Cuma Duduk di Mobil, Dibayar Rp500 Ribu per Jam? Ini Faktanya

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:31 WIB
Cuma Duduk di Mobil, Dibayar Rp500 Ribu per Jam? Ini Faktanya
Ilustrasi mobil Tesla. (Pexels/Roberto Nickson)

Suara.com - Bayangkan dibayar hingga Rp500 ribu per jam hanya untuk duduk di dalam mobil.

Terdengar seperti mimpi, bukan? Namun itulah kenyataan dari lowongan kerja terbaru yang dibuka oleh Tesla di New York.

Seperti dilansir dari Bussines Insider, perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat ini sedang mencari operator untuk menguji sistem Autopilot, dengan bayaran yang bisa mencapai angka fantastis tersebut.

Tapi jangan tergiur dulu. Meski terlihat seperti pekerjaan santai, kenyataannya tugas ini jauh dari kata mudah.

Pekerjaan ini menuntut konsentrasi tinggi, ketelitian, dan tanggung jawab besar dalam menguji teknologi otonom masa depan.

Gaji Tinggi, Tapi Tanggung Jawabnya Juga Besar

Tesla sedang membuka lowongan untuk posisi Vehicle Operator, Autopilot di Flushing, New York.

Gaji yang ditawarkan berkisar antara 25,25 hingga 30,60 dolar Amerika Serikat per jam, setara dengan Rp400 ribu hingga Rp500 ribu per jam (dengan kurs Agustus 2024).

Dengan asumsi bekerja 8 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu, penghasilan bulanan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

baca juga

Namun, seperti yang diungkapkan dalam deskripsi pekerjaan, ini bukan sekadar duduk santai sambil menikmati pemandangan.

Tesla Model X [oto.com]
Tesla Model X [oto.com]

Apa Saja Tugas Seorang Vehicle Operator?

Meskipun mobil dikendalikan oleh sistem Autopilot, kehadiran operator manusia tetap wajib.

Mereka bertindak sebagai pengawas dan pengaman, siap mengambil alih kendali jika terjadi kegagalan sistem.

Tugas utama seorang Vehicle Operator meliputi:

  • Memantau secara intensif perilaku sistem kemudi otonom selama perjalanan.
  • Mengumpulkan data dari kamera, mikrofon, dan sensor lainnya untuk analisis lebih lanjut.
  • Mengoperasikan perangkat perekam data sesuai prosedur pengujian.
  • Melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi perangkat lunak dan perangkat keras mobil sebelum pengujian dimulai.
  • Memberikan laporan harian yang detail kepada tim teknik Tesla, termasuk temuan, gangguan, atau anomali selama pengujian.
  • Memberikan masukan teknis untuk membantu pengembangan sistem Autopilot.
  • Memastikan semua sistem berfungsi dengan aman sebelum dan selama pengujian.

Singkatnya, operator bukan penumpang biasa. Mereka adalah bagian penting dari proses pengembangan kendaraan otonom yang aman dan andal.

Mengapa Tesla Butuh Operator Manusia?

Meskipun visi Tesla adalah menciptakan mobil yang bisa berjalan sepenuhnya tanpa pengemudi, kenyataan regulasi saat ini belum memungkinkan hal itu terjadi di semua wilayah.

Di New York, misalnya, Tesla belum mendapatkan izin resmi untuk menguji kendaraan otonom tanpa pengemudi manusia.

Oleh karena itu, kehadiran operator manusia menjadi kewajiban hukum. Mereka bertindak sebagai safety driver, pengemudi pengaman yang siap mengambil alih kendaraan kapan saja jika sistem Autopilot gagal merespons situasi jalan.

Strategi serupa juga diterapkan di kotakota lain seperti San Francisco, di mana Tesla menjalankan layanan *ridehailing* berbasis Autopilot dengan operator manusia sebagai pengawas.

Langkah Awal Menuju Era Robotaxi

Lowongan ini bukan sekadar rekrutmen biasa. Ini adalah bagian dari strategi besar Tesla menuju peluncuran layanan Robotaxi, kendaraan otonom tanpa pengemudi yang bisa diandalkan untuk transportasi umum.

Elon Musk, CEO Tesla, telah menyatakan target ambisius: meluncurkan layanan Robotaxi di lebih dari separuh wilayah Amerika Serikat pada tahun 2026. Untuk mencapai itu, Tesla perlu mengumpulkan data realworld dalam jumlah besar, dan itulah peran utama dari para Vehicle Operator.

Data yang dikumpulkan dari ratusan jam pengujian akan digunakan untuk melatih algoritma Autopilot agar lebih cerdas, responsif, dan aman dalam berbagai kondisi jalan.

Syarat Menjadi Vehicle Operator Tesla

Meskipun tidak disebutkan secara rinci di semua platform, Tesla biasanya mencari kandidat dengan kualifikasi berikut:

  • Memiliki SIM aktif dan riwayat berkendara yang bersih.
  • Mampu bekerja dalam shift yang fleksibel, termasuk pagi, siang, atau malam hari.
  • Memiliki kemampuan observasi yang tajam dan perhatian terhadap detail.
  • Mampu bekerja secara mandiri namun tetap bertanggung jawab terhadap tim.
  • Tidak memiliki riwayat gangguan kesehatan yang memengaruhi konsentrasi atau reaksi.

Kemampuan menulis laporan secara sistematis juga menjadi nilai tambah, mengingat operator harus mendokumentasikan setiap temuan harian.

Lowongan Vehicle Operator Tesla memang menawarkan bayaran yang menggiurkan. Tapi di balik angka tersebut, ada misi besar: membangun kendaraan otonom yang aman dan bisa diandalkan.

Pekerjaan ini mungkin terlihat sederhana dari luar, tapi perannya sangat strategis dalam perjalanan menuju era Robotaxi.

Bagi yang tertarik, ini bukan sekadar peluang kerja, ini adalah kesempatan untuk menjadi bagian dari revolusi transportasi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga Mobil Listrik Wuling di Agustus 2025, Binguo EV Termurah?

Update Harga Mobil Listrik Wuling di Agustus 2025, Binguo EV Termurah?

Otomotif | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:57 WIB

Kapan BYD Atto 2 Meluncur di Indonesia? Ini Spesifikasi dan Harganya

Kapan BYD Atto 2 Meluncur di Indonesia? Ini Spesifikasi dan Harganya

Otomotif | Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:37 WIB

Belum Usai Heboh Atto 1, Kode BYD Atto 2 Sudah Terdaftar di Samsat!

Belum Usai Heboh Atto 1, Kode BYD Atto 2 Sudah Terdaftar di Samsat!

Otomotif | Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:57 WIB

Terkini

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×