- Empat SUV bekas populer di Indonesia (Rush/Terios, CR-V Gen2, Grand Vitara, X-Trail Gen1) ditawarkan mulai Rp70 jutaan.
- Model-model ini disukai karena daya tahan, perawatan terjangkau, dan ketersediaan suku cadang meskipun konsumsi BBM kurang irit.
- Calon pembeli perlu memeriksa riwayat servis dan kondisi kaki-kaki karena risiko utama mobil lawas adalah perbaikan tersebut.
Suara.com - Pasar mobil bekas di Indonesia selalu punya cerita menarik, terutama bagi pencari SUV tangguh dengan harga ramah kantong.
Meski usia kendaraan sudah lebih dari satu dekade, beberapa model klasik tetap jadi incaran karena reputasinya yang awet, mudah dirawat, dan suku cadang yang masih relatif tersedia.
Bagi kamu yang mencari kendaraan perkasa untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh, pilihan seperti Toyota Rush/Daihatsu Terios, Honda CRV Gen2, Suzuki Grand Vitara, hingga Nissan XTrail Gen1 layak masuk daftar pertimbangan.
Keempat SUV ini memang bukan yang paling irit bahan bakar, namun daya tahan mesin, kenyamanan kabin, dan biaya servis yang masih terjangkau membuatnya tetap relevan di 2026.
Dengan harga pasaran mulai Rp70 jutaan, mereka menawarkan kombinasi antara nostalgia, kepraktisan, dan performa yang sulit ditandingi oleh mobil baru di kelas harga serupa.
Artikel ini akan membahas detail spesifikasi, kelebihan, hingga risiko yang perlu diperhatikan sebelum kamu memutuskan membawa pulang salah satunya.
Jika kamu butuh SUV bekas yang perkasa, murah, dan awet—meski agak boros bahan bakar—pilihan klasik seperti Rush/Terios, CRV Gen2, Grand Vitara, dan XTrail Gen1 layak dipertimbangkan; semua model ini mudah servis dan suku cadang masih relatif tersedia di Indonesia.
1. Toyota Rush / Daihatsu Terios (Gen 1, 2006–2017)

Harga pasaran: Rp75–100 juta (unit 2008–2012). Mesin: 1.5L 3SZVE, ~109 PS & 141 Nm. Konsumsi: praktis 13–16 km/l tergantung kondisi.
Rush/Terios populer karena ground clearance tinggi dan biaya servis terjangkau; kabin cukup lapang untuk keluarga kecil. Plus: suku cadang melimpah, perawatan murah. Minus: kenyamanan baris ketiga dan isolasi kabin tidak sebaik MPV modern.
2. Honda CRV Gen2 (2002–2006)

Harga pasaran: Rp85–120 juta (unit 2004–2006). Mesin: 2.0–2.4L, varian 2.4L bisa menyentuh ~162 PS & 220 Nm. Konsumsi: sekitar ~9–10 km/l.
CRV Gen2 menawarkan kenyamanan dan handling yang solid untuk SUV lawas; mesin Honda terkenal tahan lama bila dirawat. Plus: kabin nyaman, handling stabil. Minus: konsumsi BBM relatif tinggi dan beberapa unit butuh perbaikan kakikaki.
3. Suzuki Grand Vitara (Gen 2/JB, 2005–2014)

Harga pasaran: Rp70–100 juta (unit 2007–2010). Mesin: varian 2.7L V6 (185 PS / 249 Nm) atau 2.0–2.4L 4silinder. Konsumsi: umumnya ~9–10 km/l untuk mesin besar.
Grand Vitara cocok untuk yang butuh SUV tangguh dengan opsi penggerak 4x4. Plus: kemampuan offroad ringan dan mesin bertenaga. Minus: konsumsi BBM dan biaya suku cadang sedikit lebih tinggi.
4. Nissan XTrail (Gen 1, 2001–2007)

Harga pasaran: Rp70–95 juta (unit 2003–2006). Mesin: 2.0–2.5L bensin (hingga ~165 PS / 230 Nm), ada juga diesel 2.2 dCi. Konsumsi: ratarata ~9–11 km/l.
XTrail menawarkan kabin luas dan reputasi tangguh untuk pemakaian harian maupun jalan jauh. Plus: ruang bagasi dan kenyamanan; opsi 4x4. Minus: usia unit membuat beberapa komponen elektrik/kakikaki perlu perhatian.
Rekomendasi akhir & risiko yang perlu dicek
- Pilih Rush/Terios jika butuh SUV keluarga ekonomis dan mudah servis.
- Pilih CRV bila mengutamakan kenyamanan dan mesin yang lebih halus.
- Pilih Grand Vitara untuk performa dan opsi 4x4.
- Pilih XTrail bila butuh ruang dan fleksibilitas.
Periksa sebelum beli: riwayat servis lengkap, kondisi kakikaki, transmisi, kebocoran oli, dan fungsi AC. Risiko utama SUV lawas: biaya perbaikan kakikaki dan konsumsi BBM—siapkan anggaran cadangan.