Suara.com - Mobil MPV atau multi-purpose vahicle alias kendaraan serbaguna masih menjadi salah satu yang paling favorit di Indonesia.
Pasalnya, mobil ini dirancang khusus untuk mengangkut banyak penumpang atau barang, namun tetap dengan kenyamanan yang maksimal.
Tak heran jika mobil tipe ini cocok untuk kendaraan keluarga. Salah satu yang masih dicari adalah tipe Kijang Innova Zenix.
Spesifikasi, pajak tahunan, dan harga seken Innova Zenix akan diuraikan seperti berikut ini.
Innova Zenix dirancang dalam seri Toyota New Global Architecture (TNGA) seri GA-C yang sebelumnya digunakan oleh banyak model Toyota global.
Dimensinya cukup lapang untuk kategori MPV, yakni panjang 4.755 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.795 mm, dan wheelbase 2.850 mm.
Kelebihan lain, ground clearance tercatat sekitar 185 mm sehingga memberikan kemampuan adaptasi yang baik di jalanan perkotaan yang penuh kemacetan maupun ketika berpergian ke luar kota dengan medan yang menantang.
Untuk varian mesin bensin, Innova Zenix menggunakan mesin 2.0 Liter dengan tenaga maksimal sekitar 174 PS pada 6.600 rpm dan torsi puncak sekitar 20,9 kg·m pada 4.500-4.900 rpm.
Sementara itu untuk varian hybrid, digunakan mesin M20A-FXS 2.0 L dikombinasikan dengan motor listrik untuk menggenapkan performa serta efisiensi bahan bakar. Jika ditotal, tenaga gabungan bisa mencapai lebih dari 186 PS.
Kelebihan lain, fitur-fitur modern seperti head unit besar dengan konektivitas Apple CarPlay/Android Auto, wireless charger, sistem keselamatan, dan interior yang lapang untuk tujuh penumpang meningkatkankan kenyamanan dan kemudahan pemakaian harian, terutama untuk aktivitas keluarga.
Pajak Tahunan

Dengan seluruh fitur tersebut, ada harga yang pantas dibayar ketika Anda memutuskan untuk memebeli Innova Zenix.
Sebagai kendaraan dengan status premium dan teknologi hybrid, besaran pajak tahunan Innova Zenix tergolong cukup tinggi dibanding mobil biasa.
Untuk varian bensin, data dari wilayah DKI Jakarta menunjukkan bahwa pajak tahunannya sekitar Rp6,8 juta untuk tipe G keluaran 2024.
Sementara untuk varian hybrid, pajak tahunannya bisa mencapai Rp9,7 juta untuk salah satu varian Q CVT TSS di Jakarta.
Kendati demikian, perlu dicatat bahwa angka ini bisa berbeda tergantung wilayah karena tiap provinsi mempunyai koefisien dan tarif progresif berbeda, serta status kendaraan bekas atau baru.
Dengan nilai pajak yang tinggi, harga seken dari mobil ini pun masih sangat bersaing. Untuk harga baru, pada tahun 2025 varian hybrid Innova Zenix dibanderol mulai dari sekitar Rp477,6 juta sampai Rp633,6 juta untuk yang tertinggi.
Namun di pasar mobil bekas (seken), menurut laporan terbaru harga Innova Zenix Hybrid sudah mulai turun ke kisaran Rp400 jutaan, sementara versi non hybrid mulai menyentuh 300 jutaan lebih.
Namun, harga ini masih tergantung pada kondisi mobil tersebut. Walau demikian, dengan spesifikasi modern, kapasitas besar dan fleksibel, serta fitur keselamatan lengkap, Innova Zenix menawarkan paket lengkap bagi keluarga maupun pengguna yang membutuhkan MPV premium.

Calon pembeli juga harus mempertimbangkan biaya kepemilikan jangka panjang termasuk pajak tahunan dan depresiasi harga seken.
Bagi yang mencari kenyamanan dan teknologi hybrid, varian hybrid memberikan nilai tinggi meskipun biaya pajaknya lebih besar.
Bagi yang lebih mengutamakan biaya operasional rendah, varian bensin bisa menjadi opsi lebih bijak.
Karena harganya yang cukup tinggi, dan seperti namanya MPV, mobil ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin apabila sudah memutuskan untuk membelinya.
Jika perlu, gunakan sebagai modal usaha agar terdapat perputaran uang dari mobil tersebut. Aktivitas-aktivitas keluarga seperti berbelanja, antar jemput anak sekolah, atau liburan bareng pun bakal lebih nyaman dengan mobil tipe ini.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni