Motor Bensin Disuntik Mati di 2026, Honda Bisa Mati Suri?

Husna Rahmayunita, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 10:03 WIB
Motor Bensin Disuntik Mati di 2026, Honda Bisa Mati Suri?
Masyarakat mengisi BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Kabupaten Rembang. [Dok Pertamina]
baca 10 detik
  • Regulasi Mengejutkan: Vietnam melarang total motor bensin di pusat kota Hanoi mulai pertengahan 2026.
  • Ancaman Ekonomi Dahsyat: Kebijakan ini berisiko menggerus pasar otomotif senilai Rp76,2 triliun.
  • Efek Domino PHK: Ratusan ribu pekerja di sektor otomotif terancam kehilangan pekerjaan.

Suara.com - Sebuah keputusan radikal datang dari Vietnam, siap-siap ucapkan selamat tinggal pada motor bensin di jantung ibu kotanya. Apakah ini bisa menjadi gempa bumi bagi raksasa otomotif Jepang seperti Honda dan memicu badai PHK yang mengancam stabilitas ekonomi.

Pemerintah Jepang bersama aliansi pabrikan otomotif utamanya, termasuk Honda, telah melayangkan protes keras.

Bagaimana tidak? Vietnam adalah salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia, dengan nilai pasar diperkirakan mencapai 4,6 miliar Dolar Amerika Serikat atau setara Rp76,2 triliun tahun ini.

Pada bulan Juli lalu, Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, secara resmi mengeluarkan arahan tegas.

"Melarang sepeda motor bertenaga bensin memasuki pusat ibu kota mulai pertengahan 2026," demikian bunyi arahan tersebut, yang menjadi sinyal bahaya bagi para pemain besar di industri ini.

Alasan di Balik Kebijakan Kontroversial

Vietnam Siap suntik mati motor bensin di 2026 (Suara X Gemini)
Vietnam Siap suntik mati motor bensin di 2026 (Suara X Gemini)

Secara resmi, pemerintah Vietnam berdalih ingin menekan angka polusi udara yang semakin mengkhawatirkan di Hanoi.

Kota ini memang sering masuk dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Namun, di balik niat mulia tersebut, ada kepentingan ekonomi raksasa yang terancam.

baca juga

Kebijakan ini dianggap sebagai langkah paksa untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik, sebuah agenda yang didukung oleh banyak negara maju.

Dominasi Honda yang Terancam Runtuh

Bicara soal motor di Vietnam, berarti bicara soal Honda. Ketergantungan negara ini pada pabrikan berlogo sayap mengepak tersebut sudah sampai level ekstrem.

  • Raja Jalanan: Dari total populasi 100 juta jiwa, jumlah motor terdaftar di Vietnam hampir mencapai 80% dari total populasi.
  • Penguasa Pasar Absolut: Honda menguasai 80% pangsa pasar di Vietnam, sebuah dominasi yang nyaris tak tergoyahkan selama puluhan tahun.
  • Angka Penjualan Fantastis: Tahun lalu saja, Honda berhasil menjual hingga 2,6 juta unit kendaraan di negara tersebut.

Kebijakan ini praktis menjadi lonceng kematian bagi dominasi Honda dan pabrikan Jepang lainnya yang selama ini nyaman dengan mesin konvensional.

Pasar yang mereka bangun dengan susah payah terancam hilang dalam sekejap.

Gelombang PHK Massal di Depan Mata

Ancaman terbesar dari kebijakan ini bukan hanya soal angka penjualan, tetapi juga nasib ratusan ribu manusia.

Rantai pasok industri otomotif, mulai dari pabrik perakitan, dealer, bengkel, hingga pemasok suku cadang, semuanya akan terdampak.

Pemerintah Jepang dan para pelaku industri khawatir jika transisi ini dipaksakan tanpa persiapan matang, akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala masif.

Stabilitas sosial dan ekonomi Vietnam pun menjadi taruhannya.

Hingga saat ini, protes keras terus disuarakan, menuntut pemerintah Vietnam untuk meninjau kembali kebijakannya.

Apakah Vietnam akan tetap pada pendiriannya, atau akankah ada kompromi demi menyelamatkan pasar triliunan rupiah dan nasib para pekerjanya? Waktu yang akan menjawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi Mobil Keluarga Seharga Honda PCX yang Nyaman dan Irit Bensin

7 Rekomendasi Mobil Keluarga Seharga Honda PCX yang Nyaman dan Irit Bensin

Otomotif | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 06:45 WIB

Harga Brio Bekas: Cocok untuk Keluarga Baru dan Anak Muda, Intip Spesifikasi dan Pajak Tahunan

Harga Brio Bekas: Cocok untuk Keluarga Baru dan Anak Muda, Intip Spesifikasi dan Pajak Tahunan

Otomotif | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 20:38 WIB

Pilihan Motor Bekas Populer dengan Harga Jauh di Bawah iPhone 17 Pro Max

Pilihan Motor Bekas Populer dengan Harga Jauh di Bawah iPhone 17 Pro Max

Otomotif | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:10 WIB

Terkini

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

×