Mirip Toyota: Yamaha Enggan All In ke Motor Listrik, Hidrogen Jadi Opsi

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 28 Juli 2025 | 14:50 WIB
Mirip Toyota: Yamaha Enggan All In ke Motor Listrik, Hidrogen Jadi Opsi
Motor matic Yamaha Augur. (Yamaha Taiwan)

Suara.com - Di tengah gempuran tren elektrifikasi global, Yamaha mengambil langkah yang cukup berani dan berbeda.

Alih-alih mengikuti arus penuh ke motor listrik, pabrikan asal Jepang ini justru memilih strategi multi-jalur, mirip dengan pendekatan Toyota di sektor mobil.

Dalam laporan terbarunya seperti dikutip dari Motorbeam, Yamaha menegaskan bahwa elektrifikasi bukan satu-satunya jalan menuju netralitas karbon.

Yamaha mengembangkan teknologi hidrogen, biofuel, dan e-fuel sebagai alternatif dari motor listrik murni.

Strategi ini memanfaatkan keahlian puluhan tahun Yamaha dalam teknologi mesin pembakaran internal, sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk memperluas kapabilitas teknologinya.

Menurut Presiden Yamaha Motor, Motofumi Shitara, pendekatan ini memungkinkan Yamaha menyesuaikan produk dengan kondisi infrastruktur tiap negara, sehingga transisi ke energi alternatif bisa lebih mulus dan realistis.

Salah satu langkah konkret Yamaha adalah investasi di startup India, River Mobility, yang fokus pada pengembangan skuter listrik.

Ini menunjukkan bahwa Yamaha tetap membuka diri terhadap pasar EV, terutama di negara berkembang seperti India yang punya potensi besar.

Meski pasar motor premium di India sempat lesu akibat kelangkaan semikonduktor dan pemulihan permintaan yang lambat, Yamaha tetap konsisten dengan strategi produk premiumnya, termasuk memperluas jaringan dealer Blue Square dan memperkuat engagement dengan Gen Z lewat pengalaman digital dan fisik.

baca juga
Yamaha XTZ150. (Yamaha Colombia)
Yamaha XTZ150, salah satu motor unik yang cuma ada di luar negeri dengan bahan bakar bensin. (Yamaha Colombia)

Motor roda tiga selain Tricity dan Niken

Di sisi lain, Yamaha juga tengah mengembangkan motor roda tiga hybrid yang disebut sebagai leaning trike.

Berdasarkan paten yang diajukan ke Kantor Paten Jepang, kendaraan ini akan menggunakan sistem series hybrid, di mana mesin pembakaran berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai.

Desainnya benar-benar baru dan tidak berbagi komponen dengan Yamaha Niken. Trike ini memiliki tiga lampu LED di setiap sisi depan, suspensi gas ganda, dan dua roda depan untuk stabilitas ekstra.

Mesin dua silinder paralel diperkirakan akan bekerja dalam siklus efisien, sementara motor listrik dan baterai ditempatkan di bawah jok pengendara.

Meski mengorbankan ruang bagasi, Yamaha mengkompensasi dengan top box besar yang juga berfungsi sebagai sandaran dan lampu belakang.

Roda belakang digerakkan dengan rantai, meski bisa berubah jika versi produksi sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.

 Yamaha Aerox CyberCity sudah dibekali sistem Y-Connect yang memungkinkan motor terkoneksi dengan smartphone. (Foto: SUARA.com/Alfian Winanto)
Yamaha Aerox CyberCity sebagai salah satu motor Yamaha yang paling laku. (Foto: SUARA.com/Alfian Winanto)

Langkah ini menunjukkan bahwa Yamaha tidak sekadar mengikuti tren, tapi mencoba menciptakan jalur baru yang lebih fleksibel dan berkelanjutan.

Kesimpulannya, Yamaha memilih jalur yang lebih kompleks tapi adaptif, dengan tidak hanya mengandalkan motor listrik sebagai solusi tunggal.

Dengan eksplorasi hidrogen, biofuel, dan hybrid, Yamaha menunjukkan bahwa masa depan kendaraan roda dua bisa lebih beragam dan inklusif terhadap kebutuhan pasar global.

Strategi ini bisa jadi penentu apakah Yamaha akan tetap relevan di era elektrifikasi, atau justru jadi pelopor jalur alternatif yang lebih realistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Salah Pilih, Ini 4 Motor Bekas Pengganti Nmax, Plus Ulasan Jujur Performa & Keiritan

Jangan Salah Pilih, Ini 4 Motor Bekas Pengganti Nmax, Plus Ulasan Jujur Performa & Keiritan

Otomotif | Senin, 28 Juli 2025 | 14:39 WIB

Dompet Aman, Mobilitas Lancar: 3 Motor Matic Bekas Paling Irit Mulai Rp7 Jutaan

Dompet Aman, Mobilitas Lancar: 3 Motor Matic Bekas Paling Irit Mulai Rp7 Jutaan

Otomotif | Senin, 28 Juli 2025 | 13:53 WIB

Bak Bumi dan Langit, Alex Rins Lebih Menderita daripada Fabio Quartararo

Bak Bumi dan Langit, Alex Rins Lebih Menderita daripada Fabio Quartararo

Your Say | Senin, 28 Juli 2025 | 12:58 WIB

Daftar Masalah yang Kerap Muncul di Motor Yamaha NMAX, Aerox, dan Honda PCX

Daftar Masalah yang Kerap Muncul di Motor Yamaha NMAX, Aerox, dan Honda PCX

Otomotif | Senin, 28 Juli 2025 | 11:06 WIB

Pesaing Serius Yamaha NMAX dan Honda PCX dengan Fitur Canggih, Kenalan dengan Zontes 150M

Pesaing Serius Yamaha NMAX dan Honda PCX dengan Fitur Canggih, Kenalan dengan Zontes 150M

Otomotif | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:00 WIB

Terkini

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

×