- Pengujian Changan Lumin meliputi ruas jalan Jakarta Selatan dan Barat, menunjukkan kenyamanan dan manuver baik di lalu lintas padat.
- Performa mobil listrik ringkas ini lebih sigap saat mode Sport di jalan tol, namun terasa kurang kuat pada tanjakan.
- Changan Lumin menawarkan kabin lapang untuk empat orang, dilengkapi head unit 10,25 inci, dengan harga spesial Rp183 juta.
Suara.com - Changan mengajak Suara.com bersama sejumlah media lain untuk menjajal city car listrik terbarunya, Lumin. Pengujian dilakukan dengan menelusuri sejumlah ruas jalan di Jakarta untuk merasakan langsung kemudahan berkendara mobil mungil ini di tengah hiruk pikuk perkotaan.
Lantas, seperti apa sensasi berkendara Changan Lumin dari sisi performa dan kenyamanan, serta apa saja yang ditawarkan oleh mobil listrik dengan banderol Rp183 jutaan ini.
Menjelajah Jakarta dengan Gaya Santai
Rute pengujian meliputi kawasan Jakarta Selatan seperti SCBD, Kuningan, dan Sudirman, sebelum berlanjut menuju Jakarta Barat. Seluruh perjalanan dilakukan dengan gaya berkendara santai.
Saat melintasi Jakarta Selatan, kondisi lalu lintas terpantau relatif ramai lancar dengan curah hujan ringan. Dalam situasi tersebut, Changan Lumin mampu memberikan kenyamanan berkendara yang cukup baik. Posisi duduk dan jarak pandang pengemudi juga tergolong nyaman, meskipun setir belum dilengkapi pengaturan tilt dan kursi pengemudi juga belum bisa diatur naik turun. Mungkin jika fitur tersebut tersedia, tentu rasa kenyamanan bisa meningkat.
Memasuki area yang lebih padat, keunggulan dimensi Lumin yang ringkas mulai terasa. Ukurannya yang compact memudahkan mobil ini untuk bermanuver dan selap-selip di jalanan sempit. Radius putarnya juga tergolong kecil, sehingga proses putar balik bisa dilakukan hanya dalam satu kali putaran anpa perlu maju-mundur.
Performa di Jalan Tol
Dari Jakarta Selatan, perjalanan berlanjut menuju Jakarta Barat melalui jalan tol. Di ruas bebas hambatan ini, pengemudi mencoba memacu Lumin hingga kecepatan sekitar 80 km/jam. Dalam mode berkendara Eco, respons tenaga terasa cukup namun tidak terlalu agresif.

Ketika mode berkendara dipindahkan ke Sport dengan kecepatan yang sama, respons tenaga terasa lebih sigap dan spontan. Karakter ini terasa lebih menyenangkan dibandingkan sejumlah mobil listrik mungil lain di kelasnya, terutama untuk kebutuhan akselerasi singkat saat mau mendahului kendaraan lain.
Baca Juga: Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
Catatan di Kondisi Tanjakan
Menjelang sore hari, lalu lintas kembali padat. Dalam kondisi macet di jalan yang sedikit menanjak, mobil sempat terasa kurang kuat untuk menahan posisi dan sempat bergerak mundur saat hendak kembali melaju. Pengemudi harus menginjak pedal gas cukup dalam agar mobil bisa menanjak kembali.
Situasi ini cukup mengejutkan dan menjadi catatan penting. Mungkin, kehadiran fitur Hill Hold Assist diyakini akan sangat membantu, terutama bagi pengemudi perempuan atau mereka yang tidak terbiasa menggunakan rem tangan saat berhenti di tanjakan.
Kabin dan Fitur
Meski berstatus sebagai micro EV, Changan Lumin memiliki dimensi yang sedikit lebih besar dibanding beberapa pesaingnya. Hal ini berdampak positif pada ruang kabin yang masih terasa lapang dan relatif nyaman untuk ditumpangi hingga empat orang dewasa. Ruang kaki dan kepala juga masih memadai untuk perjalanan dalam kota.

Dari sisi fitur, Lumin sudah dibekali head unit layar sentuh berukuran 10,25 inci yang mendukung Apple CarPlay dan konektivitas Android. Panel instrumen digital berukuran 7 inci juga hadir dengan tampilan angka yang cukup besar dan mudah dibaca oleh pengemudi.