- Yaris TRD 2015 unggul berkat fitur Start/Stop Button dan AC digital yang lebih modern.
- Honda Jazz RS 2013 menawarkan kabin lega dan fitur Ultra Seat yang sangat praktis.
- Keduanya dibanderol kisaran 175-180 juta rupiah dengan mesin 1.500cc dan matic konvensional yang badak.
Suara.com - Di pasar mobil baru, kedua model ini mungkin beda generasi. Namun uniknya, di pasar mobil bekas, Honda Jazz RS 2013 (GE8 facelift akhir) dan Toyota Yaris TRD 2015 (Generasi Lele) kini bertemu di rentang harga yang sama, yakni sekitar Rp175 juta hingga Rp180 juta.
Bagi Anda yang sedang mencari hatchback untuk mobilitas harian atau kendaraan pertama kuliah, kedua mobil ini menawarkan kelebihan yang bertolak belakang.
Mari kita bedah detailnya agar Anda tidak salah pilih.
1. Desain Eksterior: Runcing vs Membulat

Secara tampilan, selera memang subjektif. Honda Jazz RS 2013 membawa desain yang lebih sporty, runcing, dan kompak.
Dimensinya yang mungil membuatnya sangat lincah untuk selap-selip di kemacetan kota.
Sebaliknya, Toyota Yaris TRD 2015 tampil dengan desain yang jauh lebih lebar dan memanjang.
Kesan "lebar" ini memberikan ilusi mobil yang lebih besar dan mapan, serta desain "kumis lele" yang khas pada masanya. Jika Anda suka mobil yang terlihat "berisi", Yaris bisa jadi pilihan.
2. Adu Fitur Kabin: Yaris Menang Modern
Masuk ke interior, perbedaan usia 2 tahun cukup terasa.
Toyota Yaris TRD 2015 tampil lebih kekinian. Mobil ini sudah dilengkapi fitur Keyless Entry dengan Start/Stop Engine Button.
Selain itu, pengaturan AC sudah digital dan unit yang diulas bahkan sudah menggunakan Head Unit Android.
Honda Jazz RS 2013 masih terasa lebih konvensional. Anda masih harus memutar anak kunci untuk menyalakan mesin, dan pengaturan AC masih menggunakan kenop putar manual.
Namun, Jazz memiliki keunggulan telak di sektor visibilitas. Kaca depan yang lebar dan pilar A yang memiliki kaca kecil membuat pandangan pengemudi sangat leluasa dan minim blind spot.
3. Kenyamanan Penumpang dan Kepraktisan

Di sektor ini, pertarungan semakin sengit.
Yaris memiliki ruang kaki (legroom) yang cukup lega. Namun, atapnya terasa agak rendah bagi penumpang berpostur tinggi (di atas 170 cm), dan sandaran jok belakang relatif tegak tanpa fitur reclining. Sayangnya, pintu belakang belum dilengkapi cup holder.
Honda Jazz adalah raja kepraktisan berkat fitur Ultra Seat. Jok belakang tidak hanya bisa dilipat rata lantai untuk bagasi super luas, tetapi dudukannya juga bisa diangkat (Tall Mode) untuk membawa barang tinggi. Sandaran jok belakang juga bisa di-recline (dimundurkan) agar penumpang lebih rileks.
Hanya saja, Jazz memiliki kelemahan klasik: body kaleng. Pintu terasa sangat enteng dan peredaman suara tidak sepadat Yaris. Suara luar lebih mudah masuk ke dalam kabin.
4. Performa Mesin dan Transmisi
Kabar baiknya, kedua mobil ini sama-sama menggunakan mesin 1.500cc yang terkenal irit dan bertenaga (sekitar 105-107 DK).
Lebih penting lagi, keduanya masih menggunakan transmisi matic konvensional (bukan CVT).
Transmisi jenis ini dikenal lebih "badak", responsif, dan biaya perawatannya cenderung lebih murah serta tahan banting dibandingkan transmisi CVT pada generasi penerusnya.
Jika Anda memiliki anggaran Rp175-180 juta, pilihannya kembali pada prioritas Anda:
Pilihlah Toyota Yaris TRD 2015 jika Anda mengutamakan fitur modern (start/stop button, AC digital), desain yang terlihat lebih besar, dan kabin yang lebih kedap suara.
Pilihlah Honda Jazz RS 2013 jika Anda membutuhkan mobil tempur harian yang super praktis, bagasi fleksibel (Ultra Seat) untuk membawa banyak barang, dan posisi berkendara yang ergonomis dengan visibilitas luas.
Jadi, tim sporty praktis atau tim modern elegan? Tentukan pilihanmu sekarang!