Penjualan Anjlok Drastis, Honda 'Nyerah' Bersaing dengan Mobil Listrik China

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 20 April 2026 | 12:45 WIB
Penjualan Anjlok Drastis, Honda 'Nyerah' Bersaing dengan Mobil Listrik China
Logo Mobil Honda. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Honda mengalami penurunan drastis penjualan di China serta membatalkan proyek kendaraan listrik akibat kalah bersaing secara harga.
  • Kinerja buruk tersebut memicu kerugian miliaran dolar sehingga Honda melakukan pemotongan gaji petinggi dan perombakan operasional perusahaan.
  • Presiden Honda, Toshihiro Mibe, berencana mengalihkan fokus riset ke operasi independen guna mengejar ketertinggalan teknologi dan kecepatan produksi.

Suara.com - Pabrikan otomotif asal Jepang Honda sedang menghadapi situasi sulit di pasar China karena lambatnya transisi ke kendaraan listrik. Perusahaan bahkan terpaksa membatalkan tiga proyek mobil listrik untuk pasar Amerika Serikat termasuk kerja sama strategis dengan Sony.

Bahkan para eksekutif Honda mengakui bahwa Honda tidak mampu menghadirkan produk yang menawarkan nilai harga lebih baik daripada produsen mobil listrik yang lebih baru sehingga membuat mereka kehilangan daya saing. Kondisi ini memicu kerugian hingga miliaran dolar dan berujung pada pemotongan gaji para petinggi sebagai bentuk tanggung jawab.

Bahkan Honda disebut berencana mengalihkan fokus penelitian dan pengembangan kembali ke operasi independen demi mengejar ketertinggalan.

"Honda tidak memiliki peluang jika terus bertahan dengan sistem lama," ujar Presiden Honda, Toshihiro Mibe dikutip Senin (20/4/2026).

Lebih lanjut, Mibe bahkan menyaksikan langsung bahwa pabrik di China mampu memproduksi kendaraan dengan sangat cepat dan murah namun tetap berkualitas tinggi.

Statistik menunjukkan penurunan tajam performa Honda di China. Pada 2020 perusahaan berhasil menjual 1,6 juta unit mobil namun tahun ini angka tersebut diperkirakan merosot hingga hanya 600.000 unit.

Pabrik Honda di China kini hanya beroperasi pada setengah kapasitas produksinya yang memicu beban biaya operasional sangat tinggi. Persoalan utama terletak pada durasi desain model baru yang memakan waktu dua kali lebih lama dibandingkan produsen asal China.

Honda berupaya membangkitkan kembali semangat inovasi masa lalu untuk memacu kecepatan produksi dan keterampilan teknologi. Kekhawatiran ini senada dengan pernyataan CEO Toyota, Koji Sato  yang mengatakan tantangan industri otomotif saat ini sangat berat. "Kita tidak akan bertahan jika keadaan terus seperti ini," ungkapnya saat berbicara di depan para pemasok perusahaan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Cara Menjaga Baterai Mobil Listrik agar Tidak Cepat Rusak, Aman hingga Belasan Tahun

6 Cara Menjaga Baterai Mobil Listrik agar Tidak Cepat Rusak, Aman hingga Belasan Tahun

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 07:15 WIB

Terpopuler: Merk Motor Listrik yang Awet, Hitungan Pajak Mobil Listrik Sekarang

Terpopuler: Merk Motor Listrik yang Awet, Hitungan Pajak Mobil Listrik Sekarang

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 06:35 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

×