- Veda Ega Pratama mencetak sejarah sebagai orang Indonesia pertama di podium kelas Moto3.
- Sempat tercecer ke posisi sepuluh, Veda berhasil bangkit dan finis ketiga usai red flag.
- Dukungan luar biasa mengalir usai kemenangan dramatis Veda di Sirkuit Goiania, Brasil akhir pekan ini.
Suara.com - Kebanggaan luar biasa datang dari pemuda asal Gunung Kidul, Veda Ega Pratama, yang sukses membuktikan tajinya sebagai pembalap Indonesia paling bersinar saat ini. Melalui perjuangan yang dramatis, ia berhasil mencetak sejarah baru dengan menembus podium ketiga dalam ajang balap bergengsi Moto 3 di Brasil.
Keberhasilan Veda di Sirkuit Goiania bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi dunia otomotif Tanah Air. Balapannya pun dipenuhi intrik dan ketegangan yang membuat jantung penonton berdebar kencang.
Untuk Anda yang terlewat momen epik ini, berikut adalah deretan fakta menarik di balik kesuksesan Veda Ega Pratama menaklukkan Moto3 Brasil:
1. Cetak Sejarah: Orang Indonesia Pertama di Podium Moto3
Keberhasilan Veda finis di posisi ketiga langsung menjadi sorotan dunia. Ia resmi mencatatkan namanya sebagai pembalap Tanah Air pertama yang berhasil menapaki podium di ajang Grand Prix kelas Moto3.
Bahkan, akun Instagram resmi MotoGP turut merayakan momen ini dengan unggahan khusus bertajuk, "First Indonesia Grand Prix Podium".
2. Start Mulus yang Berujung Drama Senggolan
Memulai balapan dari grid keempat (P4), Veda sebenarnya menunjukkan refleks start yang sangat brilian. Ia langsung melesat dan mengamankan posisi ketiga saat memasuki tikungan pertama.
Namun, ketatnya persaingan membuat Veda terlibat pertarungan sengit hingga terdorong ke luar lintasan. Insiden ini membuatnya harus rela tercecer hingga ke posisi 10.
3. Momen Red Flag yang Menjadi Titik Balik
Dewi Fortuna seolah berpihak pada pemuda tangguh ini. Pada putaran ke-15, balapan terpaksa dihentikan sementara akibat red flag (bendera merah) yang berkibar di lintasan.
Saat itu, Veda sedang berjuang keras di posisi ke-9. Karena balapan belum memenuhi batas dua pertiga jarak yang ditentukan, panitia memutuskan balapan harus diulang.
4. Aksi Gila di 5 Lap Terakhir (Sprint)
Balapan yang diulang (restart) dalam format lima putaran Sprint benar-benar dimanfaatkan Veda sebagai momentum kebangkitan. Tanpa rasa ragu, ia langsung tancap gas merangsek ke barisan depan.
Kegigihannya berbuah manis ketika ia berhasil memenangi duel perebutan posisi ketiga tepat di lap terakhir. Sebuah aksi comeback yang luar biasa!