Polytron Fox R merupakan motor listrik yang banyak diminati karena jarak tempuh mencapai 130 km/jam serta sistem sewa baterai mampu menghemat pengeluaran. Meskipun begitu tetap berlaku juga model kepemilikan penuh.
Supaya lebih jelas lagi, berikut rincian sewa baterai vs kepemilikan motor.
1. Biaya Sewa Baterai
Biaya sewa baterai Polytron Fox R senilai Rp 200.000 setiap bulan, yang mana memungkinkan pengguna mendapat garansi seumur hidup
Saat performa baterai turun di bawah 85 persen, secara otomatis Polytron akan menggantinya dengan unit baru. Jadi, lebih hemat dan praktis.
Sementara itu, pembayaran bisa dilakukan menggunakan aplikasi Polytron EV. Rinciannya sebagai berikut.
Tarif
Berkaitan dengan tarif yang dikeluarkan customer senilai Rp 200.000 bersifat flat, tapi perlu waspada karena harga bisa berubah sewaktu sesuai kebijakan.
Fitur
Pengguna otomatis bebas terkena biaya perawatan baterai serta memiliki jaminan performa.
Pilihan Pembayaran
Tersedia pilihan pembayaran tahunan dengan promo bayar 11 bulan untuk 12 bulan.
Konsekuensi Terlambat Membayar
Kalau sampai terjadi keterlambatan bayar biaya sewa, maka otomatis kecepatan motor dikurangi, kalau masih belum membayar juga, maka baterai akan dimatikan.
Biaya Pengisian Listrik Sekali Cas
Model sewa baterai mempunyai sistem pembayaran biaya pengisian listrik sekali cas (kondisi full) estimasi nominalnya Rp 5400.
2. Kepemilikan Penuh
Biaya kepemilikan penuh motor Polytron Fox R terdiri dari harga unit setelah subsidi sekitar Rp 13,5 juta sampai Rp 15 juta ditambah dengan biaya sewa baterai Rp 200.000 atau bisa pilih opsi beli putus.
Biaya operasional tahunan masih terjangkau sekitar Rp 3,4 juta per tahun yang mencakup sewa baterai serta listrik.
Kalau penjabarannya sebagai berikut:
Harga Setelah Subsidi OTR Jabodetabek
Harga per unitnya sekitar Rp 13,5 juta hingga Rp 15,5 juta.
Sewa Baterai
Biaya sewa baterai Rp 200.000 per bulan sudah termasuk garansi seumur selama tetap berlangganan.
Biaya Listrik
Biaya mengisi daya masih terjangkau, dengan jarak tempuh 130 km setiap pengisian penuh membutuhkan 3,75 kWh. Lalu, asumsi tarif listrik Rp 1.444,7 per kWh, biaya per tahun menjadi Rp 988.200.
Pajak Tahunan
Pajak motor ini sangat ringan, biasanya hanya membayar SWDKLLJ saja senilai Rp 35.000 sampai Rp 50.000.
Biaya Perawatan Bulanan
Biaya servis bulanan Rp 0, sebab motor listrik tidak membutuhkan ganti oli maupun servis mesin konvensional.
Kontributor : Damayanti Kahyangan