- BGM sorotan karena beli ribuan motor listrik Emmo untuk program MBG seharga Rp56 jutaan.
- Dengan bujet setara, Royal Enfield tawarkan Flying Flea C6 berdesain retro modern dan ringan.
- Motor listrik ini punya jarak tempuh 154 km serta fitur canggih seperti cornering ABS.
Sekali baterai terisi penuh, Anda bisa membawanya jalan-jalan hingga sejauh 154 kilometer.
Ngomong-ngomong soal isi daya, sistemnya dibikin sangat anti-ribet. Mendukung pengisian cepat hingga trickle charging, Anda bisa mengisi baterai dari 20 hingga 80 persen hanya dalam waktu sejam lebih sedikit.
Kerennya, colokan rumahan biasa bertenaga 16A sudah cukup untuk melakukan ini.
Jangan tertipu dengan tampang retronya, karena otak motor ini sangat pintar. Panel instrumennya sudah pakai layar TFT 3,5 inci yang mendukung konektivitas WiFi, Bluetooth, hingga jaringan 4G.
Belum lagi adanya sistem navigasi bawaan, cruise control, fitur update nirkabel (OTA), kontrol traksi, sampai pengereman cornering ABS yang biasanya cuma ada di moge mahal.
Di pasar asalnya, India, motor ini dilego mulai dari Rp51 jutaan. Bahkan, bagi konsumen yang memilih opsi sewa baterai (Battery-as-a-Service), harganya langsung anjlok di kisaran Rp36 jutaan saja.
Unitnya pun sudah mulai bisa dijajal konsumen sana dan siap dikirim akhir Mei mendatang.
Melihat selisih harga yang saling sikut dengan motor pengadaan pemerintah tadi, tak heran rasanya jika netizen mulai membanding-bandingkan kualitasnya.
Kira-kira dengan spesifikasi dewa seperti ini, Royal Enfield Flying Flea C6 cocok nggak ya kalau dibawa masuk ke Indonesia?