5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:14 WIB
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
Ilustasi Motor Matic (Google AI Studio)
Baca 10 detik
  • CVT merupakan komponen transmisi vital yang membutuhkan perawatan rutin secara berkala.

  • Kebiasaan menahan gas di tanjakan dapat memicu panas berlebih pada komponen.

  • Gunakan oli berkualitas dan hindari beban berlebih agar sabuk pemacu awet.

Suara.com - Bagi pemilik motor matic, Continuously Variable Transmission atau CVT adalah komponen vital yang harus dijaga kondisinya.

Tanpa perpindahan gigi manual, CVT motor matic bekerja ekstra keras untuk mengatur transmisi tenaga ke roda belakang.

Namun sayang, masih banyak pengendara yang tidak sadar bahwa kebiasaan sehari-hari mereka justru menjadi pemicu utama kerusakan CVT.

Jika komponen ini sudah jebol, biaya perbaikannya tentu tidak murah dan bisa menguras kantong.

Agar motor matic kesayangan Anda tetap prima, simak 5 kebiasaan yang wajib dihindari agar CVT tidak cepat rusak berikut ini.

Ilustrasi CVT Motor Matic. (Google AI Studio)
Ilustrasi CVT Motor Matic. (Google AI Studio)

1. Malas Servis Rutin dan Ganti Oli

Banyak pemilik motor matic yang hanya fokus mengganti oli mesin, tapi lupa dengan oli CVT atau oli gardan.

Padahal, oli CVT berfungsi melumasi gir di dalam transmisi agar tidak terjadi gesekan berlebih.

Jika penggantian oli telat atau diabaikan, suhu di dalam box CVT akan meningkat drastis dan mempercepat keausan komponen.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepeda Ban Besar yang Nyaman dan Mudah Dikendarai Lansia

Jangan lupa juga untuk rutin mengecek kondisi v-belt.

Karena, sabuk yang sudah retak atau aus bisa putus kapan saja di tengah jalan dan membahayakan keselamatan Anda.

2. Memakai Oli Abal-abal atau Berkualitas Buruk

Jangan sampai tergiur harga murah dalam membeli oli, karena mnggunakan oli yang kualitasnya buruk atau tidak sesuai spesifikasi pabrikan sangat berisiko bagi CVT.

Oli berkualitas rendah seringkali tidak mampu meredam panas dan memberikan pelumasan maksimal.

Hasilnya, terjadi gesekan antar logam yang membuat komponen di dalam CVT lebih cepat rusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI