Honda Protes Civic Non Hybrid Dapat Rating Rendah Soal Uji Keselamatan

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 02 September 2025 | 19:10 WIB
Honda Protes Civic Non Hybrid Dapat Rating Rendah Soal Uji Keselamatan
Ilustrasi Logo Mobil Honda. (Foto: Ist)
Baca 10 detik
  • Honda Layangkan Protes 
  • Sistem Penilaian ANCAP Dinilai Tak Adil
  • Honda Pertanyakan Kejelasan Terhadap Penilaian Uji Keselamatan

Suara.com - Badan uji keselamatan kendaraan Australia, Australasian New Car Assessment Program (ANCAP) tengah menjadi sorotan. Honda Australia secara terbuka melontarkan kritik pedas terhadap sistem penilaian ANCAP, mempertanyakan kejelasan dan konsistensinya yang dinilai membingungkan konsumen.

Menurut Honda Australia, cara ANCAP menyajikan peringkat bintang sering kali menyulitkan konsumen saat ingin membandingkan model mobil satu dengan yang lain. Padahal, tujuan utama lembaga keselamatan seperti ANCAP adalah memberikan informasi yang transparan dan mudah dipahami.

Selama ini, ANCAP memberikan skor keselamatan maksimal lima bintang, yang mencakup hasil uji tabrak fisik hingga ketersediaan fitur keselamatan aktif. Namun, standar penilaian mereka diperbarui setiap tiga tahun, mengikuti jejak Euro NCAP. Setiap rating yang diberikan juga disertai tanda tahun yang berlaku selama enam tahun yang dinilai menjadi pangkal masalah.

Akibat pembaruan standar ini, mobil yang meraih lima bintang pada tahun 2022 tidak bisa langsung disamakan dengan model lain yang memperoleh lima bintang pada tahun 2026. Kriteria pengujian yang digunakan sudah berbeda, sehingga perbandingan langsung menjadi tidak adil dan membingungkan.

Presiden sekaligus CEO Honda Australia, Jay Joseph, menegaskan bahwa kondisi ini akan membuat konsumen sulit memahami arti sebenarnya dari peringkat tersebut.

"Kalau konsumen tidak bisa benar-benar membedakan peran tahun pengujian terhadap jumlah bintang. Maka saya ragu kalau sistem ini sudah memberikan perbandingan yang adil," ujarnya, dikutip dari Drive, Selasa (2 September 2025).

Beberapa kasus di lapangan semakin menambah kebingungan. Misalnya, pada tahun 2022, Hyundai Palisade versi pra-facelift hanya meraih empat bintang. Namun tak lama setelah itu, model facelift yang diujikan berhasil memperoleh lima bintang.

Hal serupa juga terjadi pada Kia Carnival Hybrid yang baru meluncur pada tahun 2024. Mobil ini meraih lima bintang, padahal diuji dengan standar tahun 2021. Hasil ini pun menimbulkan pertanyaan besar mengenai relevansi peringkat tersebut dengan standar keselamatan terkini.

Honda sendiri juga tidak luput dari masalah serupa. Honda Civic, misalnya, mendapat peringkat berbeda antara versi hybrid yang meraih lima bintang dengan versi non-hybrid yang hanya memperoleh empat bintang. Selain itu, model CR-V dan ZR-V yang dipasarkan di Australia hanya meraih empat bintang. Penyebabnya adalah spesifikasi keselamatan yang lebih rendah dibandingkan versi Eropa, menunjukkan adanya perbedaan standar regional yang memengaruhi hasil penilaian.

baca juga

Meskipun hasil uji bintangnya berbeda, Honda menegaskan komitmennya yang tak tergoyahkan dalam membangun mobil dengan standar keselamatan tinggi."Filosofi kami adalah membuat kendaraan yang punya struktur kuat untuk melindungi penumpang, dilengkapi sistem penahan agar risiko cedera semakin kecil, serta teknologi pencegah kecelakaan. Tujuan kami adalah nol korban jiwa di jalan raya," kata Joseph.

Dengan demikian, Joseph turut menekankan bahwa ANCAP seharusnya memastikan konsumen dapat membandingkan antar-model secara adil, bukannya dibuat bingung oleh perbedaan standar uji setiap tahun. Transparansi dan konsistensi menjadi kunci agar lembaga keselamatan ini benar-benar berfungsi optimal bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skutik Bongsor Honda Belum Bisa Berbicara Banyak di Wilayah Sulawesi Selatan, Masih Andalkan BeAT

Skutik Bongsor Honda Belum Bisa Berbicara Banyak di Wilayah Sulawesi Selatan, Masih Andalkan BeAT

Otomotif | Selasa, 02 September 2025 | 15:46 WIB

Skuter Matik Honda Dominasi Penjualan Sepeda Motor di Sulawesi Selatan, Stylo 160 Jadi Idola Baru

Skuter Matik Honda Dominasi Penjualan Sepeda Motor di Sulawesi Selatan, Stylo 160 Jadi Idola Baru

Otomotif | Selasa, 02 September 2025 | 12:47 WIB

Viral Honda Vario Jadi 'Senjata' buat Bidik Sniper saat Demo, Intip Rahasianya

Viral Honda Vario Jadi 'Senjata' buat Bidik Sniper saat Demo, Intip Rahasianya

Otomotif | Senin, 01 September 2025 | 18:15 WIB

Terkini

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:42 WIB

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:37 WIB

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

×