Hyundai Siapkan Ioniq 2: Mobil Listrik Murah, Hadang Laju EV China?

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 27 Juli 2025 | 20:16 WIB
Hyundai Siapkan Ioniq 2: Mobil Listrik Murah, Hadang Laju EV China?
Hyundai Ioniq 5 (hyundai.com)

Suara.com - Persaingan mobil listrik makin panas. Setelah merek-merek asal Tiongkok seperti BYD dan Wuling gencar merilis EV murah, kini giliran Hyundai yang bersiap masuk ke segmen tersebut lewat model terbaru yang diyakini sebagai Hyundai Ioniq 2.

Meski belum resmi diumumkan, sejumlah foto prototipe yang tertangkap kamera menunjukkan bahwa Hyundai mulai serius menghadang laju EV murah dari China.

Selama ini, Hyundai dikenal lewat lini Ioniq yang menyasar segmen menengah ke atas, seperti Ioniq 5, Ioniq 6 N, dan yang akan datang Ioniq 9.

Tapi kehadiran Ioniq 2 menandai perubahan strategi: membidik pasar EV kompak dengan harga lebih terjangkau, mirip dengan pendekatan Kia lewat EV2 dan EV3.

Dari foto-foto yang beredar di Carscoops, Ioniq 2 tampil sebagai hatchback mungil dengan desain yang cukup modern. Bagian depan terlihat tegak dengan intake lebar di bawah dan lampu utama ramping.

Sensor berbentuk angular di fascia depan menandakan kemungkinan dukungan fitur semi otonom atau sistem ADAS.

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition yang Hanya Dijual Sebanyak 50 Unit. (Foto: HMID)
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition yang Hanya Dijual Sebanyak 50 Unit. (Foto: HMID)

Profil sampingnya khas hatchback, dengan garis atap yang landai dan jendela belakang yang menyapu naik. Velg berukuran sedang dibalut ban Hankook iON GT, ban musim panas yang dirancang khusus untuk EV kompak.

Bagian belakang Ioniq 2 tampak sederhana, dengan bumper polos dan lampu LED yang menyatu dengan kaca belakang yang agak tegak.

Meski masih tertutup kamuflase, siluetnya menunjukkan bahwa Hyundai ingin menjaga desain tetap fungsional dan tidak terlalu eksperimental, berbeda dengan gaya futuristik Ioniq 5.

baca juga

Soal spesifikasi, belum ada informasi resmi, tapi banyak yang memprediksi bahwa Ioniq 2 akan berbagi platform dengan Kia EV2 dan EV3, yakni Electric-Global Modular Platform (E-GMP).

Artinya, mobil ini kemungkinan akan dibekali baterai 58,3 kWh dan motor listrik depan dengan tenaga sekitar 201 hp (204 PS).

Jika benar, performanya akan cukup untuk kebutuhan harian, bahkan bisa bersaing dengan EV China yang rata-rata punya tenaga di bawah 150 hp.

Hyundai Ioniq 5 N (Hyundai Mobil)
Hyundai Ioniq 5 N (Hyundai Mobil)

Langkah Hyundai ini bisa jadi strategi penting untuk menjaga daya saing di pasar global, termasuk Indonesia. Saat ini, pasar EV Tanah Air mulai diramaikan oleh model-model murah dari China seperti BYD Atto 1dan Wuling Air EV.

Jika Hyundai mampu menghadirkan Ioniq 2 dengan harga kompetitif, desain menarik, dan fitur lengkap, bukan tidak mungkin mobil ini akan jadi penantang serius di segmen EV entry-level.

Kesimpulannya, Hyundai Ioniq 2 bisa jadi kunci untuk membuka pasar EV yang lebih luas, sekaligus menghadang dominasi merek-merek China yang mulai agresif di segmen bawah.

Jika Hyundai bisa menjaga kualitas dan harga tetap bersaing, maka Ioniq 2 bukan hanya sekadar hatchback listrik, tapi juga simbol perubahan arah strategi Hyundai di era elektrifikasi. Kita tunggu saja gebrakan resminya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Mobil Bekas Termurah Juli 2025 dari Volkswagen: Tahun 2010 ke Atas, Mulai Rp80 Jutaan

4 Rekomendasi Mobil Bekas Termurah Juli 2025 dari Volkswagen: Tahun 2010 ke Atas, Mulai Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:59 WIB

Kesempatan Langka Test Drive 150 Mobil Impian, Ini Syaratnya!

Kesempatan Langka Test Drive 150 Mobil Impian, Ini Syaratnya!

Otomotif | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:29 WIB

BlackVue ELITE 8 Meluncur di GIIAS 2025, Dashcam Aman untuk Mobil Listrik

BlackVue ELITE 8 Meluncur di GIIAS 2025, Dashcam Aman untuk Mobil Listrik

Otomotif | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:21 WIB

Daftar 5 Mobil Bekas yang Harganya Nggak Anjlok, Tetap Cuan Jika Dijual Lagi

Daftar 5 Mobil Bekas yang Harganya Nggak Anjlok, Tetap Cuan Jika Dijual Lagi

Otomotif | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:42 WIB

Audio Mobil Venom Turut 'Unjuk Gigi' di GIIAS 2025

Audio Mobil Venom Turut 'Unjuk Gigi' di GIIAS 2025

Otomotif | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:28 WIB

3 Mobil Bekas Daihatsu Taft Rp 30 Jutaan: Tipe Klasik Maskulin Buat Gen Z yang Ogah Biasa Aja

3 Mobil Bekas Daihatsu Taft Rp 30 Jutaan: Tipe Klasik Maskulin Buat Gen Z yang Ogah Biasa Aja

Otomotif | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:13 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×