Daihatsu Siap Sambut Era Etanol, Semua Model Kompatibel dengan E10

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 06 November 2025 | 18:10 WIB
Daihatsu Siap Sambut Era Etanol, Semua Model Kompatibel dengan E10
Fasilitas Pabrik Produksi Daihatsu di Kyoto, Jepang. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta).
baca 10 detik
  • Daihatsu memastikan seluruh model kendaraannya siap menenggak bahan bakar E10 dengan kandungan etanol hingga 10 persen
  • Pemerintah akan berlakukan BBM dengan kandungan etanol 10 persen
  • Jajaran produk Daihatsu tak masalah gunakan BBM dengan kandungan etanol

Suara.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyatakan kesiapannya menyambut era bahan bakar etanol di Indonesia. Seluruh model Daihatsu yang beredar di Tanah Air diklaim telah mampu mengonsumsi bahan bakar dengan campuran etanol hingga 10 persen atau E10.

Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Communication Director PT ADM, mengungkapkan bahwa langkah ini selaras dengan inisiatif pemerintah dalam mempersiapkan kebijakan penggunaan bahan bakar etanol.

"Jadi, pemerintah berencana, Pak Menteri [ESDM Bahlil Lahadalia] mengatakan kemungkinan ada unsur etanol, etanol 10 persen," ujar Agung di Osaka, Jepang.

Agung menambahkan bahwa Daihatsu telah melakukan riset dan pengembangan (R&D) ekstensif untuk memastikan kompatibilitas kendaraannya.

"Jadi, kami memiliki R&D dan kami sudah menyiapkan. Satu, kendaraan Daihatsu kompatibel terhadap etanol maksimum 10 persen. Dua, dengan catatan penggunaan oktan-nya harus sesuai yang di-suggest," jelasnya.

Pemerintah sendiri berencana menerapkan mandatori atau kewajiban penggunaan etanol 10 persen (E10) untuk semua produk bensin di Indonesia. Kebijakan ini tidak berlaku untuk solar, yang memiliki program terpisah yakni Bioetanol (B50) mulai tahun depan.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa mandatori E10 telah dibahas dan disepakati bersama Presiden Prabowo Subianto. Tujuan utama kebijakan ini adalah mengurangi ketergantungan impor minyak dalam negeri dengan memanfaatkan sumber daya alam melimpah, seperti tebu sebagai bahan baku etanol. Saat ini, 60 persen konsumsi BBM nasional masih bergantung pada impor.

Selain untuk kemandirian energi, Bahlil menegaskan bahwa mandatori E10 juga mendukung komitmen Indonesia mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

"Dengan demikian, kita akan campur bensin kita dengan etanol. Tujuannya apa, agar tidak kita impor banyak dan juga untuk membuat minyak yang bersih, yang ramah lingkungan," paparnya.

baca juga

Bahlil memperkirakan implementasi kewajiban etanol 10 persen ini dapat berlaku dalam 2-3 tahun ke depan, sekitar tahun 2027 atau 2028.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daihatsu Fellow, Mobil Mini Pertama Daihatsu dengan Mesin 2 Tak

Daihatsu Fellow, Mobil Mini Pertama Daihatsu dengan Mesin 2 Tak

Otomotif | Kamis, 06 November 2025 | 15:13 WIB

Pajak Mulai Sejuta, Harga Mirip Nmax: Intip Banderol Daihatsu Xenia Bekas dari tahun ke Tahun

Pajak Mulai Sejuta, Harga Mirip Nmax: Intip Banderol Daihatsu Xenia Bekas dari tahun ke Tahun

Otomotif | Kamis, 06 November 2025 | 15:03 WIB

7 Mobil Keluarga Irit BBM di Bawah Rp 100 Juta Nyaman untuk PP Luar Kota

7 Mobil Keluarga Irit BBM di Bawah Rp 100 Juta Nyaman untuk PP Luar Kota

Otomotif | Kamis, 06 November 2025 | 13:09 WIB

Terkini

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

×