- Hindari rest area dengan pencahayaan minim dan tata letak tertutup yang memudahkan aksi kejahatan.
- Ketiadaan petugas keamanan berpatroli dan CCTV rusak menjadi tanda nyata minimnya perlindungan bagi pemudik.
- Waspadai kehadiran orang asing mencurigakan yang mengamati kendaraan di lingkungan kotor dan tidak terurus.
Jangan lupa untuk melihat ke atas. Keberadaan kamera pengawas (CCTV) adalah instrumen pencegahan yang sangat vital.
Jika Anda tidak melihat adanya CCTV di titik-titik strategis, atau justru melihat kabel kamera yang menjuntai putus, segeralah waspada. Tanpa pengawasan digital, mustahil untuk mengidentifikasi pelaku jika sewaktu-waktu terjadi pembobolan kendaraan Anda.

3. Kehadiran Orang Asing Mencurigakan dan Lingkungan Kumuh
Pernahkah Anda singgah di sebuah rest area dan merasa diawasi? Tempat istirahat yang minim pengawasan sering kali beralih fungsi menjadi tempat nongkrong oknum tak berkepentingan.
Waspadai kehadiran pengamen yang memaksa, juru parkir liar yang bersikap intimidatif, atau orang-orang yang hanya duduk memantau isi kendaraan tanpa aktivitas layaknya pelancong.
Sering kali, mereka adalah "mata-mata" yang sedang memetakan target kendaraan dengan pengamanan terlemah.
Sebagai indikator tambahan, lihatlah kebersihan sekitarnya. Area yang kotor, dipenuhi coretan vandalisme, dan tidak terurus adalah sinyal kuat lemahnya otoritas pengelola.
Jika saat turun dari mobil naluri waspada Anda langsung berbunyi, jangan diabaikan.
Lebih baik tahan sedikit rasa kantuk dan lanjutkan perjalanan beberapa kilometer lagi ke depan untuk mencari rest area yang lebih ramai, terang, dan memiliki reputasi keamanan yang jelas.
Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Selamat merencanakan perjalanan, dan tetap utamakan keselamatan!