Tren Baru Industri Otomotif Jepang Lebih Pilih Mobil Produksi Luar Negeri

Rabu, 14 Januari 2026 | 11:43 WIB
Tren Baru Industri Otomotif Jepang Lebih Pilih Mobil Produksi Luar Negeri
Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]
Baca 10 detik
  • Impor mobil ke Jepang mencapai rekor baru tahun 2025, dengan 111.513 unit dari luar negeri didatangkan.
  • Kenaikan impor didorong kuat oleh Suzuki yang mendatangkan model Jimny dan Fronx dari India secara signifikan.
  • Toyota berencana mengimpor tiga model besar dari Amerika Serikat mulai akhir tahun untuk memenuhi permintaan pasar domestik.

Suara.com - Fenomena unik tengah melanda industri otomotif Negeri Sakura. Meskipun dikenal sebagai eksportir kendaraan terbesar dunia, tren impor mobil buatan luar negeri ke Jepang justru mencetak rekor baru.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 111.513 unit kendaraan yang diproduksi di pabrik luar negeri dikirim kembali ke pasar domestik Jepang sepanjang tahun 2025.

Angka tersebut melonjak 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berhasil melampaui rekor yang bertahan sejak 1995. Lonjakan drastis ini sebagian besar dipicu oleh strategi berani Suzuki yang mendatangkan unit dari India.

Suzuki bahkan telah mengimpor tujuh kali lipat dengan total 43.266 kendaraan. Kehadiran Suzuki Jimny lima pintu yang telah lama dinanti serta SUV Fronx menjadi faktor utama di balik angka fantastis tersebut.

Namun tidak semua pabrikan mencatat tren serupa. Honda justru mengalami penurunan impor sebesar 18 persen karena pengurangan pengiriman SUV WR-V dari India. Senada dengan itu, Nissan dan Toyota juga mencatat penurunan tajam masing-masing sebesar 33 persen.

Kondisi Toyota diprediksi akan berubah total tahun ini. Raksasa otomotif tersebut mengonfirmasi rencana untuk mengimpor tiga model utama buatan Amerika Serikat mulai akhir tahun nanti.

Model yang akan didatangkan mencakup sedan Camry, SUV Highlander, hingga truk pikap ukuran penuh Tundra. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan  pelanggan, sekaligus membantu meningkatkan hubungan perdagangan Jepang-AS.

Meskipun rencana ini ambisius, Toyota menghadapi tantangan besar terkait selera konsumen lokal. Masyarakat Jepang secara tradisional lebih menyukai mobil berukuran kompak dan minivan.

Menjual SUV raksasa seperti Highlander atau pikap Tundra membutuhkan strategi khusus agar bisa diterima pasar domestik. Selain faktor dimensi kendaraan, harga jual juga akan menjadi penentu utama apakah mobil buatan Amerika ini mampu bersaing di pasar Jepang yang sangat kompetitif.

Baca Juga: Persaingan Sengit Toyota dan Brand China di Pasar Mobil Nasional

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI