- M. Adenanta Putra lakoni debut menantang di kelas tertinggi ASB1000 menggunakan Honda CBR1000RR-R.
- Duet juara Herjun dan Arbi siap bersaing ketat di kelas SS600 menunggangi CBR600RR.
- Seri perdana ARRC 2026 digelar di Sirkuit Sepang, disiarkan langsung melalui platform YouTube.
Suara.com - Lima pembalap Indonesia yang bernaung di bawah bendera Astra Honda Racing Team (AHRT) bersiap menghadapi ujian berat pada seri pembuka ARRC 2026. Pertarungan sengit di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 10-12 April ini akan menjadi panggung pembuktian bagi formasi baru mereka yang penuh kejutan.
Musim 2026 ini membawa nuansa yang jauh lebih menegangkan dibanding tahun-tahun sebelumnya. AHRT melakukan perombakan formasi yang memaksa beberapa pembalapnya "naik kelas" untuk menjinakkan motor yang lebih buas.
Sorotan utama tertuju pada M. Adenanta Putra yang kini memikul beban sebagai ujung tombak tunggal di kelas tertinggi, Asia Superbike (ASB) 1000.
Pembalap asal Magetan ini melompat ke kasta tertinggi setelah sukses menembus tiga besar di kelas SS600 musim lalu.
Mengendarai kuda besi CBR1000RR-R jelas bukan perkara sepele, namun Adenanta mengaku tidak gentar.
“Musim ini menjadi balap pertama saya di kelas ASB1000 bersama CBR1000RR-R, fokus utama saya berusaha memahami karakter motor dan dapat beradaptasi dengan cepat," ungkap Adenanta.
Lebih lanjut, ia menegaskan ambisinya.
"Meski begitu, saya tetap memiliki target untuk bisa bersaing dengan para rider lainnya, khususnya top rider yang sudah bertarung di ASB1000 sejak tahun sebelumnya,” tambahnya.
Darah Muda di Kelas SS600 dan AP250
Geser ke kelas Supersport 600 (SS600), tensi persaingan tak kalah panas. Dua juara ARRC kelas AP250 dari musim-musim sebelumnya, Herjun Atna Firdaus dan Fadillah Arbi Aditama, kini harus bertarung di atas pelana CBR600RR.
Jam terbang Arbi di FIM Junior GP serta pengalamannya di Mandalika Racing Series diprediksi jadi senjata rahasia untuk memecah dominasi lawan.
“Saya sangat tidak sabar dan antusias untuk menjalani official test dalam putaran perdana kelas SS600," ucap Arbi penuh semangat.
"Saya juga menjalani sesi latihan bersama tim pada bulan Januari lalu, dengan hasil yang cukup baik dan optimal. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim dan Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, di kelas pembibitan Asia Production 250 (AP250), skuad AHRT memadukan pengalaman dan darah muda.
Rider senior Rheza Danica Ahrens ditugaskan menjadi tandem bagi pendatang baru, Muhammad Badly Ayatullah.