Suara.com - Tren kendaraan listrik kini kian masif menjangkau beragam kalangan. Salah satunya muncul alternatif penggunaan motor listrik untuk para pengemudi ojek online atau ojol.
Penggunaan motor listrik dianggap mampu menekan biaya BBM dan ramah lingkungan. Dengan demikian, operasional bisa makin murah dibanding motor dengan BBM.
Kemudian, pengisian daya hanya membutuhkan lebih sedikit dana sehari-hari. Dengan pengisian daya yang mudah, perawatan motor pun dibilang akan jauh lebih irit.
Buat Anda para pengemudi ojol, berikut adalah lima rekomendasi motor listrik yang bisa dipertimbangkan untuk menggantikan motor konvensional.
1. United MX1200
United E-Motor menghadirkan seri MX1200 khusus untuk pengemudi ojol dan kurir dengan jarak tempuh hingga 180 km dalam sekali pengisian baterai lithium.
Motor ini dibekali fitur swap battery serta opsi rent to own atau sewa beli, sehingga harganya lebih terjangkau bagi driver.
Di samping itu, desainnya ergonomis, kuat menahan beban, dan stabil untuk pemakaian intensif di jalanan perkotaan.
United menawarkan program penyewaan dengan biaya sekitar Rp55.000 per hari, lengkap dengan perawatan dan baterai cadangan.
Dengan jarak tempuh yang panjang dan biaya harian murah, MX1200 bisa jadi pilihan ideal untuk ojol yang memiliki biaya terbatas untuk perawatan.
2. eMOA E1 dan E2
Motor listrik eMOA hadir dengan dua varian, yaitu E1 dan E2. Keduanya dilengkapi baterai LiFePO4 berkapasitas 72V 45Ah, yang mampu menempuh jarak hingga 140 km per pengisian.
Kecepatan maksimalnya menyentuh 70 km/jam, sangat cukup untuk kebutuhan antar jemput dalam kota. Kelebihan utama eMOA terletak pada efisiensi daya dan desain yang ringkas namun tangguh.
Pengemudi ojol yang menempuh jarak jauh bisa berhemat dari biaya listrik yang jauh lebih murah dibandingkan bensin. Harga eMOA E1 dibanderol sekitar Rp29,7 juta, sedangkan E2 lebih ekonomis di kisaran Rp23 juta.
3. Gesits G1
Sebagai pelopor motor listrik lokal, Gesits G1 tetap menjadi favorit banyak pengemudi ojol. Motor ini menggunakan baterai lithium NCM dengan jarak tempuh sekitar 50–70 km, cukup untuk aktivitas harian dalam kota. Daya mesinnya bisa mencapai 1.440 watt dengan performa stabil dan responsif.
Keunggulan Gesits ada pada jaringan servis yang sudah luas serta dukungan suku cadang mudah ditemukan.
Desainnya kokoh dan cocok untuk membawa beban tambahan seperti tas makanan atau paket. Harga Gesits G1 berada di kisaran Rp28–30 juta, bisa lebih murah dengan program subsidi pemerintah.
4. Honda EM1 e:
Sebagai produsen besar, Honda mulai serius merambah pasar motor listrik dengan seri EM1 e:. Motor ini memiliki daya 6 kW dan kecepatan maksimal hingga 83 km/jam. Kelebihan lain, motor menggunakan dua baterai MPP yang bisa dilepas-pasang dengan mudah.
Jarak tempuh motor ini mencapai 80–90 km. Angka yang cukup ideal untuk kebutuhan ojol di perkotaan. Honda menawarkan jaminan kualitas, performa stabil, serta jaringan servis yang luas di seluruh Indonesia.
Harga jualnya berkisar Rp54 juta. Namun, beberapa promo bisa didapatkan khusus bagi pengemudi ojol.
5. Alva Cervo
Terakhir, ada Alva Cervo, motor listrik berdesain modern dan futuristik. Motor ini menggunakan dua baterai lithium 73,8V 24Ah dengan torsi mencapai 53,5 Nm.
Dalam kondisi penuh, jarak tempuhnya bisa mencapai 125 km, tergantung mode berkendara yang digunakan.
Fitur digitalnya cukup lengkap, termasuk konektivitas aplikasi dan sistem keamanan pintar. Untuk driver ojol yang mengutamakan kenyamanan dan tampilan stylish, Alva Cervo layak dipertimbangkan. Harganya berada di kisaran Rp42–49 juta, tergantung varian.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni