- Acara puncak Blackauto Battle 2025 sukses digelar di JEC Yogyakarta dengan antusiasme tinggi dan peserta lebih dari seratus mobil.
- Perhelatan ini menampilkan kompetisi modifikasi, audio, uji tenaga (dyno test), dan atraksi live swap mesin yang sukses menarik ribuan pengunjung.
- Dua mobil dinobatkan sebagai Blackauto Master: Honda City oleh Kalbu Project dan Toyota FT86 "Kiranti" oleh Platinum Motorsport.
Suara.com - Puncak gelaran modifikasi Blackauto Battle 2025 resmi ditutup dengan lebih dari 100 mobil modifikasi terbaik dari berbagai kota di Indonesia.
Berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), ribuan pengunjung memadati JEC untuk menyaksikan aksi, kreativitas, dan persaingan kelas berat yang menjadikan Blackauto Battle sebagai salah satu barometer utama car culture nasional.
"Edisi tahun ini sebagai yang paling meledak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Blackauto Battle The Final 2025 ini memang beda. Ada peningkatan peserta, kualitas karya, jumlah audiens, dan banyak faktor lain yang membuat tahun ini jauh lebih ramai," ujar Boy Prabowo selaku Perwakilan Penyelenggara Blackauto Battle, Jumat (28 November 2025).
Boy juga menyoroti evolusi kualitas modifikasi yang dipamerkan para peserta.
"Secara kualitas memang terasa bedanya. Contohnya Honda City yang dicangkok mesin K24 turbo dengan penggerak AWD yang pertama dan benar-benar bikin heboh," tambahnya.

Menguasai area indoor dan outdoor JEC, The Final 2025 menghadirkan berbagai kompetisi inti dan suguhan aksi nonstop yang digarap lebih besar dibanding edisi sebelumnya.
Blackauto Modify
Dua kategori dibuka: Culture dan Contest, masing-masing diisi lebih dari 100 peserta dari berbagai aliran seperti JDM, stance, street racing, VIP style, hingga super detail. Setiap peserta tampil all-out, menjadikan area indoor penuh mobil-mobil yang digarap ekstrem dan berkualitas tinggi.
Black Out Loud
Di area outdoor, Black Out Loud menjadi zona paling bising berisi duel Sound Quality (SQ), Sound Quality Loud (SQL), hingga Sound Pressure Loud (SPL). Dentuman bass brutal hingga instalasi high-end memecah suasana dan memanjakan pecinta audio.
Blackauto Dyno Test
Dikenal sebagai “Kandang Dyno”, area ini jadi salah satu spot teramai. Mobil-mobil diuji tenaga wheel horsepower (WHP) dalam beberapa kategori seperti Bracket 70 HP, Bracket 130 HP, dan Fun Diesel FFA. Beberapa mobil mencatat output yang jauh melebihi ekspektasi, memicu sorak sorai penonton.
Blackauto Live Swap
Salah satu highlight terbesar terjadi saat Garasi Drift (Dipo & Ziko) melakukan live swap pada Kecowagon, Opel Record yang diganti dengan mesin Cadillac Escalade V8 6.000cc.
Pada minggu sore, mobil selesai, dites di Dyno, dan mencatat 300+ HP, lalu langsung diajak drifting oleh Dipo di arena Taxi Drift.
Dari seluruh peserta, dua mobil terbaik dinobatkan sebagai Blackauto Master:
Blackauto Master Contest
Honda City “Lightning McQueen” – Kalbu Project X Diora AutospaceMilik Bro Dawank, modifikasi ekstrem dari sedan Honda City menjadi sport car ini dinilai sangat rapi, detail, dan memiliki eksekusi teknis terbaik di kelasnya.
Blackauto Master Culture
Toyota FT86 “Kiranti” – Platinum Motorsport. Mobil ini menonjol berkat konsep kuat, finishing premium, serta performa mesin yang luar biasa. Kiranti mempertahankan dominasinya setelah menang di seri pembuka Blackauto Battle Aeon BSD City.
Blackauto Battle The Final 2025 bukan sekadar kontes modifikasi, tetapi perayaan besar dunia otomotif Indonesia.
Dari mobil ekstrem, audio brutal, dyno beringas, live swap, sampai vibes hiburan yang buas, seluruh rangkaian acara mempertegas bahwa kultur otomotif Tanah Air terus berkembang dan semakin kreatif.
"Event ini akan kembali hadir pada 2026 dengan konsep yang lebih besar, tantangan lebih brutal, dan inovasi yang diprediksi akan membuat car culture Indonesia makin solid," pungkas Boy.