Bos Yamaha Sebut Bursa Transfer MotoGP Semakin Tidak Masuk Akal Setelah Quartararo ke Honda

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 26 Mei 2026 | 12:15 WIB
Bos Yamaha Sebut Bursa Transfer MotoGP Semakin Tidak Masuk Akal Setelah Quartararo ke Honda
Fabio Quartararo (Instagram/@yamahamotogp)
baca 10 detik
  • Managing Director Yamaha, Paolo Pavesio, mengkritik mekanisme bursa transfer MotoGP karena dianggap terlalu prematur dan tidak sehat.
  • Kesepakatan perpindahan pembalap yang dilakukan jauh sebelum musim dimulai merugikan investasi tim serta stabilitas kompetisi jangka panjang.
  • Pavesio mengusulkan penerapan sistem jendela transfer terstruktur seperti sepak bola guna melindungi kepentingan tim dan sponsor MotoGP.

Suara.com - Managing Director Yamaha Motor Racing Paolo Pavesio melontarkan kritik tajam terhadap mekanisme bursa transfer MotoGP saat ini.

Fenomena perpindahan pembalap yang disepakati jauh sebelum musim berjalan dinilai tidak sehat dan merugikan investasi besar yang telah dikucurkan oleh tim dan sponsor.

Kekacauan pasar pembalap terlihat dari rumor Fabio Quartararo yang disebut sudah menandatangani kontrak dengan Honda untuk musim 2027 meski kompetisi 2026 belum dimulai.

Yamaha bergerak cepat merespons situasi dengan mengincar Jorge Martin serta Ai Ogura. Selain itu, pergeseran Pedro Acosta ke Ducati dan perpindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia semakin menunjukkan betapa prematurnya keputusan para pembalap bintang dalam menentukan masa depan mereka.

Paolo Pavesio menilai kondisi ini menghambat tim untuk memetik hasil maksimal dari pembalap yang mereka kontrak. Ia menyampaikan keresahannya mengenai dampak jangka panjang bagi stabilitas kompetisi.

"Situasi yang berkembang tahun ini, menurut pendapat saya, tidak sehat dan tidak tepat dalam jangka panjang. Pasar perpindahan pembalap yang terlalu dini tidak memungkinkan siapa pun untuk memaksimalkan investasi yang telah dilakukan," ujarnya dikutip Selasa (26 Mei 2026).

Pavesio menyoroti bagaimana tim kehilangan nilai investasi hingga 50 persen ketika seorang pembalap sudah diketahui akan hengkang ke tim pesaing di masa depan.

Ia mengusulkan agar MotoGP mengadopsi pendekatan struktural seperti jendela transfer di dunia sepak bola profesional.

"Kemudian, setelah itu, ketika tiba saatnya balapan, para pembalap memikirkan apa yang mereka lakukan sekarang. Tetapi mengetahui bahwa beberapa pembalap top sudah melakukan perpindahan sebelum kejuaraan dimulai, dengan kontrak yang hampir menjadi kontrak standar dua tahun," ungkapnya.

baca juga

Pavesio menambahkan bahwa kepastian periode transfer akan memberikan perlindungan lebih baik bagi semua pihak yang terlibat dalam industri balap motor paling bergengsi ini.

"Berarti Anda tidak dapat memanfaatkan 50 persen dari investasi yang dilakukan pada seorang pembalap secara maksimal. Saya rasa kita membutuhkan seperti yang kita bicarakan tentang Liberty, MotoGP Group, sebelumnya pendekatan struktural, seperti di olahraga lain, terkait jendela transfer, di mana semuanya akan stabil pada periode tersebut," sambungnya.

Walaupun gagasan jendela transfer ini dinilai logis, tantangan besar tetap ada pada kontrol terhadap kesepakatan informal yang sering terjadi di balik layar antara manajer pembalap dan petinggi tim di MotoGP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru

Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:41 WIB

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 17:19 WIB

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

×