Suara.com - Honda BeAT adalah salah satu motor matik yang populer dan menjadi yang paling terlaris di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya unit barunya, unit bekas dari Honda ini pun jadi alternatif yang menarik bagi para calon konsumen motor. Lantas berapa harga motor BeAT bekas?
Di pasar motor bekas, skutik sejuta umat satu ini ditawarkan dengan harga yang cukup miring. Berikut ini adalah perkiraan harga pasaran motor Honda BeAT dari tahun ke tahun, yang dikelompokkan berdasarkan tahun produksi. Harga yang ditawarkan dapat bervariasi tergantung pada kondisi fisik, kelengkapan surat, serta lokasi penjualan. Simak rincian harganya:
Honda BeAT 2014 - 2015
- All New BeAT eSP (Tipe CBS, CBS-ISS) : Rp 8.5-10 juta
- BeAT Pop eSP (Tipe CBS, CBS-ISS): Rp 9.5-10 juta
Honda BeAT 2016 - 2017
- BeAT Sporty eSP (Tipe CBS, CBS-ISS): Rp 9-11 juta
- BeAT Pop eSP (Tipe CBS, CBS-ISS): Rp 8-10 juta
- BeAT Street eSP (Tipe CBS): Rp 9.5-11.5 juta
Honda BeAT 2018 - 2019
- BeAT Sporty (Tipe CBS, CBS-ISS): Rp 11-13 juta
- BeAT Street (Tipe CBS): Rp 11-12.5 juta
Honda BeAT 2020 - 2023
- BeAT (Tipe CBS, CBS-ISS): Rp 13-15 juta
- BeAT Street: Rp 13.5-15.5 juta
Honda BeAT 2024 - 2025 (Model Terbaru)
- BeAT CBS: Rp 15-16.5 juta
- BeAT Street: Rp 15.5-17 juta
- BeAT Deluxe (Tipe CBS, CBS-ISS): Rp 16-18 juta
- BeAT Deluxe Smart Key (Tipe CBS-ISS): Rp 16-19 juta
Sebagaimana diketahui, harga motor Honda Beat bekas yang stabil serta terjangkau membuatnya tetap jafi favorit banyak orang. Dengan nemahami harga terkini maka akan membantu calon konsumen untuk mendapatkan unit yang sesuai harapan.
Tips Membeli Motor Honda Beat Bekas yang Terbaik
Membeli motor bekas murah seperti Honda Beat memang sangat menarik. Akan tetapi, jangan sampai tergiur dengan harga murah tanpa memeriksa kondisinya terlebih dahulu. Berikut ini beberapa rekomendasi tips membeli motor Honda BeAT bekas agar tak salah pilih:
1. Periksa kondisi mesin dan suaranya
- Tes kendaraan dengan cara menghidupkan mesin, pastikan starter normal dan suara mesin masih halus.
- Hindari memilih motor yang mengeluarkan asap putih maupun suara ketukan kasar lantaran itu menandakan adanya masalah serius.
2. Cek kondisi fisik dan riwayat jatuh
- Amati secara detail bagian-bagian seperti cat, bodi, dan rangka motor.
- Rangka motor yang bengkok atau tidak simetris bisa jadi menandakan bahwa motor pernah kecelakaan atau terkena benturan keras.
3. Pastikan kelengkapan surat dan legalitas kendaraan - Cek dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB, pastikan surat-surat itu sesuai dengan nomor mesin dan rangka.
- Hindari membeli motor tanpa surat lengkap, meski harganya murah, lantaran dapat menimbulkan masalah kemudian hari.
4. Lakukan test drive singkat
- Rasakan tarikan motor, cek rem depan hingga belakang, jangan lupa tes kenyamanan suspensi.
- Pastikan pula motor yang dikendarai tidak oleng dan masih nyaman digunakan.
5. Periksa riwayat servis
- Bila memungkinkan, jangan lupa tanyakan riwayat servis di bengkel resmi atau Shop & Bike.
- Motor dengan riwayat servis yang terjaga dan baik umumnya akan lebih terawat serta awet.
6. Hitung biaya tambahan