Lebarkan Sayap, BYD Incar India untuk Jadi Tempat Produksi Baru

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:27 WIB
Lebarkan Sayap, BYD Incar India untuk Jadi Tempat Produksi Baru
Sirkuit All-Terrain BYD yang Berada di Zhengzhou, China. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
baca 10 detik
  • BYD, pabrikan Tiongkok, serius mengevaluasi India sebagai basis produksi karena permintaan tinggi melebihi kuota impor 2.500 unit.
  • Untuk mengatasi tarif impor tinggi, BYD mempertimbangkan perakitan semi-knocked-down (SKD) guna menekan biaya menjadi 30 persen.
  • Penjualan BYD di India naik 88% tahun lalu, didukung model seperti Atto 3 dan strategi harga yang kompetitif.

Suara.com - Pasar mobil listrik di India sedang bergairah. Permintaan yang melonjak membuat banyak produsen harus memutar otak agar bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Salah satu yang kini jadi sorotan adalah BYD (Build Your Dreams), pabrikan asal Tiongkok yang tengah mengevaluasi langkah besar: menjadikan India sebagai basis produksi baru.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Dikutip dari Car News China, India punya aturan ketat soal impor mobil utuh. Setiap model hanya boleh masuk maksimal 2.500 unit per tahun, sementara permintaan untuk mobil listrik BYD jauh melampaui angka tersebut. Dealer di India bahkan dilaporkan menahan ratusan pesanan, dan stok kuartal Desember sudah habis terjual.

Meski terbebani aturan dan tarif impor tinggi hingga 110 persen, penjualan BYD di India tetap melesat. Tahun lalu, penjualan mereka naik sekitar 88 persen menjadi 5.500 unit. Strategi harga yang lebih rendah dibanding pesaing seperti Tesla membuat BYD semakin diminati.

Rencana Produksi Lokal

Untuk mengatasi hambatan regulasi dan biaya impor, BYD mempertimbangkan opsi semi-knocked-down (SKD) assembly. Skema ini memungkinkan mobil masuk dalam bentuk setengah jadi, lalu dirakit di India. Dengan cara ini, tarif bisa ditekan dari sekitar 70 persen menjadi hanya 30 persen. Selain lebih murah, jalur SKD juga diyakini lebih mudah mendapat persetujuan regulasi dibanding impor mobil utuh.

Sebelumnya, proposal BYD untuk membangun pabrik perakitan penuh di India sempat ditolak. Kini, diskusi lebih realistis diarahkan ke opsi SKD yang dianggap lebih cepat dan efisien. Keputusan final masih menunggu kunjungan eksekutif senior BYD ke India.

Model yang Sudah Dipasarkan

Di India, BYD sudah menjual beberapa model populer. Atto 3, SUV listrik kompak, menjadi salah satu andalan. Ada juga eMax7, MPV listrik yang menyasar keluarga besar. Selain itu, BYD menghadirkan Sealion 7 dan sedan Seal, yang mendapat izin impor di luar kuota standar.

Dengan portofolio ini, BYD jelas ingin memperkuat posisinya di pasar India. Produksi lokal akan memberi mereka fleksibilitas lebih besar untuk memenuhi permintaan tanpa melanggar aturan kuota impor.

baca juga

Tren Produsen EV Tiongkok

Langkah BYD ini sejalan dengan strategi lebih luas dari produsen EV Tiongkok. Mereka semakin agresif mencari cara untuk menyesuaikan diri dengan regulasi di pasar luar negeri. India, dengan populasi besar dan kebijakan ramah kendaraan listrik, jadi target utama.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari BYD maupun regulator India, wacana produksi lokal ini menunjukkan betapa seriusnya BYD dalam menjadikan India sebagai hub penting. Jika terealisasi, bukan hanya konsumen India yang diuntungkan, tapi juga peta persaingan mobil listrik global bisa berubah signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bermodal Banyaknya Peserta Pameran, IIMS 2026 Klaim Bisa Datangkan Pembeli Serius

Bermodal Banyaknya Peserta Pameran, IIMS 2026 Klaim Bisa Datangkan Pembeli Serius

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:33 WIB

Insentif Mobil Listrik Berbasis Bahan Baku Lokal, Toyota: Industri Domestik Siap?

Insentif Mobil Listrik Berbasis Bahan Baku Lokal, Toyota: Industri Domestik Siap?

Otomotif | Selasa, 27 Januari 2026 | 20:26 WIB

Dibuka Pekan Depan, IIMS 2026 Dibanjiri Brand Otomotif Asal China

Dibuka Pekan Depan, IIMS 2026 Dibanjiri Brand Otomotif Asal China

Otomotif | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:35 WIB

1.108 Unit SUV Chery Ditarik Mendadak! Jaecoo J7 dan Tiggo 7 Punya Masalah Kabel ECU

1.108 Unit SUV Chery Ditarik Mendadak! Jaecoo J7 dan Tiggo 7 Punya Masalah Kabel ECU

Otomotif | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Taxi Driver dan Kritik Tajam tentang Hukum yang Gagal Melindungi Korban

Taxi Driver dan Kritik Tajam tentang Hukum yang Gagal Melindungi Korban

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:15 WIB

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Daily Run, Bantalan Empuk dan Langkah Lebih Responsif

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Daily Run, Bantalan Empuk dan Langkah Lebih Responsif

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:13 WIB

Rekor 14 Tahun Terancam Buyar, Mental Jadi Titik Lemah Vietnam Jelang Duel vs Timnas Indonesia

Rekor 14 Tahun Terancam Buyar, Mental Jadi Titik Lemah Vietnam Jelang Duel vs Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:11 WIB

Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:05 WIB

Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran

Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:01 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:00 WIB

Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!

Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:00 WIB

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:55 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:48 WIB

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:45 WIB

×