Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 25 Maret 2026 | 11:30 WIB
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
Ilustrasi perawatan motor setelah kena banjir. (Pexels/cottonbro)
baca 10 detik
  • Perawatan pasca-mudik penting karena beban mesin berlebih; Ade Rohman menekankan pencucian motor bertekanan untuk cegah karat.
  • Penggantian oli wajib dilakukan antara 2.000 hingga 4.000 km untuk menjaga komponen mesin dari penurunan kualitas pelumas.
  • Pengecekan komponen kritis lain meliputi saringan udara, sistem pengapian, rem, serta kondisi ban demi keselamatan berkendara.

Suara.com - Banyak pemilik kendaraan sering mengabaikan kondisi motor mereka setelah menempuh perjalanan mudik yang melelahkan. Padahal, beban kerja mesin yang berlebihan dan paparan debu jalanan bisa memicu kerusakan permanen jika tidak segera ditangani. Mengembalikan performa motor ke titik optimal menjadi kewajiban sebelum kembali bergelut dengan rutinitas harian di jalanan kota besar.

Ade Rohman selaku perwakilan teknis dari PT Daya Adicipta Motora menjelaskan bahwa perjalanan jauh sering kali memaksa motor melewati kemacetan panjang serta medan yang sangat menantang.

"Langkah awal yang paling sederhana namun krusial adalah mencuci motor dengan air bertekanan. Kotoran yang mengering pada sela-sela komponen bukan hanya merusak estetika, tapi juga berpotensi menyebabkan karat dan gesekan berlebih yang merusak fungsi partikel mesin," ujar Ade, Rabu (25/3/2026).

Selain itu, sektor dapur pacu memerlukan perhatian ekstra melalui penggantian oli secara rutin antara 2.000 hingga 4.000 km. Penggunaan intensif saat mudik membuat kualitas pelumas menurun drastis sehingga berisiko mempercepat keausan komponen internal.

Pengecekan saringan udara dan level cairan pendingin radiator juga tidak boleh dilewatkan untuk mencegah mesin mengalami panas berlebih atau overheating saat digunakan kembali di tengah kemacetan kota.

Sistem pengapian dan pengereman juga menjadi poin kritis bagi keselamatan berkendara. Busi sebaiknya diperiksa setiap 4.000 km untuk memastikan pembakaran tetap efisien. Sementara itu, kondisi kampas rem dan selang rem harus dipastikan masih dalam batas aman demi respons pengereman yang akurat. Pengguna motor matic disarankan memeriksa area transmisi CVT secara berkala, sedangkan pemilik motor manual wajib memperhatikan tegangan serta pelumasan rantai.

Kondisi fisik ban dan pelek juga tidak luput dari risiko kerusakan akibat benturan di jalan berlubang selama perjalanan jauh. Pastikan tekanan angin sesuai standar dan tidak ada benjolan pada dinding ban yang bisa membahayakan. Perawatan menyeluruh ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi keamanan bagi pengendara agar terhindar dari kendala teknis yang bisa berakibat fatal di jalan raya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:10 WIB

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:49 WIB

Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran

Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:10 WIB

Terkini

Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM

Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Susah Baca Resep Dokter? Sekarang AI Bisa Menerjemahkannya dalam Hitungkan Detik!

Susah Baca Resep Dokter? Sekarang AI Bisa Menerjemahkannya dalam Hitungkan Detik!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:15 WIB

5 Cara Mengatasi Bibir Makin Menghitam Akibat Sering Pakai Lipstik

5 Cara Mengatasi Bibir Makin Menghitam Akibat Sering Pakai Lipstik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?

Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Daftar Shio yang Paling Beruntung dan Kaya Mendadak Tahun Ini

Daftar Shio yang Paling Beruntung dan Kaya Mendadak Tahun Ini

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?

Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Meriahnya Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Papua Pegunungan

Meriahnya Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Papua Pegunungan

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Pasien BPJS Mengantre 8 Jam di IGD, Menkes Budi Gunadi Merasa Gagal

Pasien BPJS Mengantre 8 Jam di IGD, Menkes Budi Gunadi Merasa Gagal

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:00 WIB

3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming

3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:49 WIB

Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku Perampokan Pembunuhan Bos Konter HP Royal Phone Ambarawa

Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku Perampokan Pembunuhan Bos Konter HP Royal Phone Ambarawa

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:49 WIB

×