BYD Luncurkan Denza D9 Baru: Jarak Tempuh Lebih Jauh, Harga Makin Murah

Liberty Jemadu

Selasa, 02 September 2025 | 22:08 WIB
BYD Luncurkan Denza D9 Baru: Jarak Tempuh Lebih Jauh, Harga Makin Murah
BYD meluncurkan Denza D9 dengan harga lebih murah, tapi jarak tempuh lebih jauh. Foto: Denza D9 dipamerkan di GIIAS 2025. (SUARA.com/Manuel Jeghesta)
Baca 10 detik
  • BYD luncurkan Denza D9 terbaru.
  • Denza D9 memiliki jarak tempuh lebih jauh.
  • Harga Denza D9 terbaru malah lebih murah dari pendahulunya yang sudah dijual di Indonesia.

Suara.com - BYD kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan Denza D9 baru dan dengan banderol lebih murah. Varian baru Denza D9 itu diluncurkan di ajang Chengdu Auto Show pada pekan kemarin.

BYD meluncurkan empat varian baru Denza D9. Dari empat varian itu, tiga di antaranya menggunakan mesin plug in hybrid atau PHEV dan satu lagi adalah listrik murni alias BEV.

Denza D9 varian PHEV kini dilengkapi dengan teknologi dual mode (DM) dari BYD, yang memungkinkan mobil beroperasi sebagai mobil listrik murni dan mode hybrid ketika baterai sudah hampir terkuras.

Varian ini dibekali mesin 1,5 liter dan motor listrik dengan tenaga mencapai 115 kW. Mobil ini memiliki baterai 40 kWh, yang bisa digunakan untuk menempuh jarak hingga 190 km (CLTC).

Kombinasi baterai dan mesin bensinnya, bisa membawa Denza D9 PHEV terbaru ini menempuh jarak hingga 1020 km.

Sementara Denza D9 varian listrik murni, kini dibekali baterai 103 kWh yang diklaim bisa menempuh jarah hingga 160 km. Jarak tempuh ini sekitar 100 km lebih jauh dari varian lama yang sudah dijual di Indonesia.

Harga Denza D9 varian BEV kini di kisaran 319.800 yuan atau sekitar Rp 737 juta. Harga ini turun Rp 100 juta dari varian pertama.

Belum diketahui apakah Denza D9 terbaru ini akan diluncurkan di Indonesia juga atau tidak. Di Tanah Air, Denza D9 baru tersedia dalam satu varian yakni BEV. Harganya di kisaran Rp 950 juta, dengan status on the road Jabodetabek.

Di Indonesia, Denza D9 sudah sukses menggebrak pasar MPV premium dan berhasil mengalahkan dominasi pemain lama yakni Toyota Alphard.

baca juga

Di Semester I 2025 saja, mobil yang diluncurkan di awal 2025 itu, sudah terjual sebanyak 5.516 unit. Adapun Alphard hanya terjual sekitar 1.391 unit di 6 bulan pertama tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja Keunggulan dan Kelemahan BYD Atto 1? Cek Dulu sebelum Membeli

Apa Saja Keunggulan dan Kelemahan BYD Atto 1? Cek Dulu sebelum Membeli

Otomotif | Selasa, 02 September 2025 | 16:32 WIB

Mobil Mungil Irit dari Korea: Harga Lebih Hemat dari BYD Atto 1, Cocok untuk Harian dan Nongkrong

Mobil Mungil Irit dari Korea: Harga Lebih Hemat dari BYD Atto 1, Cocok untuk Harian dan Nongkrong

Otomotif | Senin, 01 September 2025 | 15:16 WIB

Denza D9 2024 Bikin Geger: 7 Fitur Baru dan Harga Lebih Murah dari Versi Sebelumnya

Denza D9 2024 Bikin Geger: 7 Fitur Baru dan Harga Lebih Murah dari Versi Sebelumnya

Otomotif | Senin, 01 September 2025 | 14:09 WIB

BYD Ekspor Mobil Listrik dari Thailand, Hindari Tarif Tinggi Uni Eropa

BYD Ekspor Mobil Listrik dari Thailand, Hindari Tarif Tinggi Uni Eropa

Otomotif | Kamis, 28 Agustus 2025 | 21:15 WIB

Inikah Mobil Hyundai yang Lebih Murah dari BYD Atto 1? Harga Tak Sampai Rp120 Juta

Inikah Mobil Hyundai yang Lebih Murah dari BYD Atto 1? Harga Tak Sampai Rp120 Juta

Otomotif | Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:19 WIB

Terkini

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

×