Dompet Publik Mengering, Honda Isyaratkan Penggelontoran Mobil-Mobil Murah

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 15 Januari 2026 | 16:54 WIB
Dompet Publik Mengering, Honda Isyaratkan Penggelontoran Mobil-Mobil Murah
Honda Civic RS e:HEV (HPM)
baca 10 detik
  • Honda fokus pada keterjangkauan dengan menambah varian nilai tinggi pada model inti mereka seperti Civic dan CR-V.
  • Perusahaan meningkatkan program CPO, bahkan mensertifikasi kendaraan berusia hingga sepuluh tahun untuk opsi terjangkau.
  • Honda berencana diversifikasi bisnis dengan meluncurkan travel trailer pop-up tahun ini sekaligus mempersiapkan EV Series 0 2026.

Suara.com - Harga mobil baru yang terus meroket membuat banyak konsumen mulai menahan diri. Honda pun membaca situasi ini dengan serius.

Dalam wawancara yang dikutip dari CarBuzz, Lance Woelfer selaku wakil presiden penjualan Honda menegaskan bahwa perusahaan akan fokus pada affordability alias keterjangkauan.

Bukan dengan meluncurkan model baru, melainkan lewat strategi yang mengubah perencanaan produk jangka panjang, bahkan menyentuh kendaraan yang sudah berusia hingga 10 tahun.

Woelfer menekankan bahwa Honda dan Acura harus tetap dikenal sebagai merek yang memberi value tinggi bagi konsumen.

Dengan harga rata-rata mobil baru mencapai rekor tertinggi, langkah ini dianggap penting agar Honda tetap relevan di tengah pasar yang makin sensitif terhadap harga.

Trim Murah Jadi Fokus

Honda berencana membangun lebih banyak varian value-oriented dari model inti mereka. Artinya, konsumen akan lebih mudah menemukan Civic LX seharga sekitar USD 24.695 (Rp415 jutaan) atau CR-V LX, ketimbang hanya melihat Civic Sport Touring di dealer dengan harga USD 32.395 (Rp546 jutaan).

Namun, strategi ini tidak berlaku untuk semua model. Contohnya, Honda Passport tidak akan mendapat tambahan varian murah karena 80 persen pembelinya justru memilih trim TrailSport.

Jadi, fokus affordability hanya diarahkan ke model yang memang punya basis konsumen lebih peduli harga.

baca juga

Acura Ikut Disesuaikan

Honda CR-V Trailsport, garang bak Jeep nyaman untuk keluarga (Honda US)
Honda CR-V Trailsport, garang bak Jeep nyaman untuk keluarga (Honda US)

Langkah ini juga berlaku untuk Acura. Honda akan memperbanyak varian dasar dari Integra dan model baru ADX.

Kedua mobil ini punya peran besar bagi Acura, dengan Integra menguasai 38 persen segmennya dan ADX memegang 28 persen. Dengan trim lebih terjangkau, Acura berharap bisa memperkuat posisinya di pasar premium entry-level.

Mobil Baru, Bekas, dan Jalur Tak Terduga

Honda tidak hanya bicara soal mobil baru. Program Certified Pre-Owned (CPO) disebut akan semakin penting. Saat ini Honda memimpin penjualan CPO di segmen yang mereka masuki, sementara Acura berada di posisi keempat untuk segmen premium.

Menariknya, Honda kini berani melangkah lebih jauh dengan mensertifikasi mobil hingga usia 10 tahun. Bahkan, mereka membuka opsi leasing untuk CPO.

Langkah ini memberi jalan bagi konsumen yang ingin mobil Honda dengan harga lebih ramah tanpa kehilangan jaminan kualitas.

Selain mobil, Honda juga punya rencana unik. Tahun ini mereka akan meluncurkan Honda Base Station, sebuah travel trailer pop-up yang jadi produk pertama Honda di segmen tersebut.

Meski detailnya masih minim, kehadiran trailer ini menunjukkan diversifikasi bisnis Honda di luar otomotif tradisional.

Rencana 2026 dan EV Series 0

Honda juga menyiapkan penyegaran untuk Civic Type R hot hatchback, yang akan diperkenalkan tahun ini. Di sisi lain, lini Series 0 EV tetap dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2026.

Untuk mendukungnya, pabrik Honda di Ohio sedang ditingkatkan agar fleksibel memproduksi mobil bensin, hybrid, dan listrik sekaligus.

Dengan strategi ini, Honda jelas ingin memastikan bahwa di tengah dompet publik yang makin ketat, konsumen tetap punya akses ke mobil dengan harga masuk akal, baik baru maupun bekas, tanpa kehilangan ciri khas value yang selama ini melekat pada brand mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Bekas Rp50 Juta Cocok buat Mudik Jarak Jauh: Irit BBM, Mesin Bandel

5 Mobil Bekas Rp50 Juta Cocok buat Mudik Jarak Jauh: Irit BBM, Mesin Bandel

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:23 WIB

Logo Honda Terbaru Nggak Cuma Dipakai di Mobil Listrik?

Logo Honda Terbaru Nggak Cuma Dipakai di Mobil Listrik?

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:25 WIB

Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot

Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:05 WIB

Penjualan Mobil 2025: Toyota Kokoh di Puncak, Honda Semakin Tertinggal

Penjualan Mobil 2025: Toyota Kokoh di Puncak, Honda Semakin Tertinggal

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:20 WIB

Semungil Atto 1 Sekencang Dolphin: Mobil Listrik Imut Honda akan Debut di Singapura, Harganya?

Semungil Atto 1 Sekencang Dolphin: Mobil Listrik Imut Honda akan Debut di Singapura, Harganya?

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:08 WIB

Terkini

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

×