Menolak Punah, Mazda 2 Hidup Lagi Pakai Mesin Hybrid Yaris

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 30 April 2026 | 08:34 WIB
Menolak Punah, Mazda 2 Hidup Lagi Pakai Mesin Hybrid Yaris
Mazda2. (Carscoops)
baca 10 detik
  • Mazda meluncurkan Mazda2 Hybrid 2026 di Eropa, sebuah produk rebadge dari Toyota Yaris guna memenuhi regulasi emisi.
  • Model ini mengusung mesin 1.500cc hybrid dengan tenaga 114 hp serta tambahan fitur keselamatan dan kenyamanan modern.
  • Mazda2 Hybrid tidak dipasarkan di Indonesia karena Mazda fokus pada segmen SUV dan kendala pajak impor kendaraan.

Di balik kap mesin, tidak ada perubahan. Mazda2 Hybrid tetap menggendong mesin 1.500cc bensin empat silinder yang dipadukan dengan motor listrik, menghasilkan tenaga kombinasi 114 hp (85 kW/116 PS).

Transmisi otomatis CVT mengirim tenaga ke roda depan. Akselerasi 0-100 km/jam ditempuh dalam 9,7 detik, dan kecepatan puncaknya 175 km/jam.

Satu catatan penting: Toyota Yaris Hybrid di Eropa sudah sejak 2023 mendapatkan opsi mesin hybrid lebih bertenaga, yakni 129 hp.

Mazda2 Hybrid tidak menerima upgrade tersebut. Artinya, Mazda sengaja memposisikan hatchback ini di tangga yang lebih rendah dibanding Yaris, mungkin untuk menjaga diferensiasi.

Di Eropa, banderol Mazda2 Hybrid 2026 masih berada di kisaran mulai €22.000 atau hampir Rp444 jutaan (kurs Rp20.177,20/€) sebelum pajak daerah. Angka ini nyaris identik dengan Toyota Yaris Hybrid.

Artinya, konsumen Eropa bisa memilih antara emblem Mazda atau Toyota di mobil yang hampir sama persis—berbeda harga tipis, berbeda jaringan servis.

Lalu, Bagaimana Nasib Mazda2 "Asli"?

Yang dimaksud Mazda2 "asli" adalah hatchback yang dikembangkan sendiri oleh Mazda, dibekali mesin 1.5-liter mild-hybrid SkyActiv-G.

Sayangnya, model yang sudah berusia 12 tahun itu kini perlahan-lahan lenyap dari konfigurator situs resmi Mazda di banyak negara Eropa.

baca juga

Desas-desus penghentian produksi semakin kencang.

Namun, Mazda2 "asli" masih bertahan di Jepang, Thailand, dan Australia—tiga pasar yang belum sepenuhnya beralih ke model rebadge.

Belum ada konfirmasi apakah akan ada penerus langsung. Satu-satunya petunjuk datang dari konsep Vision X-Compact yang dipamerkan di Japan Mobility Show 2025, tetapi itu pun masih sebatas studi desain.

Pelajaran untuk Indonesia: Kenapa Kita Tidak Kebagian?

Di Indonesia, Mazda2 resmi berhenti dijual pada akhir 2023. Data wholesales Gaikindo mencatat nihil pengiriman untuk model ini sepanjang 2024 dan 2025.

Mazda Indonesia memilih fokus pada jajaran SUV seperti CX-3, CX-5, dan CX-60 yang menawarkan margin lebih besar dan lebih diminati pasar.

Lalu, kenapa Mazda2 Hybrid tidak diimpor ke Indonesia? Beberapa faktor kunci:

  • Regulasi emisi Indonesia masih longgar – tidak seperti Eropa yang "memaksa" pabrikan jualan hybrid untuk menurunkan rata-rata emisi CO2 armada.
  • Pajak barang mewah – CBU dari Eropa akan dikenakan bea masuk dan PPnBM yang membuat harganya sulit bersaing dengan Yaris Cross Hybrid yang sudah dirakit lokal.
  • Tidak ada rencana rebadge seperti Nissan – Berbeda dengan skenario Nissan Livina yang merupakan rebadge dari Xpander, aliansi Mazda-Toyota di Indonesia belum menyentuh segmen hatchback kompak.

Sementara konsumen Indonesia mengantre Yaris Cross Hybrid hingga berbulan-bulan, Eropa bisa dengan santai memilih Mazda2 Hybrid sebagai alternatif yang lebih "premium" secara citra.

Inilah ironi pasar global: mobil yang lahir dari teknologi bersama justru tidak otomatis tersedia untuk semua orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mazda Rombak Strategi Besar Demi Selamatkan Nasib di Pasar China yang Kian Menantang

Mazda Rombak Strategi Besar Demi Selamatkan Nasib di Pasar China yang Kian Menantang

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 15:20 WIB

5 SUV Bekas Harga Diprediksi Terjun Bebas di 2026, Cek Daftarnya

5 SUV Bekas Harga Diprediksi Terjun Bebas di 2026, Cek Daftarnya

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 10:23 WIB

Mobil Toyota Yaris Bekas Harga di Bawah Rp100 Juta Dapat Tahun Berapa?

Mobil Toyota Yaris Bekas Harga di Bawah Rp100 Juta Dapat Tahun Berapa?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 12:18 WIB

Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026

Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×