7 Komponen Mobil yang Krusial Diperiksa selama Musim Hujan demi Keamanan

Yasinta Rahmawati

Rabu, 22 April 2026 | 11:12 WIB
7 Komponen Mobil yang Krusial Diperiksa selama Musim Hujan demi Keamanan
Ilustrasi mobil kehujanan. (Freepik)
baca 10 detik
  • Pemilik mobil wajib melakukan perawatan preventif pada komponen krusial kendaraan saat memasuki musim hujan untuk menjamin keselamatan berkendara.
  • Pemeriksaan rutin meliputi kondisi wiper, ban, sistem pengereman, lampu, aki, AC, serta kebersihan kolong dan bodi mobil.
  • Pemeliharaan yang tepat berfungsi mencegah risiko kecelakaan, mogok, serta kerusakan permanen akibat korosi dan jamur air hujan.

Suara.com - Musim hujan telah tiba dan bagi para pemilik mobil, ini adalah sinyal untuk memberikan perhatian ekstra pada kendaraan kesayangan.

Berkendara di bawah guyuran hujan deras bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal taruhan keselamatan.

Kondisi aspal yang licin serta genangan air yang tidak terduga menuntut setiap komponen mobil bekerja secara optimal.

Lantas, apa saja komponen mobil yang krusial diperiksa selama musim hujan?

Agar Anda terhindar dari risiko kecelakaan atau mogok di tengah jalan, simak panduan lengkap dari perspektif perawatan preventif berikut ini.

1. Wiper dan Cairan Pembersih Kaca (Washer)

Visibilitas adalah segalanya saat berkendara dalam hujan. Komponen pertama yang wajib diperiksa adalah karet wiper.

Paparan panas matahari saat musim kemarau seringkali membuat karet wiper menjadi keras, getas, atau retak.

Jika wiper tidak mampu menyapu air dengan bersih atau menimbulkan suara berdecit, segera ganti dengan yang baru.

baca juga

Selain itu, pastikan tabung washer terisi penuh. Gunakan cairan khusus pembersih kaca (glass cleaner) yang dapat membantu memecah lapisan minyak di kaca depan, sehingga air hujan lebih mudah luruh dan pandangan tetap jernih.

ilustrasi ban mobil (Jimmy Nilsson Masth/Unsplash)
ilustrasi ban mobil (Jimmy Nilsson Masth/Unsplash)

2. Ban: Kedalaman Alur dan Tekanan Udara

Ban adalah satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan.

Di musim hujan, risiko aquaplaning atau hydroplaning (kondisi di mana ban kehilangan traksi karena melayang di atas lapisan air) sangat tinggi.

Periksalah indikator TWI (Tread Wear Indicator) pada ban Anda. Jika alur ban sudah tipis (kurang dari 1,6 mm), daya cengkeram ban terhadap aspal akan berkurang drastis.

Selain kedalaman alur, pastikan tekanan udara sesuai dengan spesifikasi pabrikan. Ban yang kurang angin justru memperbesar risiko slip di jalan basah.

3. Sistem Pengereman

Jarak pengereman di jalan basah akan jauh lebih panjang dibandingkan di jalan kering.

Oleh karena itu, pastikan kampas rem (brake pads) masih dalam ketebalan yang aman.

Periksa juga level minyak rem dan pastikan tidak ada kebocoran pada selang-selang rem.

Jika Anda merasakan getaran atau bunyi aneh saat menginjak pedal rem, segera bawa ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut.

4. Lampu-Lampu Kendaraan

Dalam kondisi hujan lebat, lampu mobil berfungsi ganda: membantu Anda melihat jalan dan membantu pengendara lain melihat posisi Anda.

Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik, mulai dari lampu utama (dekat dan jauh), lampu sein, lampu rem, hingga lampu kabut (fog lamp).

Lampu kabut sangat krusial untuk menembus kepekatan hujan deras agar keberadaan kendaraan Anda tetap terdeteksi oleh pengendara dari arah berlawanan.

Ilustrasi Langkah Merawat Mobil saat Musim Hujan. (Google AI Studio)
Ilustrasi Langkah Merawat Mobil saat Musim Hujan. (Google AI Studio)

5. Aki dan Sistem Elektrikal

Musim hujan memberikan beban kerja ekstra pada sistem kelistrikan. Saat hujan, Anda cenderung menyalakan wiper, lampu utama, hingga defogger secara bersamaan dalam waktu lama.

Kondisi ini menuntut performa aki yang prima. Periksa tegangan aki dan pastikan terminal aki bersih dari jamur atau korosi yang dapat menghambat hantaran listrik.

Jangan sampai mobil Anda sulit distarter atau tiba-tiba mati di tengah genangan air akibat masalah kelistrikan.

6. Sistem AC (Air Conditioning)

Mungkin terdengar sepele, namun AC memegang peran vital saat hujan untuk mencegah pengembunan pada kaca bagian dalam.

Perbedaan suhu antara luar dan dalam kabin seringkali menimbulkan embun yang menutup pandangan.

Pastikan sistem AC berfungsi dingin dengan baik. Jika AC tidak optimal, kaca akan cepat berembun, dan ini sangat berbahaya bagi keselamatan berkendara.

7. Bagian Kolong dan Kaki-Kaki Mobil

Air hujan bersifat asam dan dapat memicu korosi atau karat pada bagian logam di kolong mobil.

Setelah melewati genangan air atau banjir ringan, biasakan untuk menyemprot bagian kolong dengan air bersih.

Periksa juga kondisi shock absorber dan tie rod untuk memastikan stabilitas mobil tetap terjaga saat bermanuver di jalanan yang licin.

Tips Tambahan: Jangan Tunda Mencuci Mobil

Salah satu yang tak kalah penting adalah segera mencuci mobil setelah terkena hujan.

Jangan biarkan air hujan mengering dengan sendirinya di bodi mobil. Kandungan asam dan kotoran dari air hujan dapat merusak lapisan cat dan menimbulkan jamur kaca yang sulit dihilangkan.

Melakukan pemeriksaan rutin pada komponen-komponen di atas bukan hanya soal menjaga nilai estetika kendaraan, melainkan investasi untuk keselamatan nyawa Anda dan keluarga.

Selalu berkendara dengan waspada, jaga jarak aman, dan pastikan mobil Anda dalam kondisi "siap tempur" menghadapi musim hujan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengendara Mobil Berstiker TNI AL Adang Bus TransJakarta di Kemang, Picu Kemarahan Netizen

Pengendara Mobil Berstiker TNI AL Adang Bus TransJakarta di Kemang, Picu Kemarahan Netizen

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 11:00 WIB

Negara Ini Tolak Kehadiran Mobil Listrik China Karena Dinilai Ancam Industri Lokal

Negara Ini Tolak Kehadiran Mobil Listrik China Karena Dinilai Ancam Industri Lokal

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 10:47 WIB

Selamat Tinggal Pajak Rp0, Cek Rincian Biaya Kendaraan Listrik Wuling Air EV 2026

Selamat Tinggal Pajak Rp0, Cek Rincian Biaya Kendaraan Listrik Wuling Air EV 2026

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 11:08 WIB

Berapa Pajak Tahunan BYD Atto 1 Mulai Tahun 2026 Efek Aturan Baru? Simak Rincian Lengkapnya

Berapa Pajak Tahunan BYD Atto 1 Mulai Tahun 2026 Efek Aturan Baru? Simak Rincian Lengkapnya

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 10:43 WIB

Terkini

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:39 WIB

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:30 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

×