7 Mobil 'Raja Jalanan' Identik dengan Citra Arogan, Kini Kemerosotan Harganya Bikin Segan

Cesar Uji Tawakal

Senin, 04 Mei 2026 | 16:45 WIB
7 Mobil 'Raja Jalanan' Identik dengan Citra Arogan, Kini Kemerosotan Harganya Bikin Segan
Toyota Fortuner 2006. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Harga pasar bekas tujuh mobil mewah populer di Indonesia kini merosot tajam hingga setara mobil LCGC.
  • Penurunan harga tersebut disebabkan oleh usia kendaraan yang bertambah serta tingginya biaya pajak dan operasional harian.
  • Meskipun harga beli terjangkau, pemilik tetap harus menanggung beban perawatan kompleks dan konsumsi bahan bakar yang boros.

Suara.com - Dulu, deretan mobil ini adalah raja jalanan. Sosoknya yang besar dan mengintimidasi sering kali diidentikkan dengan perilaku arogan para pengemudinya. Namun, roda nasib rupanya berputar. Harga mobil bekas tersebut kini telah merosot drastis menyentuh level yang mengejutkan.

Sebuah ironi yang cukup "menyegankan": mobil yang dulu dipandang sebagai simbol status, sekarang bisa dibeli dengan harga setara Low Cost Green Car (LCGC).

Tapi ingat, di balik harga beli yang menggiurkan, tersimpan jebakan biaya operasional yang tidak main-main. Penasaran? Ini tujuh di antaranya.

1. Honda CR-V Generasi Pertama (1996–2002) – Sang Pelopor SUV yang Kini Merakyat

Honda CR-V 1995. (Honda Indonesia)
Honda CR-V 1996. (Honda Indonesia)

Honda CR-V adalah pionir yang membuka jalan bagi popularitas SUV di Indonesia. Postur tubuhnya yang gagah pada zamannya membuat para pengemudi lain seperti "mengecil" di tengah jalan.

Kini, mobil yang dulu identik dengan kalangan eksekutif mapan ini sudah sangat terjangkau, bahkan berstatus sebagai salah satu SUV "termurah" yang bisa Anda miliki.

Aspek Detail

  • Harga Bekas Rata-rata Rp50–90 juta
  • Mesin 2.0L 4-Silinder (B20B)
  • Konsumsi BBM 8–11 km/liter (dalam kota)
  • Pajak Tahunan Estimasi ~Rp4,5–6,8 juta

(+) Handling nyaman, kabin lega dengan fitur meja piknik legendaris; harga beli setara LCGC.
(-) Konsumsi BBM boros; pajak tahunan yang tinggi (dulu NJKB-nya mahal) sering bikin calon pembeli generasi milenial mundur teratur.

2. Toyota Fortuner (Generasi Pertama, 2005–2011) – Mantan "Raja Jalanan" yang Pajak & BBM-nya Bikin Pusing

baca juga
Toyota Fortuner, mobil yang tak boleh beli Pertalite. (Favcars)
Toyota Fortuner versi jadul. (Favcars)

Jika ada satu mobil yang paling lekat dengan citra arogan di Indonesia, Fortuner generasi pertama adalah jawaranya. Dengan dimensi besar dan tampilan macho, mobil ini dulunya seperti memiliki "hak veto" di jalan.

Namun, jatuhnya pamor mesin diesel lawas dan biaya operasional yang tinggi menghajar harga bekasnya tanpa ampun, menjadikannya kini setara dengan unit LCGC terbaru.

Aspek Detail

  • Harga Bekas Rata-rata Rp115–170 juta
  • Mesin 2.7L Bensin (2TR-FE) / 2.5L Diesel
  • Konsumsi BBM 7–9 km/liter (bensin dalam kota)
  • Pajak Tahunan Estimasi ~Rp7–9,2 juta

(+) Mesin diesel generasi awal terkenal awet; ground clearance tinggi untuk banjir.
(-) Bensin sangat boros (tidak aman dikasih solar subsidi); pajak tahunan bisa menyentuh Rp9 juta, setara beli motor matic baru setiap tahunnya.

3. Mitsubishi Pajero Sport (Generasi Pertama, 2009–2015) – Pesaing Fortuner yang Bernasib Sama

Mitsubishi Pajero Sport 2009. (Drive Place)
Mitsubishi Pajero Sport 2009. (Drive Place)

Seteru abadi Fortuner ini juga tidak luput dari cap "mobil arogan" di jalan raya. Desain belakang yang kontroversial justru menjadi ciri khasnya. Saat ini, harga Pajero Sport bekas tahun-tahun awal sudah sangat terpangkas.

Pedagang bahkan mengeluhkan stok yang menumpuk akibat penurunan minat konsumen terhadap SUV diesel gemuk yang kini dianggap sebagai beban.

Aspek Detail

  • Harga Bekas Rata-rata Rp130–180 jutaan (untuk model 2009-2012)
  • Mesin 2.5L Diesel Turbo (4D56)
  • Konsumsi BBM 9–12 km/liter (diesel)
  • Pajak Tahunan Estimasi ~Rp7–8,5 juta

(+) Mesin diesel bandel untuk mobilitas luar kota; kabin lebih senyap dari Fortuner sekelasnya.
(-) Sama seperti Fortuner, biaya solar non-subsidi mahal dan pajak tahunan tetap tinggi; unit bekas banyak yang dijual karena pemilik "tidak kuat bayar pajak".

4. Toyota Alphard Generasi Pertama (2002–2008) – Bos Besar yang Kehilangan Takhtanya

Toyota Alphard 2003 (OLX)
Toyota Alphard 2003 (OLX)

Alphard adalah definisi dari "mobil bos". Siapa pun yang duduk di kursi kapten belakangnya seolah menyandang status sosial tersendiri. Kini, mobil seharga Rp1,5 miliar lebih saat baru ini bisa Anda beli dengan harga di bawah Rp150 juta.

Namun, jangan terbuai. Merawat Alphard tua ibarat memelihara istana: biaya servis dan pajaknya adalah neraka bagi dompet. Pedagang mobil mewah di WTC Mangga Dua pun mengaku kesulitan menjual unit Alphard bekas karena pesaingnya sudah semakin terjangkau.

Aspek Detail

  • Harga Bekas Rata-rata Rp94–170 juta (untuk model 2003-2006)
  • Mesin 2.4L Bensin (2AZ-FE)
  • Konsumsi BBM 6–9 km/liter (dalam kota)
  • Pajak Tahunan Estimasi ~Rp9–13 juta

(+) Kenyamanan suspensi dan kabin sangat mewah; pintu geser otomatis menambah kesan eksklusif.
(-) Boros bensin parah; biaya pajak progresif untuk mobil ini bisa lebih mahal dari KPR rumah sederhana.

5. BMW Seri 3 E46 (1998–2005) – "Ultimate Driving Machine" yang Kini Menderita

BMW 318i E46. (OLX)
BMW 318i E46. (OLX)

BMW E46 adalah idaman anak muda era 2000-an. Namun, reputasi BMW sebagai mobil merek premium justru menjadi bumerang di pasar bekas. Calon pembeli segmen menengah ke bawah sering kali "segan" secara finansial.

Data menunjukkan depresiasi mobil mewah seperti BMW bisa menyentuh 67,1% hanya dalam 5 tahun pertama, apalagi untuk unit berusia 20 tahun ke atas.

Hasilnya, Anda kini bisa mendapatkan BMW dengan uang Rp70 jutaan, tapi siap-siap dengan biaya servis kaki-kaki dan sensor yang bisa bikin stres berat.

Aspek Detail

  • Harga Bekas Rata-rata Rp70–110 juta
  • Mesin 2.0L – 2.5L 6-Silinder
  • Konsumsi BBM 7–10 km/liter
  • Pajak Tahunan Estimasi ~Rp6,2–7,6 juta

(+) Handling dan pengendalian sangat superior; desain eksterior klasik tidak termakan zaman.
(-) Suku cadang mahal dan rumit; bengkel spesialis BMW tidak merata di semua kota.

6. Mercedes-Benz C-Class W203 (2001–2007) – Bintang yang Meredup

Mercedes-Benz C-Class W203 2006. (Mercede-Benz)
Mercedes-Benz C-Class W203 2006. (Mercede-Benz)

Mengendarai "Mercy" adalah simbol puncak kesuksesan pada zamannya. Tapi di bursa mobil bekas, W203 adalah contoh sempurna mengapa harga mobil mewah bisa terjun bebas.

Calon pembeli di segmen ini ketakutan dengan potensi kerusakan sistem komputerisasi dan sensor yang biaya perbaikannya bisa setara dengan harga beli mobilnya sendiri. Akibatnya, penjual harus menurunkan harga sedalam mungkin agar unit ini laku.

Aspek Detail

  • Harga Bekas Rata-rata Rp80–120 juta
  • Mesin 1.8L Kompresor / 2.0L Supercharged
  • Konsumsi BBM 8–10 km/liter (dalam kota)
  • Pajak Tahunan Estimasi ~Rp6,5–8 juta

(+) Kabin senyap dan suspensi empuk khas mobil Jerman; mesin kompresor bertenaga.
(-) Biaya perawatan purnajual bak "bom waktu"; komponen plastik interior mudah rusak dan mahal diganti.

7. Toyota Camry XV30 (2002–2006) – Bos Mafia yang Turun Kasta

Toyota Camry. (Favcars)
Toyota Camry. (Favcars)

Di masanya, Camry XV30 adalah mobil dinas para petinggi perusahaan. Wajahnya yang lebar dan bonnet panjang memancarkan aura intimidasi tersendiri di jalan tol. Sekarang?

Harga bekasnya sudah jatuh ke level yang sangat terjangkau, bahkan bisa bersaing dengan sepeda motor gede. Tapi seperti para seniornya, mengisi bensin dan membayar pajak Camry XV30 bukan untuk orang yang berkantong tipis.

Aspek Detail

  • Harga Bekas Rata-rata Rp110-150 juta
  • Mesin 2.4L VVT-i (2AZ-FE)
  • Konsumsi BBM 7–9 km/liter (dalam kota)
  • Pajak Tahunan Estimasi ~Rp7,2–8,8 juta

(+) Mesin VVT-i terkenal minim getaran dan bandel; kabin super lega untuk perjalanan jarak jauh.
(-) Boros BBM; tampilan sudah terlihat sangat jadul; biaya pajak yang kerap membuat pemilik baru "segan" sendiri saat membayar.

Rekomendasi Segmen Pembeli

Anda mencari SUV murah untuk dipakai harian: Pilih Honda CR-V Gen 1 dengan harga paling terjangkau. Meski pajaknya lumayan, utilitasnya sulit dikalahkan.

Anda ingin tampil beda dengan budget minim: BMW E46 masih menawarkan sensasi berkendara tiada duanya. Asalkan, Anda siap merogoh kocek lebih untuk perawatan dan tidak bergantung pada bengkel pinggir jalan.

Membutuhkan mobil keluarga 7-seater "mewah": Toyota Alphard Gen 1 adalah raja mobilitas dengan harga beli terbaik. Sangat cocok untuk Anda yang sudah memiliki mobil harian lain dan tidak masalah dengan pajak progresif.

Sekadar penasaran dan punya dana lebih: Silakan coba Fortuner atau Pajero Sport generasi awal. Tapi ingat, sebelum membeli, pastikan Anda sudah menghitung biaya pajak tahunan dan konsumsi BBM-nya agar tidak "segan" sendiri di kemudian hari.

Catatan Redaksi: Harga pasar adalah estimasi berdasarkan pemantauan berbagai platform jual beli daring per April 2026. Estimasi pajak tahunan dihitung berdasarkan Perda DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 dengan asumsi NJKB kendaraan pertama (tarif 2% + opsen terbaru). Konsumsi BBM merupakan rata-rata klaim pabrikan dan testimoni pemilik. Perhitungan pajak dapat sangat bervariasi tergantung provinsi, status kepemilikan ke berapa (progresif), dan riwayat kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bodi Boxy Makin Seksi, Inikah Mobil Mitsubishi Terbaru Pesaing Fortuner yang Dinanti?

Bodi Boxy Makin Seksi, Inikah Mobil Mitsubishi Terbaru Pesaing Fortuner yang Dinanti?

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 16:00 WIB

Dexlite dan Dex Naik Lagi: 5 Mobil Diesel Ini Paling Terpukul, Harga Bekas Ditaksir Terjun Bebas

Dexlite dan Dex Naik Lagi: 5 Mobil Diesel Ini Paling Terpukul, Harga Bekas Ditaksir Terjun Bebas

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 13:49 WIB

Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?

Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 13:58 WIB

Budget Rp30 Juta? Tinggalkan Motor, Pilih 5 Mobil Bekas Bertampang Timeless Ini

Budget Rp30 Juta? Tinggalkan Motor, Pilih 5 Mobil Bekas Bertampang Timeless Ini

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan

Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:59 WIB

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:55 WIB

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:52 WIB

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari

Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari

Bogor | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia

Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

×