5 Penyebab Rantai Motor Mengendur yang Sering Diabaikan Pengendara

Agung Pratnyawan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:44 WIB
5 Penyebab Rantai Motor Mengendur yang Sering Diabaikan Pengendara
Ilustrasi rantai motor. [Pixabay]

Suara.com - Ada beberapa penyebab yang seringkali membuat rantai motor mengendur. Waspadai penyebab-penyebab ini agar rantai motor Anda awet.

Rantai sepeda motor adalah salah satu komponen terpenting dari sebuah sepeda motor.

Rantai menghubungkan mesin ke roda belakang dan memaksa roda tersebut berputar, sehingga memungkinkan sepeda motor untuk bergerak maju. Tanpa rantai, sepeda motor yang menggunakan penggerak rantai jelas tidak akan bisa bergerak jauh.

Akan tetapi, pengendara motor pasti tahu bahwa salah satu masalah yang cukup merepotkan soal rantai motor adalah rantainya yang kendur dan longgar.

Rantai yang longgar dapat menyebabkan berbagai masalah dan bahkan kerusakan pada sepeda motor dan mungkin juga pada pengendaranya.

Dalam skenario terburuk, rantai mungkin terlepas sepenuhnya dari gir sepeda motor saat sepeda motor sedang bergerak, dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Pada dasarnya, ada sejumlah alasan mengapa rantai sepeda motor bisa kendur seiring waktu dan berpotensi menyebabkan masalah bagi Anda dan sepeda motor Anda. 

Penyebab Rantai Motor Mengendur

Ilustrasi rantai motor. [Pixabay]
Ilustrasi rantai motor. [Pixabay]

1. Rantai sudah Aus

baca juga

Rantai yang sudah aus adalah salah satu kemungkinan penyebab rantai menjadi semakin longgar seiring waktu.

Ini karena rantai semakin sering digunakan, mata rantai mulai meregang dan mengendur sehingga menyebabkan pergerakan naik turun yang lebih besar pada rantai.

Pergerakan ini mungkin hanya minimal, tetapi jika pergerakan ini terjadi pada setiap mata rantai, maka akan ada perbedaan yang terlihat seiring waktu.

Rantai sepeda motor Anda sebaiknya diganti setidaknya sesuai dengan panduan pabrikan untuk sepeda motor Anda.

2. Baut Longgar

Jika rantai Anda relatif baru dan masih kendur, penyebabnya mungkin adalah baut setelan rantai.

Dalam banyak kasus rantai kendur, baut-baut ini adalah penyebabnya.

Baut-baut ini terletak di bagian belakang lengan ayun tempat roda terpasang dan dapat disetel untuk menggerakkan roda belakang lebih dekat atau lebih jauh dari mesin.

Oleh sebab itu, mengencangkan atau mengendurkan rantai tergantung pada bagaimana rantai tersebut digerakkan.

Cara menyetelnya relatif mudah yakni Anda cukup angkat ban belakang dari tanah dan sangga motor, sebaiknya dengan standar paddock.

Lalu kendurkan baut poros belakang dan baut pengencang untuk mengencangkan rantai dengan cara ini.

Jangan lepaskan semua baut tersebut, cukup kendurkan hingga roda belakang dapat bergerak maju dan mundur.

3. Gigi Roda Aus

Jika gigi pada gir depan atau belakang aus, rantai mungkin akan menjadi lebih longgar karena ada gigi yang lebih kecil yang berada di antara mata rantai.

Hal ini menyebabkan rantai tidak terlalu melebar saat bergerak di sekitar gir.

Kondisi tersebut dapat membuat rantai tampak longgar, jadi sebaiknya periksa keausan gir secara teratur.

Gigi gir yang aus terlihat lebih tipis dan runcing, bukan lebih tebal dan bulat, dan mungkin juga retak atau menunjukkan tanda-tanda keausan lainnya.

Mintalah bantuan jika Anda tidak yakin apakah Anda perlu mengganti gir atau tidak.

4. Panas dan Gesekan Saat Berkendara

Ketika digunakan untuk perjalanan jauh, komponen motor otomatis bekerja lebih berat dari biasanya. Rantai terus bersentuhan dengan gir depan dan belakang dalam waktu lama tanpa henti.

Akibat gesekan tersebut, muncul panas yang bisa membuat rantai sedikit memuai. Perubahan suhu ini juga dapat memengaruhi struktur logam, sehingga rantai terasa lebih kendur dibanding sebelumnya.

5. Kurangnya Pelumasan

Pelumas punya peran penting untuk menjaga rantai tetap awet dan bekerja dengan baik. Jika rantai jarang diberi pelumas, gesekan antar bagian akan semakin besar dan tidak terkontrol.

Jadi, jangan bosan-bosan untuk memberikan pelumasan yang baik pada rantai motor Anda.

Itulah beberapa penyebab rantai motor kendur yang mungkin sedang Anda cari.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Libur Lebaran

Daftar Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Libur Lebaran

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27 WIB

Berapa Jam Motor Matic Harus Istirahat saat Mudik? Ini 5 Tips Aman Berkendara

Berapa Jam Motor Matic Harus Istirahat saat Mudik? Ini 5 Tips Aman Berkendara

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:35 WIB

Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif

Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02 WIB

Terkini

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:05 WIB

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:37 WIB

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:10 WIB

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:25 WIB

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:05 WIB

Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap

Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 10:21 WIB

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Otomotif | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:12 WIB

×