Ironi Tren Mobil Listrik yang Jadi Ancaman Gelombang PHK Industri Otomotif

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB
Ironi Tren Mobil Listrik yang Jadi Ancaman Gelombang PHK Industri Otomotif
Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]
  • Industri otomotif Thailand terancam krisis akibat transisi kendaraan listrik dan robotika yang berpotensi memicu PHK satu juta pekerja.
  • IndustriALL Global Union mendesak perusahaan membuka dialog inklusif dengan serikat pekerja untuk mencari solusi bersama atas krisis tersebut.
  • Fenomena hilangnya ratusan ribu lapangan kerja otomotif di berbagai negara menuntut pengelolaan transformasi industri secara lebih bertanggung jawab.

Suara.com - Industri otomotif Thailand dikabarkan tengah berada di ujung tanduk. Sektor yang mampu memproduksi 1,45 juta kendaraan per tahun tersebut sedang menghadapi badai besar akibat tren mobil listrik serta penggunaan robot otomatis di lini produksi.

Faktanya, perubahan ini bukan sekadar kemajuan teknologi namun menjadi ancaman gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi hampir satu juta pekerja di Thailand.

Transisi menuju kendaraan listrik atau EV membuat struktur produksi menjadi jauh lebih sederhana sehingga kebutuhan tenaga kerja berkurang drastis.

IndustriALL Global Union memperingatkan bahwa tanpa perlindungan bagi buruh dampak sosial yang ditimbulkan akan sangat fatal. Direktur Industri Otomotif dan Dirgantara IndustriALL Global Union, Georg Leutert menekankan pentingnya ruang dialog antara perusahaan dan pekerja untuk menghadapi krisis ini.

"Dari perspektif serikat pekerja, hal paling mendasar adalah adanya serikat itu sendiri. Perusahaan tidak boleh menutup ruang bagi pekerja untuk memiliki suara kolektif dan terlibat dalam dialog," ungkap Georg, dikutip Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni industri melalui komunikasi yang terbuka.

"Harus ada pertukaran yang berkelanjutan antara manajemen dan pekerja untuk mencari solusi bersama. Selain itu, perusahaan juga harus melihat dampaknya terhadap masyarakat luas," jelasnya.

Realitas pahit ini sudah mulai terjadi di berbagai negara maju. Jerman dilaporkan kehilangan lebih dari 100.000 pekerja otomotif tahun lalu akibat pergeseran industri.

"Kami melihat lebih dari 100.000 pekerjaan otomotif hilang di Jerman tahun lalu. Tren ini juga terjadi di Amerika Serikat, Jepang, dan negara lainnya," sambung Georg.

Situasi ini menuntut langkah lebih jauh dari sekadar pemberian dana pesangon. Transformasi otomotif harus dikelola dengan pendekatan inklusif agar kemajuan teknologi tidak meninggalkan jutaan orang dalam ketidakpastian ekonomi.

"Di masa transformasi seperti sekarang, yang paling penting adalah bagaimana perusahaan dan serikat pekerja menyepakati cara mengelola perubahan tanpa semua orang kehilangan pekerjaan," pungkas Georg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Lagi Rp0, Ini Bocoran Nominal Pajak Mobil Listrik Terbaru Sesuai Permendagri

Bukan Lagi Rp0, Ini Bocoran Nominal Pajak Mobil Listrik Terbaru Sesuai Permendagri

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 15:35 WIB

Dilema Mobil Listrik Global Toyota Memilih Melawan Arus saat Honda dan VW Mulai Lempar Handuk

Dilema Mobil Listrik Global Toyota Memilih Melawan Arus saat Honda dan VW Mulai Lempar Handuk

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 15:55 WIB

Penjualan Anjlok Drastis, Honda 'Nyerah' Bersaing dengan Mobil Listrik China

Penjualan Anjlok Drastis, Honda 'Nyerah' Bersaing dengan Mobil Listrik China

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Bikin Jantungan! Manuver Ekstrem Truk Trailer Putar Balik di Tol Semarang-Solo Nyaris Picu Tabrakan

Bikin Jantungan! Manuver Ekstrem Truk Trailer Putar Balik di Tol Semarang-Solo Nyaris Picu Tabrakan

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:05 WIB

Intip Isi Garasi Dadan Hindayana, Eks Kepala BGN yang Jadi Tersangka Korupsi MBG

Intip Isi Garasi Dadan Hindayana, Eks Kepala BGN yang Jadi Tersangka Korupsi MBG

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:35 WIB

Alternatif Land Cruiser tapi Murah Meriah: 5 Mobil SUV Mewah yang Harganya Terjangkau

Alternatif Land Cruiser tapi Murah Meriah: 5 Mobil SUV Mewah yang Harganya Terjangkau

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:00 WIB

Terpopuler: Motor Listrik Yamaha Bisa Jalan 169 Km, Mewahnya Mobil Dadan

Terpopuler: Motor Listrik Yamaha Bisa Jalan 169 Km, Mewahnya Mobil Dadan

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:33 WIB

Suzuki V-Strom 250SX Libas Jalur Ekstrem Bali Dari Savana Tianyar Hingga Black Lava

Suzuki V-Strom 250SX Libas Jalur Ekstrem Bali Dari Savana Tianyar Hingga Black Lava

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:05 WIB

5 Mobil SUV Murah 2026 Plus Taksiran Pajaknya, Harga Mirip Motor 250cc

5 Mobil SUV Murah 2026 Plus Taksiran Pajaknya, Harga Mirip Motor 250cc

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:29 WIB

Harga Jual Mobil Hybrid Bekas Terbukti Lebih Stabil Dibandingkan Mobil Listrik

Harga Jual Mobil Hybrid Bekas Terbukti Lebih Stabil Dibandingkan Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:10 WIB

Nasib Dadan Hindayana dan Kontroversi Pengadaan Motor Listrik Rp 2 Triliun

Nasib Dadan Hindayana dan Kontroversi Pengadaan Motor Listrik Rp 2 Triliun

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:03 WIB

IPONE Tantang Jalur Ekstrem Bogor Hujan Trail 2026 Dukung Komunitas Motor Offroad

IPONE Tantang Jalur Ekstrem Bogor Hujan Trail 2026 Dukung Komunitas Motor Offroad

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:35 WIB

Adu Isi Garasi Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Mazda hingga BMW Terparkir di Rumah

Adu Isi Garasi Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Mazda hingga BMW Terparkir di Rumah

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:23 WIB