Bayar Pajak Motor Vario 125 Berapa? Ternyata Cuma Segini, Aman Buat Ojol

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 12 Desember 2025 | 13:22 WIB
Bayar Pajak Motor Vario 125 Berapa? Ternyata Cuma Segini, Aman Buat Ojol
PT Astra Honda Motor (AHM) Merilis All New Honda Vario 125. (SUARA.COM/MANUEL JEGHESTA)
baca 10 detik
  • Pajak tahunan Honda Vario 125 ternyata hanya Rp 300 ribuan, sangat ramah kantong.
  • Simulasi lengkap perhitungan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan biaya SWDKLLJ untuk wilayah Jakarta.
  • Pajak progresif bisa membuat biaya membengkak jika motor terdaftar sebagai kendaraan kedua atau ketiga.

Suara.com - Meminang All New Honda Vario 125 yang baru saja meluncur memang menggoda, namun jangan lupakan kewajiban tahunan yang menanti.

Bagi calon pembeli, mengetahui besaran pajak kendaraan seringkali menjadi pertimbangan penting sebelum mengambil keputusan.

Kabar baiknya, biaya pajak tahunan untuk skutik 125cc terlaris di Indonesia ini ternyata sangat terjangkau.

Simak rincian lengkapnya agar Anda bisa menyiapkan alokasi dana tahunan dengan lebih tenang.

Angka yang Bikin Kaget

Banyak yang mengira motor sekelas Vario 125 memiliki pajak yang mahal, padahal faktanya tidak demikian.

Secara umum, besaran pajak Honda Vario 125 untuk tahun 2025 hanya berkisar di angka Rp 300 ribuan saja.

Nominal ini tentu sangat bersahabat bagi kantong mahasiswa, karyawan, maupun para pengemudi ojek online.

Besaran pajak tahunan setiap model kendaraan memang berbeda-beda, bahkan untuk varian yang berbeda dalam satu model sekalipun.

baca juga

Perhitungan ini mengacu pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri.

City Riding All New Honda Vario 125 di Kawasan BSD, Tangerang Selatan. (Foto: AHM)
City Riding All New Honda Vario 125 di Kawasan BSD, Tangerang Selatan. (Foto: AHM)

Simulasi Perhitungan Pajak Vario 125 (DKI Jakarta)

Untuk Honda Vario 125 lansiran 2025, Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB) ditetapkan sebesar Rp 14.300.000.

Jika motor tersebut terdaftar di wilayah DKI Jakarta, maka akan dikenakan tarif PKB sebesar 2% untuk kepemilikan kendaraan pertama.

Berikut adalah simulasi perhitungannya:

1. Hitung PKB Pokok:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motor Bekas Honda Win 100 Harganya Berapa? Si Tua-Tua Kalcer Kini Mahal Lagi

Motor Bekas Honda Win 100 Harganya Berapa? Si Tua-Tua Kalcer Kini Mahal Lagi

Otomotif | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:30 WIB

Harga Honda BeAT Terbaru Akhir Tahun: Mulai Rp 18 Jutaan, Iritnya Bikin Hati Senang

Harga Honda BeAT Terbaru Akhir Tahun: Mulai Rp 18 Jutaan, Iritnya Bikin Hati Senang

Otomotif | Kamis, 11 Desember 2025 | 18:15 WIB

Penjualan Honda di Indonesia Kian Terpuruk, Dealer Pilih Berpaling ke Merek China

Penjualan Honda di Indonesia Kian Terpuruk, Dealer Pilih Berpaling ke Merek China

Otomotif | Kamis, 11 Desember 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×