3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi

Yasinta Rahmawati

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:12 WIB
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah. (freepik)

Suara.com - Membeli mobil bekas sering dianggap sebagai solusi paling masuk akal bagi Anda yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan budget terbatas.

Harga yang lebih rendah dibanding mobil baru, pajak yang relatif terjangkau, serta pilihan model yang beragam membuat mobil bekas tampak sangat menggiurkan.

Tak jarang, Anda menemukan penawaran mobil dengan harga jauh di bawah pasaran yang terlihat "terlalu sayang untuk dilewatkan".

Namun, di balik harga murah tersebut, sering kali tersembunyi risiko besar yang bisa membuat Anda justru merogoh kocek lebih dalam di kemudian hari.

Biaya perbaikan yang mahal, masalah mesin berulang, hingga dokumen yang bermasalah adalah beberapa contoh mimpi buruk yang kerap dialami pembeli mobil bekas tanpa riset mendalam.

Agar tidak terjebak penyesalan, penting bagi Anda untuk mengetahui jenis mobil bekas yang sebaiknya dihindari meski harganya murah.

Artikel ini akan membahas tiga jenis mobil bekas yang terlihat menguntungkan di awal, tetapi berpotensi menimbulkan kerugian dalam jangka panjang.

Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah

Inilah 3 jenis mobil bekas yang perlu dihindari, meskipun harganya relatif murah.

1. Mobil Bekas dengan Riwayat Banjir

baca juga

Mobil bekas yang pernah terendam banjir sering dijual dengan harga sangat murah. Sekilas, tampilannya mungkin terlihat normal karena sudah dibersihkan atau diperbaiki secara estetika. Namun, masalah utama mobil banjir biasanya tersembunyi dan baru terasa setelah beberapa bulan pemakaian.

Air yang masuk ke dalam mesin, sistem kelistrikan, dan interior dapat menyebabkan karat, korsleting, hingga kerusakan komponen vital. Sistem kelistrikan yang bermasalah bisa membuat lampu, AC, atau bahkan mesin tiba-tiba mati tanpa sebab yang jelas.

Ilustrasi mobil bekas (Pexels/Tom Fisk).
Ilustrasi mobil bekas (Pexels/Tom Fisk).

Ciri-ciri mobil bekas banjir antara lain bau apek di interior, karat di bagian kolong atau baut, serta bekas lumpur di area sulit dijangkau seperti bawah jok atau dashboard. Meski harganya murah, biaya perbaikan mobil bekas banjir sering kali jauh lebih mahal daripada selisih harga yang Anda hemat.

2. Mobil Bekas dengan Transmisi Bermasalah

Jenis mobil bekas lain yang perlu dihindari adalah mobil dengan masalah transmisi, terutama transmisi otomatis. Kerusakan transmisi termasuk salah satu perbaikan paling mahal dalam dunia otomotif. Sayangnya, masalah ini sering tidak langsung terasa saat test drive singkat.

Mobil dengan transmisi bermasalah biasanya menunjukkan gejala seperti perpindahan gigi yang tersendat, getaran berlebih, suara aneh, atau respon yang lambat saat pedal gas diinjak. Pada mobil matic, kondisi ini bisa semakin parah jika pemilik sebelumnya tidak rutin mengganti oli transmisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Matic Bekas Mesin Bertenaga dan Kabin Lega untuk Taksi Online

5 Mobil Matic Bekas Mesin Bertenaga dan Kabin Lega untuk Taksi Online

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:14 WIB

5 Mobil Murah dengan Depresiasi Rendah, Harga Tetap Stabil Saat Dijual Kembali

5 Mobil Murah dengan Depresiasi Rendah, Harga Tetap Stabil Saat Dijual Kembali

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 10:39 WIB

5 Mobil Toyota Bekas untuk Pekerja: Mesin Bandel, Irit, dan Harga Miring

5 Mobil Toyota Bekas untuk Pekerja: Mesin Bandel, Irit, dan Harga Miring

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 08:08 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×