Pembatasan Angkutan Barang dan Truk Lebaran 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwalnya Menurut SKB

Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2026 | 12:19 WIB
Pembatasan Angkutan Barang dan Truk Lebaran 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwalnya Menurut SKB
Ilustrasi aturan pembatasan angkutan barang saat mudik lebaran 2026 (Gambar oleh Sabine dari Pixabay)
  • Pemerintah memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang dan truk selama periode mudik Lebaran 2026 mulai 13 Maret hingga 29 Maret.
  • Pembatasan ini diberlakukan pada jalan tol dan arteri untuk mengurangi kepadatan serta meningkatkan keselamatan lalu lintas selama Lebaran.
  • Beberapa truk tertentu dikecualikan, asalkan mengangkut kebutuhan pokok, BBM, atau bantuan bencana dengan dokumen resmi.

Suara.com - Pemerintah resmi memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang  dan truk selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan selama pergerakan masyarakat yang diprediksi meningkat drastis.

Lalu, pembatasan angkutan truk Lebaran 2026 mulai kapan?

Jadwal Pembatasan Angkutan Barang dan Truk 

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum, pembatasan operasional kendaraan angkutan barang mulai diberlakukan:

Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 00.00 waktu setempat.

Aturan ini berlaku di ruas jalan tol maupun jalan arteri (nontol) yang telah ditetapkan pemerintah di berbagai wilayah strategis Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik.

Menurutnya, kebijakan pembatasan kendaraan logistik sudah menjadi langkah rutin yang diterapkan pemerintah saat musim mudik Lebaran maupun libur besar seperti Natal dan Tahun Baru.

“Diprediksi akan ada lonjakan pergerakan masyarakat dan untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta meningkatkan aspek keselamatan jalan perlu ada pengaturan pada kendaraan-kendaraan logistik,” ujar Aan dalam keterangan resmi.

Jenis Kendaraan yang Dibatasi

Pembatasan operasional ini berlaku untuk beberapa jenis kendaraan angkutan barang, antara lain:

  • Mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih
  • Mobil barang dengan kereta tempelan
  • Mobil barang dengan kereta gandengan
  • Mobil barang yang mengangkut hasil galian
  • Mobil barang yang mengangkut hasil tambang
  • Mobil barang yang membawa bahan bangunan

Sementara itu, kendaraan angkutan barang dua sumbu masih diperbolehkan beroperasi, kecuali jika mengangkut hasil galian seperti tanah, pasir, batu, serta bahan bangunan seperti besi, semen, dan kayu.

Kendaraan yang Tetap Boleh Beroperasi

Meski ada pembatasan, pemerintah tetap memberikan pengecualian bagi kendaraan angkutan barang yang mengangkut komoditas penting.

Beberapa komoditas yang tetap diperbolehkan diangkut selama periode pembatasan antara lain:

  • Bahan bakar minyak (BBM)
  • Bahan bakar gas (BBG)
  • Hewan ternak
  • Pupuk
  • Bantuan bencana alam
  • Barang kebutuhan pokok

Namun kendaraan tersebut harus memenuhi sejumlah ketentuan, seperti tidak melebihi batas muatan dan dimensi yang telah ditetapkan.

Selain itu, kendaraan wajib membawa surat muatan resmi yang diterbitkan oleh pemilik barang. Dokumen tersebut harus memuat jenis barang yang diangkut, tujuan pengiriman, serta nama dan alamat pemilik barang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma 4 Hari, Sikat Diskon Tol 30 Persen Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Cuma 4 Hari, Sikat Diskon Tol 30 Persen Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Otomotif | Selasa, 10 Maret 2026 | 08:35 WIB

Pemanfaatan Smart Road Safety Policing untuk Mudik Lebaran

Pemanfaatan Smart Road Safety Policing untuk Mudik Lebaran

Foto | Senin, 09 Maret 2026 | 19:16 WIB

5 HP Kamera Bagus dan RAM Besar untuk Bikin Konten Lebaran 2026

5 HP Kamera Bagus dan RAM Besar untuk Bikin Konten Lebaran 2026

Tekno | Senin, 09 Maret 2026 | 10:10 WIB

Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwal Aturan Ganjil Genap di Tol

Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwal Aturan Ganjil Genap di Tol

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 10:17 WIB

Pertamina Jamin Stok BBM Aman di Momen Mudik Lebaran 2026

Pertamina Jamin Stok BBM Aman di Momen Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Senin, 09 Maret 2026 | 08:52 WIB

Kapan Jadwal Libur Sekolah Lebaran 2026? Cek Perkiraannya dan Jadwal Masuk Kembali

Kapan Jadwal Libur Sekolah Lebaran 2026? Cek Perkiraannya dan Jadwal Masuk Kembali

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 09:10 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Paling Irit dan Ringan Pajak di 2026

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Paling Irit dan Ringan Pajak di 2026

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 10:36 WIB

Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar

Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 10:35 WIB

Mirip Aerox, Yamaha Rilis Skutik Dek Rata Pakai Lampu Projie LED dan Punya Bagasi Helm Full Face

Mirip Aerox, Yamaha Rilis Skutik Dek Rata Pakai Lampu Projie LED dan Punya Bagasi Helm Full Face

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 10:26 WIB

5 Mobil Sunroof Murah 2026, Ada Pilihan Baru dan Bekas Mulai Rp150 Jutaan

5 Mobil Sunroof Murah 2026, Ada Pilihan Baru dan Bekas Mulai Rp150 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 09:35 WIB

Mendagri Ngotot Hapus Semua Pajak Mobil Listrik di Daerah, Angin Segar Dunia EV Tanah Air

Mendagri Ngotot Hapus Semua Pajak Mobil Listrik di Daerah, Angin Segar Dunia EV Tanah Air

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 09:29 WIB

Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?

Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 21:00 WIB

5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah

5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 19:00 WIB

Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia

Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:45 WIB

5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino

5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:23 WIB

Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru

Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:10 WIB