanyak 459 ribu unit dan penjualan domestik 316 ribu unit. Langkah antisipatif ini diharapkan dapat menjaga momentum positif tersebut demi keberlanjutan industri otomotif.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesona SUV Mewah Suzuki Across: Harga Selevel Alphard, Mesin Ekuivalen Fortuner

Pesona SUV Mewah Suzuki Across: Harga Selevel Alphard, Mesin Ekuivalen Fortuner

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 13:15 WIB

Suzuki Thunder Terlahir Kembali: Kini Mesin Sekelas Honda Win, Harga Sekelas Scoopy

Suzuki Thunder Terlahir Kembali: Kini Mesin Sekelas Honda Win, Harga Sekelas Scoopy

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 11:07 WIB

5 Rekomendasi Mobil Bekas Toyota Dibawah Rp 100 Juta Paling Diburu: Super Irit, Mesin Bandel!

5 Rekomendasi Mobil Bekas Toyota Dibawah Rp 100 Juta Paling Diburu: Super Irit, Mesin Bandel!

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 10:02 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×