Perang Saudara yang Memakan Korban, SUV Legendaris Ini Resmi Pensiun

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:34 WIB
Perang Saudara yang Memakan Korban, SUV Legendaris Ini Resmi Pensiun
Jeep Cherokee resmi berakhir (Gemini AI)

Suara.com - Sebuah era berakhir, sang legenda tumbang. Mungkin itu perumpamaan yang tepat untuk SUV Legendaris yang satu ini.

Jeep telah secara resmi menghentikan produksi salah satu model paling ikoniknya, Cherokee.

Keputusan ini diambil setelah hampir lima dekade eksistensinya yang bahkan sempat memicu tren SUV ringkas di dunia.

Penyebab utamanya adalah penjualan Jeep Cherokee yang terus merosot dari tahun ke tahun.

Konsumen di pasar global kini lebih melirik saudaranya yang lebih premium dan lapang, seperti Grand Cherokee dan Wagoneer.

3 Pukulan Telak yang Membuat Cherokee Tumbang

Menurut analisis pasar dan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, ada tiga alasan utama di balik keputusan berat yang diambil oleh Stellantis, induk perusahaan Jeep.

1. Anjloknya Angka Penjualan

Dikutip dari Slashgear, generasi Cherokee dengan kode KJ, KK, hingga KL tidak mampu menyaingi popularitas XJ pendahulunya.

baca juga

Generasi-generasi baru ini dianggap kehilangan 'sihir' yang membuat Cherokee XJ begitu dicintai, yaitu desainnya yang kotak, tangguh, dan ringkas.

2. Perubahan Strategi Stellantis

Induk perusahaan kini lebih fokus pada segmen SUV premium yang memberikan margin keuntungan lebih tinggi.

Selain itu, peta jalan perusahaan kini mengarah kuat pada elektrifikasi, sebuah langkah strategis untuk masa depan industri otomotif.

3. Pabrik Produksi Ditutup

Produksi terakhir Cherokee secara resmi berhenti di pabrik Belvidere, Illinois, pada Februari 2023.

Penutupan pabrik ini menjadi simbol akhir dari perjalanan panjang Cherokee generasi kelima (KL).

Mobil all-new Jeep Cherokee yang baru diluncurkan di Jakarta, Selasa (5/8/2014). [Suara.com/Deny Yuliansari]
Mobil all-new Jeep Cherokee yang baru diluncurkan di Jakarta, Selasa (5/8/2014). [Suara.com/Deny Yuliansari]

Bukan Akhir, Tapi Awal Era Baru yang Mengejutkan

Meski sempat dinyatakan "mati", Cherokee ternyata hanya disiapkan untuk sebuah kelahiran kembali.

Stellantis dan Jeep telah mengonfirmasi rencana untuk membangkitkan kembali nama besar ini.

Cherokee baru dijadwalkan akan meluncur antara akhir 2025 hingga 2026.

Model penerus ini akan mengisi celah kosong antara Jeep Compass dan Grand Cherokee.

Yang paling menarik, Jeep Cherokee generasi baru ini akan hadir dengan powertrain hybrid atau bahkan full electric (listrik murni).

Ini adalah langkah besar yang menunjukkan bahwa Jeep tidak hanya ingin bernostalgia, tetapi juga bertarung di masa depan pasar SUV yang semakin kompetitif dan ramah lingkungan.

Bagi para penggemar, ini adalah kabar baik yang menegaskan bahwa sebuah legenda tidak benar-benar mati, ia hanya berevolusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari SUV 7-Seater Bekas yang Nyaman? Ini Alternatif Selain Honda CR-V dengan Harga Lebih Murah

Cari SUV 7-Seater Bekas yang Nyaman? Ini Alternatif Selain Honda CR-V dengan Harga Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:12 WIB

Wuling Kembali Pamerkan Cortez Darion EV Sebagai Bintang Utama Setelah Perhelatan GIIAS 2025

Wuling Kembali Pamerkan Cortez Darion EV Sebagai Bintang Utama Setelah Perhelatan GIIAS 2025

Otomotif | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 20:26 WIB

Jomplang! LHKPN Immanuel Ebenezer Cuma Rp 3,3 M, KPK Malah Angkut Kendaraan Bernilai Puluhan Miliar

Jomplang! LHKPN Immanuel Ebenezer Cuma Rp 3,3 M, KPK Malah Angkut Kendaraan Bernilai Puluhan Miliar

Otomotif | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 14:06 WIB

Terkini

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

×