Toyota Pamerkan Land Cruiser FJ Terbaru di Japan Mobility Show 2025

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:57 WIB
Toyota Pamerkan Land Cruiser FJ Terbaru di Japan Mobility Show 2025
Jajaran produk Toyota yang dipamerkan di Japan Mobility Show (JMS) 2025. (Foto: Toyota)
baca 10 detik
  • Toyota Land Cruiser FJ di Japan Mobility Show 2025
  • Toyota Hadirkan Inovasi Mobilitas Masa Depan di Japan Mobility Show 2025
  • JMS 2025 Menjadi Platform bagi Toyota untuk Memamerkan Empat Merek Andalan

Suara.com - Toyota turut ambil bagian di salah pameran otomotif terbesar dunia, Japan Mobility Show (JMS) 2025 yang berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang.

JMS 2025 menjadi platform bagi Toyota untuk memamerkan empat merek andalannya, yakni Toyota, Lexus, Century, dan Daihatsu. Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran Land Cruiser FJ yang dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2026.

Model ini menjanjikan nilai Freedom & Joy bagi penggunanya, tanpa mengesampingkan keandalan, ketahanan, dan performa off-road legendarisnya.

Transformasi signifikan juga terlihat pada Century, yang kini diposisikan sebagai merek ultra-mewah dengan tagline ‘Top of the Top, One of One’, didukung oleh Century Cope Concept.

Sementara itu, Lexus dengan identitas “Discover, Imitate no one” memperkenalkan project awal Lexus LS Concept yang kini diartikan sebagai Luxury Space, bukan lagi Luxury Sedan.

Jajaran produk Toyota yang dipamerkan di Japan Mobility Show (JMS) 2025. (Foto: Toyota)
Jajaran produk Toyota yang dipamerkan di Japan Mobility Show (JMS) 2025. (Foto: Toyota)

President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Ueda menyatakan, Japan Mobility Show (JMS) 2025 menjadi showcase dari Multi Pathway Approach (MPA) Toyota dalam mewujudkan visi Mobility for All dan Carbon Neutrality.

"Dengan mendengarkan pelanggan dan berkomitmen menyediakan solusi mobilitas yang sesuai, Toyota menghadirkan pilihan mobilitas yang inovatif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Karena Toyota ingin memastikan setiap langkahnya memberi nilai positif bagi masyarakat di berbagai belahan dunia,” ujar Hiroyuki Ueda, Rabu (29 Oktober 2025).

Toyota Multi-Pathway 

Pameran ini juga menyoroti strategi Multi-Pathway Approach Toyota menuju Carbon Neutrality. Pendekatan ini berfokus pada penyediaan solusi mobilitas ramah lingkungan yang berkelanjutan, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing negara. Mulai dari Flex Fuel Hybrid di Amerika Selatan, Small Hybrid di Asia, hingga Fuel Cell EV di Jepang.

baca juga

Di Indonesia, Toyota menerapkan Multi Pathway Approach dengan mempertimbangkan keragaman demografi, sumber daya energi, dan infrastruktur.

Jajaran produk Toyota yang dipamerkan di Japan Mobility Show (JMS) 2025. (Foto: Toyota)
Jajaran produk Toyota yang dipamerkan di Japan Mobility Show (JMS) 2025. (Foto: Toyota)

Hiroyuki Ueda menjelaskan, “Toyota menerapkan Multi Pathway Approach (MPA) dengan memperhatikan keberagaman demografi, sumber daya energi, dan infrastruktur di berbagai wilayah. Setiap negara membutuhkan solusi mobilitas yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat, serta mendukung ekosistem energi yang tersedia. Toyota Mobility Concept menjadi landasan untuk mencapai tujuan itu.”

Strategi ini didasari tiga prinsip, yaitu Best in Town, Customer Comes First, dan Start by Doing. Prinsip "Best in Town" diwujudkan melalui produk dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal, seperti kesuksesan platform IMV dan Kijang Innova Zenix HEV yang menjadi tulang punggung penjualan Hybrid EV Toyota di Indonesia.

Kijang Innova Zenix HEV yang diproduksi lokal bahkan menyumbang sekitar 47% dari total penjualan Hybrid EV nasional tahun 2024, menandakan pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi yang pesat.

"Customer Comes First" tercermin dari komitmen Toyota untuk menghadirkan "ever-better cars" yang memenuhi tujuan Mobility for All. Toyota Indonesia telah aktif memperkenalkan berbagai kendaraan elektrifikasi (xEV) sejak Prius Hybrid di tahun 2009, termasuk Battery Electric Vehicle (BEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

Terakhir, "Start by Doing" dibuktikan melalui aksi nyata seperti uji coba penggunaan bioethanol E10 pada kendaraan Toyota dan pembukaan Hydrogen Refueling Station (HRS) di Karawang. Langkah-langkah ini menegaskan komitmen Toyota terhadap roadmap Carbon Neutrality di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daihatsu Bawa Jajaran Mobil Konsep Masa Depan di Japan Mobility Show 2025

Daihatsu Bawa Jajaran Mobil Konsep Masa Depan di Japan Mobility Show 2025

Otomotif | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:57 WIB

4 Rekomendasi Ban Mobil Innova yang Bagus dan Awet, Mulai Rp700 Ribuan

4 Rekomendasi Ban Mobil Innova yang Bagus dan Awet, Mulai Rp700 Ribuan

Otomotif | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:02 WIB

Mending Raize Bekas atau Honda HR-V Second untuk Mobil Harian? Cek Perbandingan Lengkapnya

Mending Raize Bekas atau Honda HR-V Second untuk Mobil Harian? Cek Perbandingan Lengkapnya

Otomotif | Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:37 WIB

Terkini

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

×