Kebiasaan Tahan Gas Sambil Rem di Tanjakan Ternyata Bikin CVT Motor Matik Cepat Jebol

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 03 April 2026 | 12:30 WIB
Kebiasaan Tahan Gas Sambil Rem di Tanjakan Ternyata Bikin CVT Motor Matik Cepat Jebol
Melewati turunan dan siap menanjak lagi bersama motor matik [PT YIMM].
baca 10 detik
  • Pengendara motor matik dilarang menahan tuas rem sambil memutar gas saat berada di jalan tanjakan pegunungan.
  • Kebiasaan tersebut menyebabkan kampas ganda mengalami gesekan ekstrem, panas berlebih, serta kerusakan komponen pada sistem transmisi CVT.
  • Pengguna disarankan menutup gas dan menggunakan rem belakang atau fitur pengunci rem untuk mencegah risiko kerusakan fatal.

Suara.com - Terjebak macet di jalan menanjak saat sedang melakukan perjalanan ke daerah pegunungan seperti Puncak. Karena takut motor mundur, refleks tangan biasanya menahan tuas rem sambil tetap memutar gas sedikit agar mesin motor matik tidak mati.

Sekilas teknik ini mirip "setengah kopling" pada motor manual. Namun bagi pengguna motor matik, teknik ini sangat tidak disarankan. Bukannya aman, kebiasaan ini justru menjadi cara tercepat untuk membuat komponen CVT motor rontok seketika.

Dampak teknis yang paling fatal adalah rusaknya kampas ganda. Saat gas diputar, gaya sentrifugal membuat kampas ganda mekar dan menekan mangkok kopling untuk menyalurkan tenaga ke roda belakang. Jika rem ditekan saat gas dibuka, kampas ganda dipaksa bergesekan terus-menerus tanpa bisa mencengkeram sempurna.

Akibatnya terjadi gesekan paksa, kondisi ini sama saja seperti sedang "membakar" uang jajan sendiri karena mempercepat kerusakan komponen. Bahkan jika kampas kopling tiba-tiba selip total, motor bisa meluncur tak terkendali dan membahayakan pengendara. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mengerem yang benar.

Gesekan ekstrem tersebut juga menghasilkan panas yang luar biasa tinggi atau overheat di dalam bak CVT yang tertutup. Jika mencium bau gosong atau bau sangit karet terbakar saat di tanjakan, itu adalah tanda bahaya.

Panas berlebih bisa menyebabkan kampas ganda hangus, mangkok kopling berubah bentuk, hingga seal kruk as bocor yang memicu slip parah.

Dampak jangka panjang lainnya adalah munculnya penyakit "gredek" yang membuat getaran hebat saat motor mulai berjalan. Hal ini terjadi karena permukaan kampas ganda dan mangkok kopling menjadi tidak rata atau licin.

Solusinya saat berada di tanjakan adalah dengan menutup gas total dan menggunakan rem belakang atau fitur pengunci rem. Jangan pernah menahan posisi motor dengan putaran mesin. 

Saat akan jalan kembali, lepas rem bersamaan dengan memutar gas secara halus namun tegas. Pastikan juga motor matik rutin melakukan servis dan pembersihan area transmisi di bengkel resmi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Hemat Bensin Motor Matik Untuk Cegah Kelangkaan BBM

Tips Hemat Bensin Motor Matik Untuk Cegah Kelangkaan BBM

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 12:49 WIB

Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan

Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:32 WIB

Rekomendasi Motor Matik Bekas Tahun Muda yang Tetap Bisa Dipakai Gaya

Rekomendasi Motor Matik Bekas Tahun Muda yang Tetap Bisa Dipakai Gaya

Otomotif | Senin, 22 Desember 2025 | 18:11 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×