Mobil Hybrid Kewalahan Kalau Dipacu di Jalan Tol, Mitos atau Fakta?

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 02 April 2026 | 13:55 WIB
Mobil Hybrid Kewalahan Kalau Dipacu di Jalan Tol, Mitos atau Fakta?
Mobil Hybrid Kewalahan Kalau Dipacu di Tol, Mitos atau Fakta? (Toyota Lampung)
  • Beban Mesin Bensin: Kecepatan tinggi membuat beban pindah ke mesin bensin, menghilangkan keunggulan irit motor listrik. 
  • Baterai Jadi Beban: Bobot baterai berat menjadi beban mati di tol tanpa ada banyak regenerasi daya pengereman. 
  • Akselerasi Lambat: Tarikan terasa berat dan mesin meraung saat menyalip karena pembatasan tenaga di kecepatan tinggi. 

Suara.com - Banyak orang mengira mobil hybrid selalu irit di segala medan, padahal kenyataannya tidak selalu begitu saat melintas di jalan tol.

Ketika dipacu dengan kecepatan tinggi secara konstan, efisiensi bahan bakar kendaraan ini justru sering kali menurun drastis.

Kendaraan dua jantung ini memang tak terkalahkan kalau urusan menembus kemacetan kota yang padat.

Tapi, cerita manis soal keiritannya sering kali memudar ketika mobil diajak melibas rute luar kota atau bebas hambatan. Ada batasan teknis bawaan pabrik yang membuat performanya tak lagi istimewa saat harus lari kencang.

Bagi Anda yang berniat meminang atau baru saja menggunakan kendaraan elektrifikasi ini, memahami karakternya sangat penting agar tak kaget melihat indikator bensin saat mudik atau bepergian jauh.

Berikut adalah tiga alasan utama mengapa kendaraan hibrida ini kehilangan tajinya di rute bebas hambatan:

1. Mesin Bensin "Kerja Rodi" di Kecepatan Tinggi

Rahasia keiritan teknologi ini sebenarnya ada pada motor listrik yang mengambil alih tugas saat mobil melaju pelan atau sering berhenti (stop-and-go).

Masalahnya, saat masuk jalan bebas hambatan, Anda pasti melaju di atas 80 km/jam. Pada titik ini, motor listrik pensiun sejenak dan mesin bensin mengambil alih seluruh beban kerja.

Celakanya, mesin bensin pada tipe ini biasanya dirancang khusus agar irit, bukan untuk memuntahkan tenaga besar.

Jadi, ketika dipaksa berlari kencang, mesin bensin berkapasitas kecil ini harus meraung di putaran RPM tinggi. Ujung-ujungnya, konsumsi BBM malah jadi sama saja—atau bahkan sedikit lebih boros—dibandingkan mobil bensin biasa yang mesinnya memang didesain untuk jarak jauh.

Ilustrasi mobil hybrid. [ChatGPT]
Ilustrasi mobil hybrid. [ChatGPT]

2. Bawa "Beban Mati" Tanpa Bisa Isi Daya

Membawa baterai besar dan motor listrik berarti membawa bobot ekstra yang lumayan berat. Di dalam kota, bobot ini tak masalah karena terkompensasi oleh sistem rem regeneratif; setiap kali Anda mengerem, baterai terisi ulang.

Namun, skenario ini tidak berlaku di rute jarak jauh yang konstan. Anda jarang menginjak rem, bukan? Akibatnya, bobot baterai tadi murni menjadi "beban mati" yang harus terus-menerus diseret oleh mesin bensin.

Berat berlebih ini memaksa mesin minum lebih banyak bahan bakar untuk menjaga momentum, sekaligus memberikan tekanan ekstra pada ban dan suspensi saat bermanuver di kecepatan tinggi.

3. Tarikan Berat Saat Mau Menyalip

Kalau Anda tipe pengemudi yang suka akselerasi instan, mungkin Anda akan sedikit kecewa.

Pengaturan transmisi CVT pada mobil hibrida difokuskan pada kehalusan dan efisiensi bensin, bukan gaya berkendara agresif.

Ketika Anda butuh tenaga mendadak untuk menyalip truk panjang atau menanjak di jembatan layang, biasanya mobil akan merespons dengan jeda sesaat.

Anda hanya akan mendengar suara mesin meraung keras sebelum kecepatan benar-benar naik. Komputer mobil sengaja membatasi lonjakan tenaga untuk menjaga keawetan baterai dan sistem secara keseluruhan.

Pada akhirnya, mobil hybrid tetaplah inovasi yang luar biasa untuk mobilitas harian di dalam kota yang macet. Namun, untuk rute antar kota lintas provinsi yang mengandalkan jalan tol, karakternya yang santai menuntut Anda untuk menyesuaikan gaya berkendara.

Jangan berekspektasi mendapat angka konsumsi BBM yang sama ajaibnya seperti rute dalam kota, dan nikmati saja perjalanannya dengan santai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solusi Bebas Risau Harga BBM! Intip Deretan Mobil Hybrid Termurah yang Sudah Ada di Indonesia

Solusi Bebas Risau Harga BBM! Intip Deretan Mobil Hybrid Termurah yang Sudah Ada di Indonesia

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:27 WIB

Mitos atau Fakta? Pajak Mobil Hybrid Lebih Mahal Ketimbang Kendaraan Bensin

Mitos atau Fakta? Pajak Mobil Hybrid Lebih Mahal Ketimbang Kendaraan Bensin

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 15:58 WIB

Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan

Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?

Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB

Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini

Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB

Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?

Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09 WIB

IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif

IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:05 WIB

Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo

Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:45 WIB

Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026

Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55 WIB

Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite

Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:43 WIB

Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan

Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:21 WIB

Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga

Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:19 WIB

Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya

Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:15 WIB