Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:52 WIB
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
Ilustrasi posisi kaki saat mengendarai mobil dengan satu pedal. (Wuling)
baca 10 detik
  • NHTSA Amerika Serikat menutup penyelidikan serius terkait fitur mengemudi satu pedal pada mobil listrik Tesla.
  • Penyelidikan ini timbul dari laporan kekhawatiran salah penggunaan pedal gas saat pengereman regeneratif terjadi.
  • Keputusan ini menyelamatkan Tesla dari penarikan kembali lebih dari 2 juta unit mobil yang terjual sejak 2013.

Suara.com - Mengemudi mobil listrik (EV) memberikan pengalaman berbeda dibandingkan mobil bensin berkat fitur mengemudi dengan satu pedal yang memanfaatkan pengereman regeneratif. Teknologi ini memungkinkan pengemudi berhenti tanpa menyentuh pedal rem sama sekali.

Namun fitur tersebut sempat memicu kekhawatiran hingga menyeret Tesla ke dalam penyelidikan serius oleh Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) di Amerika Serikat.

Setelah melakukan peninjauan mendalam NHTSA akhirnya memutuskan untuk memihak Tesla dan menutup penyelidikan tersebut. Keputusan ini menyelamatkan raksasa otomotif milik Elon Musk dari potensi penarikan kembali atau recall terhadap lebih dari 2 juta unit mobil yang terjual sejak tahun 2013.

Seperti dilansir dari Insideevs, penyelidikan awal bermula dari laporan mengenai kesalahan penggunaan pedal yang dikhawatirkan membuat pengemudi tidak sengaja menginjak pedal gas saat ingin mengerem.

Meskipun ada klaim tentang akselerasi yang tidak disengaja selama hampir satu dekade NHTSA tidak menemukan bukti adanya cacat produk pada sistem Tesla. Data kendaraan menunjukkan bahwa mobil merespons dengan benar sesuai input pengemudi. Hal ini berarti mobil bergerak ketika pedal ditekan oleh pengemudi.  

NHTSA menyatakan Penggunaan pengereman regeneratif yang dikendalikan oleh pedal akselerator, atau pengemudian satu pedal, umum di sebagian besar produsen kendaraan ringan listrik dan kendaraan Tesla tidak unik dalam hal ini. Dengan penolakan petisi ini Tesla tidak diwajibkan mengubah sistem pengeremannya atau mewajibkan pengemudi menekan pedal rem fisik untuk berhenti total.

Langkah ini dianggap sebagai kemenangan besar bagi para pemilik mobil listrik secara keseluruhan karena fitur satu pedal banyak digunakan di mobil listrik. Meski demikian Tesla masih menghadapi sekitar 10 investigasi lain dari NHTSA terkait masalah teknis berbeda seperti kontrol pintu hingga roda kemudi yang terlepas. Keberhasilan dalam kasus pengereman ini setidaknya memberikan kepastian hukum bagi tren teknologi berkendara masa depan di industri otomotif global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan

Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:11 WIB

Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru

Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:35 WIB

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB

Terkini

BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK

BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK

Malang | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:39 WIB

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:35 WIB

BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman

BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ

Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:30 WIB

BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu

BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:29 WIB

BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman

BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya

Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak

Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!

Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17 WIB

×