Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD', Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik (X)
baca 10 detik
  • Lonjakan harga minyak akibat perang Iran vs AS-Israel memicu peralihan ke mobil listrik. 
  • Beredar foto satire viral di Selandia Baru berisi papan SPBU bertuliskan "BUY BYD". 
  • Krisis energi ini mempercepat transisi hijau global menuju era kendaraan bebas emisi. 

Suara.com - Ketegangan perang Iran vs AS-Israel membuat harga minyak mentah dunia melambung tinggi, yang secara tak terduga memicu ledakan permintaan mobil listrik secara global. Di Filipina misalnya, dealer BYD langsung kebanjiran order akibat kepanikan konsumen terhadap naiknya harga BBM.

Kondisi geopolitik di Timur Tengah memang menjadi mimpi buruk bagi harga energi global. Ketika harga BBM di SPBU mulai menguras kantong, para pemilik kendaraan konvensional mulai was-was dan mencari jalan keluar. Nggak heran, pamor kendaraan tanpa emisi kini makin melesat bak roket.

Di Manila, fenomena panic-buying kendaraan ramah lingkungan ini sangat terasa. Dikutip dari The Japan Times, Matthew Dominique Poh, salah seorang tenaga penjual BYD, membagikan kisah luar biasanya.

Hanya dalam waktu dua pekan terakhir, ia berhasil mengantongi jumlah pesanan yang biasanya baru bisa dicapai dalam waktu sebulan penuh.

"Konsumen beramai-ramai mengganti kendaraan lama mereka dengan mobil baterai murni semata-mata karena pusing melihat kenaikan harga minyak," ungkap Poh.

Viral Troll "BUY BYD" di SPBU Selandia Baru

Ngomong-ngomong soal lonjakan penjualan, kepanikan harga bensin ini sampai memunculkan fenomena kocak di media sosial.

Baru-baru ini, beredar foto viral dari akun X (Twitter) CarNewsChina yang memperlihatkan sebuah SPBU BP di Selandia Baru.

Alih-alih menampilkan harga bensin RON 91, 95, atau diesel, layar digital di pom bensin tersebut justru diubah menjadi tulisan hijau terang berbunyi: "BUY BYD" (Beli BYD).

baca juga

Meski foto ini diketahui hanyalah bentuk sindiran atau troll semata, pesan di baliknya sangat mewakili realita saat ini.

Masyarakat seolah "menyerah" dengan harga BBM yang fluktuatif dan memandang mobil listrik sebagai solusi mutlak.

Menariknya, troll ini berbanding lurus dengan fakta di lapangan. Penjualan BYD di Selandia Baru memang tercatat melonjak tajam hingga empat kali lipat dari jumlah biasanya sejak konflik memanas!

VinFast Ikut Panen Untung di Tengah Krisis

VinFast VF MPV 7 Resmi Dipasarkan di IIMS 2026. (SUARA.COM/Michele Alessandra)
VinFast VF MPV 7 Resmi Dipasarkan di IIMS 2026. (SUARA.COM/Michele Alessandra)

Demam setrum ini rupanya menular cepat ke berbagai penjuru Asia. Di Hanoi, Vietnam, dealer mobil lokal VinFast juga mengalami lonjakan pengunjung yang bikin kewalahan.

Nguyen Hoang Tu Anh, perwakilan dealer VinFast, menyebutkan bahwa kunjungan konsumen melonjak hingga empat kali lipat. Saking ramainya, pihak showroom sampai harus buru-buru merekrut staf tambahan.

Dealer tersebut berhasil melego 250 unit dalam tiga minggu sejak perang Iran dimulai. Kini, setidaknya ada 80 unit mobil yang terjual setiap harinya—dua kali lipat lebih banyak dibandingkan rata-rata harian di awal tahun.

Lai The Manh Linh, pembeli yang menukarkan Toyota Vios bensin miliknya dengan VinFast VF 5, merasakan langsung keuntungannya. "Beralih ke mobil listrik akan membantu kami menghemat uang secara signifikan," tuturnya lega.

Krisis Energi Mempercepat Transisi Hijau

Fenomena unik ini turut disoroti oleh Chief Economist dari Asian Development Bank (ADB), Albert Park. Menurutnya, krisis energi selalu memiliki efek ganda yang justru menguntungkan lingkungan.

"Tingginya harga minyak selalu membantu transisi kendaraan listrik. Ini menciptakan insentif ekonomi untuk mempercepat transisi hijau," jelas Park.

Faktanya, peralihan massal ini membawa dampak positif bagi bumi. Secara global, penggunaan kendaraan listrik sepanjang tahun lalu telah berhasil memangkas konsumsi setara 2,3 juta barel minyak per hari.

Agar tren ini tidak sekadar menjadi reaksi sesaat, industri otomotif dan pemerintah dituntut untuk segera mengebut investasi infrastruktur charging station yang saat ini masih terbatas. Di luar itu, produsen asal China seperti BYD diprediksi akan terus meraup cuan terbesar, disusul oleh merek-merek global lainnya yang pintar memanfaatkan momentum "hijrah" besar-besaran ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:40 WIB

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:50 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan

5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×