Penjualan Kendaraan Listrik di Indonesia Perlahan Mulai Geser Dominasi Mesin Konvensional

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 23 April 2026 | 12:34 WIB
Penjualan Kendaraan Listrik di Indonesia Perlahan Mulai Geser Dominasi Mesin Konvensional
Ilustrasi mobil listrik (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Kemenperin mempercepat ekosistem kendaraan listrik nasional guna meningkatkan daya saing industri serta mendukung transformasi ekonomi hijau di Indonesia.
  • Hingga Maret 2026, terdapat 91 perusahaan kendaraan listrik dengan total investasi mencapai Rp25,674 triliun dan populasi 358.205 unit kendaraan.
  • Pemerintah mewajibkan peningkatan nilai TKDN hingga 80 persen pada 2030 untuk memperkuat rantai pasok industri baterai dalam negeri.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong percepatan pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi industri menuju ekonomi hijau serta penguatan daya saing manufaktur nasional karena sektor otomotif memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

Setia Diarta selaku Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin menjelaskan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik harus memberikan manfaat maksimal bagi industri dalam negeri.

“Karena itu, transformasi menuju kendaraan listrik harus dipastikan berjalan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi industri dalam negeri,” ujar Setia Diarta, di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Berdasarkan data Kemenperin, saat ini terdapat 14 perusahaan perakitan mobil listrik dengan kapasitas produksi 409.860 unit per tahun. Selain itu, ada 68 perusahaan sepeda motor listrik dengan kapasitas 2,51 juta unit serta sembilan perusahaan bus listrik. Total investasi di sektor ini sudah mencapai Rp25,674 triliun.

Populasi kendaraan listrik di Indonesia hingga Maret 2026 mencatatkan angka 358.205 unit. Jumlah tersebut mencakup 236.451 unit motor listrik dan 119.638 unit mobil penumpang listrik. Pertumbuhan tahunan majemuk atau CAGR sektor ini berada di atas 140 persen dalam lima tahun terakhir.

“Terjadi perubahan preferensi konsumen. Masyarakat mulai memilih kendaraan yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Ini menjadi sinyal positif bagi transformasi industri otomotif nasional,” ungkap Setia Diarta.

Pemerintah juga fokus pada program optimalisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN. Sesuai peta jalan yang ada, batas minimal TKDN KBLBB ditetapkan sebesar 40 persen hingga 2026 dan akan meningkat menjadi 80 persen mulai 2030. Indonesia dinilai memiliki fondasi kuat dalam rantai pasok baterai dari hulu hingga hilir yang menjadi daya tarik investasi global.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara turut menuturkan bahwa dalam satu dekade terakhir terjadi transformasi besar dari penggunaan mesin konvensional atau ICE menuju multi-powertrain. Dominasi mesin konvensional di pasar domestik mulai terkikis yang menandakan adanya perubahan struktural pasar.

“Buktinya, penjualan mobil bermesin konvensional terus menurun. Sebaliknya, mobil elektrifikasi meningkat,” kata Kukuh Kumara.

baca juga

Saat ini mobil listrik murni atau BEV menjadi primadona dengan porsi 15,9 persen per Maret 2026. Angka tersebut bahkan sudah melampaui mobil hybrid yang porsinya berada di angka 8,1 persen.

“Pertanyaannya sekarang bukan lagi soal apakah disrupsi BEV terus berlanjut, melainkan apakah ICE akan kena elektrifikasi juga?” ungkap Kukuh Kumara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Pajak Jaecoo J5? Ini Simulasi Perhitungan Berdasarkan Aturan Baru Pemerintah

Berapa Pajak Jaecoo J5? Ini Simulasi Perhitungan Berdasarkan Aturan Baru Pemerintah

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 11:07 WIB

Mobil Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, BYD Angkat Bicara...

Mobil Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, BYD Angkat Bicara...

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 16:51 WIB

Kapan Berlakunya Kenaikan Pajak Mobil Listrik? Segini Taksiran Perubahannya

Kapan Berlakunya Kenaikan Pajak Mobil Listrik? Segini Taksiran Perubahannya

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×