- Aldi Satya Mahendra mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama peraih podium WSSP di Phillip Island, Australia.
- Pembalap berusia 19 tahun ini meraih posisi kedua pada Race 2 hari Minggu, 22 Februari 2026, mengendarai Yamaha YZF-R9.
- Ia sukses melakukan comeback dari posisi ke-28 berkat strategi berani menggunakan ban slick di tengah gerimis.
Suara.com - Momen membanggakan baru saja terjadi di sirkuit legendaris Phillip Island, Australia. Bendera Merah Putih berkibar tinggi di ajang balap motor dunia, World Supersport (WSSP) 2026.
Sosok di balik prestasi fenomenal ini adalah Aldi Satya Mahendra, pembalap muda berbakat yang sukses bikin heboh jagat otomotif internasional.
Aldi Satya Mahendra, yang akrab disapa "El Dablek", mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di kelas World Supersport.
Podium kedua yang ia raih pada Race 2 hari Minggu, 22 Februari 2026, bukan sekadar keberuntungan belaka, melainkan hasil dari nyali besar dan strategi yang sangat cerdik.
Buat Anda yang penasaran dengan detail di balik pencapaian bersejarah ini, berikut adalah 5 fakta menarik yang perlu diketahui.
![Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra (kiri) pada Minggu (22/2/2026) meraih podium 2 di kejuaraan balap dunia World Supersport 2026. Ia menjadi orang Indonesia pertama yang pernah naik podium di kejuaraan tersebut. [Dok PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/24/63653-pembalap-binaan-yamaha-racing-indonesia-aldi-satya-mahendra.jpg)
1. Sejarah Pertama untuk Indonesia
Prestasi ini menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia balap tanah air. Belum pernah ada pembalap asal Indonesia yang mampu menembus posisi tiga besar di kelas World Supersport sebelum Aldi melakukannya.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan karier berjenjang yang dilakukan oleh Yamaha Racing Indonesia di kancah dunia.
2. Senjata Utama: Yamaha YZF-R9
Baca Juga: Pembalap Binaan Yamaha Aldi Satya Mahendra Cetak Sejarah di World Supersport 2026
Banyak penggemar otomotif yang bertanya-tanya, sebenarnya Aldi Satya Mahendra naik motor apa di musim ini? Jawabannya adalah Yamaha YZF-R9. Motor sport terbaru ini menjadi senjata utama Aldi untuk bersaing di musim balap 2026.
Performa mesin R9 terbukti sangat mumpuni di tangan Aldi, terutama saat ia melakukan manuver-manuver tajam untuk menyalip lawan-lawannya di lintasan Phillip Island yang sangat cepat.
3. Aksi Epic Comeback dari Posisi Buncit
Salah satu fakta yang paling mencengangkan adalah posisi start Aldi. Akibat kendala teknis saat sesi kualifikasi, pembalap asal Bantul ini harus memulai balapan dari urutan ke-28 alias posisi paling belakang.
Namun, mental juaranya tidak goyah. Hanya dalam empat tikungan awal di lap pertama, ia sudah merangsek ke barisan depan dan bahkan sempat memimpin jalannya balapan.
4. Judi Strategi Ban Slick yang Berani
Kondisi cuaca saat balapan berlangsung sempat diwarnai gerimis, yang membuat banyak pembalap lain ragu dan memilih bermain aman.
Namun, Aldi dan timnya mengambil keputusan sangat berani dengan tetap menggunakan ban slick (ban gundul untuk lintasan kering).
Strategi risiko tinggi ini terbukti jitu karena Aldi mampu membaca situasi lintasan dengan cermat, sehingga ia bisa melaju lebih kencang daripada pembalap yang menggunakan ban hujan.
5. Talenta Muda DIY di Tim Italia
Di usianya yang masih sangat muda, yaitu 19 tahun, Aldi sudah dipercaya bergabung dengan AS Racing Team asal Italia. Tim ini bukan sembarang tim, karena mereka sudah memiliki pengalaman lebih dari satu dekade berkompetisi di World Supersport dan World Superbike.
Berkat hasil impresif di seri pembuka ini, pembalap kelahiran Yogyakarta tersebut kini menempati posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 23 poin. Dukungan penuh dari keluarga dan tim menjadi kunci kekuatan mental Aldi saat harus bertarung habis-habisan di lintasan balap dunia.