- Mobil listrik VinFast armada taksi Green SM mengalami mogok dan tertabrak KRL di Bekasi pada 27 April 2026.
- Kecelakaan tersebut memicu tabrakan beruntun dengan KA Argo Bromo Anggrek yang mengakibatkan kerusakan parah pada armada taksi.
- Catatan menunjukkan armada taksi Green SM telah beberapa kali terlibat kecelakaan lalu lintas sejak beroperasi akhir 2024 di Indonesia.
Suara.com - Kecelakaan yang melibatkan mobil listrik VinFast sebagai armada layanan taksi Green SM ternyata tak sekali terjadi.
Seperti yang diketahui, masyarakat Indonesia tengah berduka akibatkan kecelakaan beruntun antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) dekat Bulak Kapal, Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026).
Dari informasi kronologi kejadian yang beredar, kecelakaan bermula ketika sebuah KRL jurusan Cikarang menabrak taksi hijau Green SM. Armada listrik tersebut tiba-tiba mati di perlintasan sebidang JPL 85 Ampera.
Sopir berhasil menyelamatkan diri dan sedang tidak membawa penumpang, namun mobil terseret sekitar 100 meter dan mengalami kerusakan parah.
Dampaknya, KRL lainnya tertahan di Stasiun Bekasi Timur. Sayangnya, posisi KRL yang berhenti tertabrak KA Argo Bromo Anggrek melaju kencang di belakangnya.
Armada yang terlibat dalam kecelakaan nahas ini diidentifikasi sebagai VinFast VF e34, sebuah SUV listrik yang menjadi andalan Green SM di pasar Indonesia.
Dikutip dari situs resminya, VinFast VF e34 dibanderol di kisaran harga Rp 283.000.000 untuk versi sewa baterai, dan Rp 320.847.100 untuk kepemilikan penuh.
Daftar Kasus Kecelakaan Mobil Listrik VinFast, Armada Taksi Green SM
Berdasarkan jejak digital, ini bukan kejadian pertama kecelakaan yang melibatkan taksi Green SM dengan armadanya, mobil listrik VinFast.
Pada Oktober 2025 lalu, terjadi kecelakaan satu armada taksi Green SM dengan satu kereta di rel perlintasan kereta api Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat.
Laman Voi.id memberitakan, kecelakaan terjadi ketika sang sopir berhenti terlalu dekat dengan perlintasan kereta. Dampaknya, mobil taksi Green SM tersambar bagian belakang kereta yang baru saja melintas.
Lebih jauh lagi pada akhir Februari 2025, taksi listrik Green SM yang kala itu masih bernama Xanh SM dilaporkan menabrak pedagang di wilayah kembangan, Jakarta Barat.
Republika memberitakan, kecelakaan yang melibatkan armada taksi hijau Green SM dengan kereta api juga pernah terjadi di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 31 Desember 2025.
Dalam video yang beredar di media sosial, sopir taksi hijau Green SM itu nekat maju melewati plang kereta api, Tak lama berselang datang kereta dari arah Kmeayoran menuju Kampung Bandan menghantam taksi tersebut.
Bagian depan mobil yang dihantam kereta mengalami kerusakan hingga lampunya pecah.
Tak lama berselang tepatnya pada Januari 2026, armada Green SM juga terlibat kecelakaan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Mobil yang dikendarai sopir menabrak bagian belakang bus Transjakarta ketika sedang berhenti.