5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Mudik Pakai Mobil Listrik, Bukan Cuma soal Baterai

Farah Nabilla

Senin, 02 Maret 2026 | 13:04 WIB
5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Mudik Pakai Mobil Listrik, Bukan Cuma soal Baterai
Ilustrasi mudik dengan mobil listrik (Foto: Gemini)

Suara.com - Popularitas mobil listrik tidak diragukan lagi, peningkatan penjualan dari berbagai brand yang ada di pasaran semakin meningkat. 

Tingginya permintaan berkaitan dengan kepraktisan saat penggunaan untuk mobilitas harian dalam kota maupun luar kota, emisi rendah, adopsi teknologi pada spek serta fiturnya, ramah lingkungan hingga hemat biaya operasional.

Mobil listrik juga tersedia berbagai tipe dengan kabin lega, fitur lengkap, performa unggul. Sehingga tidak mengherankan kalau banyak orang mulai beralih pakai kendaraan tersebut.

Bahkan, kendaraan tersebut juga dipakai untuk fasilitas pribadi saat mudik bareng keluarga. Supaya perjalanan Anda aman dan nyaman menggunakan mobil listrik, ada beberapa tips atau strategis khusus yang bisa diterapkan.

Strategi Penting Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik

Tidak terasa sebentar lagi umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, berbagai persiapan sudah mulai dilakukan. Termasuk memeriksa kendaraan pribadi khususnya mobil listrik yang akan dipakai mudik lebaran 2026.

Apa saja tips penting yang bisa Anda lakukan supaya aman, nyaman saat mudik lebaran pakai mobil listrik? Berikut penjelasan singkatnya.

1. Memahami Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh

Hal paling krusial sebelum mudik yakni mengetahui secara detail terkait spesifikasi mobil seperti kapasitas baterai, jarak tempuh maksimal saat baterai dalam kondisi penuh, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang daya baterai.

Saat ini, kendaraan roda empat transmisi listrik yang beredar di pasaran ada dua tipe yaitu stkamurt range 100 sampai 300 km, long range dengan jarak tempuh 300 hingga 600 km. Sedangkan kapasitas baterai antara 30 sampai 100 kwh.

baca juga

Dengan demikian, Anda bisa memperkirakan rute perjalanan serta titik pengisian daya lebih baik. Ketika menempuh jarak jauh sebaiknya isi daya baterai sekitar 80% saja. 

Pengisian daya baterai 80% umumnya lebih cepat, bisa membantu jaga kesehatan baterai dalam jangka waktu lama. Selanjutnya, saat mengisi dari 80% menjadi 100% umumnya lebih lambat, jauh lebih baik dipakai melanjutkan perjalanan.

2. Riset Lokasi SPKLU

Hal penting lainnya terkait keamanan dan kenyamanan mudik pakai mobil listrik berkaitan dengan riset lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). 

Tidak berhenti sampai situ saja, Anda juga harus teliti terkait jenis soket yang cocok pada kendaraan, biasanya berupa CCS, AC Charging, CHAdeMO.

Selain itu, masing-masing SPKLU mempunyai kategori untuk kecepatan pengisian daya yang meliputi slow charging, medium charging, fast charging, ultra fast charging.

3. Jaga Kecepatan dan Gaya Berkendara

Mudik menggunakan mobil listrik mempunyai perlakuan berbeda dengan mobil bahan bakar fosil. Kendaraan listrik lebih hemat energi pada kecepatan rendah, tapi saat melewati jalan tol malah boros.

Sebab, melaju cepat di jalan tol bikin kebutuhan akan daya meningkat cepat. Hal itu dikarenakan torsi instan dan hambatan udara lebih besar.

Maka dari itu, pengendara harus bisa menjaga kecepatan tetap stabil sekitar 60-80 km/jam, sedapat mungkin hindari gaya mengemudi agresif seperti pengereman keras, akselerasi mendadak.

4. Penggunaan Ban Khusus Mobil Listrik

Performa kendaraan untuk jarak jauh dipengaruhi oleh ban. Ban khusus mobil listrik biasanya dirancang dengan rolling resistance lebih rendah daripada ban mobil konvensional.

Karakteristik ban seperti itu bisa membantu dalam peningkatan jarak tempuh sekaligus menghemat energi. Uniknya lagi, ban umumnya lebih senyap dalam menahan beban mobil keseluruhan.

Anda sebaiknya tetap menggunakan ban hasil rekomendasi pabrikan mobil listrik, karena mampu meningkatkan efisiensi dan menjamin kenyamanan saat perjalanan dalam berbagai kondisi jalan.

5. Memperhatikan Tekanan Angin 

Sebelum berangkat mudik, Anda periksa dulu tekanan angin pada ban. Karena, semakin tepat ukuran tekanan, maka akan mempengaruhi efisiensi, kinerja, keamanan selama perjalanan.

Setiap tipe mobil mempunyai standar tekanan masing-masing, jangan sampai kurang dari yang telah ditetapkan.

City Car: 30-36 Psi

Sedan: 30-33 Psi

MPV: 33-36 Psi

SUV: 35-40 Psi

Saat membawa muatan tambahan seperti barang bawaan mudik, sebaiknya tambah sedikit lagi dari batas normal untuk ban belakang saja.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Lebaran 2026 Bawa Alphard Cuma 150 Jutaan, Auto Jadi Sultan di Kampung Halaman

Mudik Lebaran 2026 Bawa Alphard Cuma 150 Jutaan, Auto Jadi Sultan di Kampung Halaman

Otomotif | Senin, 02 Maret 2026 | 12:56 WIB

5 Lokasi ATM BNI Pecahan Rp20 Ribu di Bandung

5 Lokasi ATM BNI Pecahan Rp20 Ribu di Bandung

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 11:50 WIB

Bagian Mobil Apa Saja yang Harus Dicek Sebelum Dipakai Mudik? Perhatikan 8 Komponen Penting Ini

Bagian Mobil Apa Saja yang Harus Dicek Sebelum Dipakai Mudik? Perhatikan 8 Komponen Penting Ini

Otomotif | Senin, 02 Maret 2026 | 10:52 WIB

Daftar Lokasi SPKLU di Jalur Mudik Tol Trans Jawa

Daftar Lokasi SPKLU di Jalur Mudik Tol Trans Jawa

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 10:44 WIB

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Jelang Lebaran

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Jelang Lebaran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 10:07 WIB

4 Bahan Baju Lebaran yang Harus Dihindari, Bikin Gerah jika Dipakai

4 Bahan Baju Lebaran yang Harus Dihindari, Bikin Gerah jika Dipakai

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 07:57 WIB

Terkini

Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!

Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:31 WIB

Ulasan Novel Semesta Thalita, Ketika Kata Pulang Tak Lagi Bermakna

Ulasan Novel Semesta Thalita, Ketika Kata Pulang Tak Lagi Bermakna

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:30 WIB

Polresta Malang Kota Bongkar 3,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Jaringan DPO

Polresta Malang Kota Bongkar 3,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Jaringan DPO

Malang | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:22 WIB

IHSG Berisiko Terkoreksi Hari Ini, Waspadai Saham-saham Berikut!

IHSG Berisiko Terkoreksi Hari Ini, Waspadai Saham-saham Berikut!

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:19 WIB

Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk

Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:15 WIB

Pagi-pagi Iran Kirim Rudal 'Kiamat' ke Kuwait dan Bahrain, Balas Dendam Serangan AS Semalam

Pagi-pagi Iran Kirim Rudal 'Kiamat' ke Kuwait dan Bahrain, Balas Dendam Serangan AS Semalam

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:07 WIB

Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang  Gurih dan Empuk!

Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:00 WIB

As Long as the Lemon Trees Grow: Ketika Harapan Tumbuh di Tengah Perang

As Long as the Lemon Trees Grow: Ketika Harapan Tumbuh di Tengah Perang

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:00 WIB

Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong

Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:00 WIB

RI Masih Dapat Berkah dari Geopolitik, Investasi Tetap Mengalir Rp1.010,6 T di Semester I

RI Masih Dapat Berkah dari Geopolitik, Investasi Tetap Mengalir Rp1.010,6 T di Semester I

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:58 WIB

×