5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 17 April 2026 | 15:14 WIB
5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas
5 Motor Lawas yang Dulu Kena Hujatan Kini Harganya Tergoreng Bebas (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Beberapa motor lawas dulunya sering kena hujat karena desain aneh dan teknologi nanggung. 
  • Kini tren berbalik, unit yang semakin langka membuat harga jual melambung tinggi.
  • Kolektor kini memburu motor lawas ini karena nilai klasik dan keunikan modifikasi kustom. 

Banyak yang merasa kesan gagah khas Tiger hilang total gara-gara wajah baru tersebut. Penjualan unit barunya anjlok tajam dan mayoritas pemilik langsung mengganti lampunya menjadi model bulat.

Lucunya, Tiger berlampu asimetris original justru punya harga bekas selangit untuk saat ini. Desain yang dulu dianggap sangat aneh kini dipuja karena bentuknya terlihat berani dan berbeda.

4. Yamaha Nouvo Lele

Yamaha Nouvo. (Facebook/Nur Sabto Dino)
Yamaha Nouvo. (Facebook/Nur Sabto Dino)

Yamaha Nouvo generasi pertama sering diledek dengan sebutan "Nouvo Lele" karena lekuk bodinya. Di tahun 2002, masyarakat Indonesia belum terbiasa dengan skuter matik yang dianggap boros bensin.

Desain dek tengah yang tidak rata juga membuat motor ini dinilai tidak praktis untuk bawa barang. Hal tersebut menjadi alasan utama mengapa skuter ini sering dihujat di awal kemunculannya.

Namun setelah dua dekade berlalu, nilai estetika dari Nouvo Lele mulai mendapat pengakuan. Proses restorasi menggunakan suku cadang asal Thailand membuat harga jual koleksinya meroket tajam di pasaran.

5. Suzuki Thunder 250

Ilustrasi Suzuki Thunder (Youtube)
Ilustrasi Suzuki Thunder (Youtube)

Hadir sebagai penantang kuat Honda Tiger, Suzuki Thunder 250 membawa kapasitas mesin besar. Sayangnya, ketersediaan suku cadang yang langka membuat motor ini kalah saing di kelas menengah.

Akibat sepi peminat, unit bekasnya sempat jatuh parah dan dihargai setara motor bebek biasa. Suku cadang aslinya pun perlahan menghilang dari bengkel-bengkel umum.

baca juga

Kini pesonanya kembali bersinar terang seiring meledaknya tren modifikasi chopper dan cafe racer. Proses mencari dan merestorasi sparepartnya sendiri sudah jadi bagian dari hobi yang dinikmati oleh banyak orang.

Fenomena naiknya harga motor lawas ini membuktikan bahwa selera pasar selalu berputar dinamis. Barang yang dulu dipandang sebelah mata bisa bertransformasi menjadi harta karun di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan

Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 19:44 WIB

WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc

WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 16:00 WIB

Astra Honda Dream Cup 2026 Kembali Cari Bibit Pebalap Muda Berbakat Indonesia

Astra Honda Dream Cup 2026 Kembali Cari Bibit Pebalap Muda Berbakat Indonesia

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?

Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 06:45 WIB

Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara

Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara

Bri | Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

×