1. Langsung Menyalakan Mesin
Banyak orang mencoba menghidupkan mesin setelah banjir, padahal ini bisa menyebabkan water hammer dan membuat mesin rusak total. Biaya perbaikannya bisa melonjak sangat tinggi.
2. Tidak Segera Mengeringkan Interior
Interior yang basah dibiarkan terlalu lama bisa memicu jamur dan merusak kabel atau modul elektronik di bawah karpet. Kerusakannya bisa menjalar ke sistem kelistrikan.
3. Hanya Membersihkan Bagian Luar
Mencuci bagian luar mobil saja tidak cukup. Area seperti air intake, ruang mesin, dan filter udara sering terlupakan, padahal jika masih ada air atau lumpur, mobil bisa korslet saat dinyalakan.
4. Menggunakan Mobil Tanpa Pemeriksaan Bengkel
Meski mobil masih bisa menyala, tetap berisiko bila langsung digunakan. Air bisa masuk ke rem, transmisi, atau kelistrikan, dan menyebabkan kerusakan lanjutan.
5. Tidak Menderek Mobil ke Bengkel
Menggerakkan mobil yang masih basah atau berisi lumpur dapat memperparah kerusakan. Mobil sebaiknya diderek agar komponen tidak dipaksa bekerja dalam kondisi tidak aman.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas