7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB
7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi - Oli motor (Pexels/Setengah Lima Sore).
  • Volume oli motor yang menyusut drastis berisiko menyebabkan kerusakan komponen internal.
  • Penyebab utamanya meliputi keausan komponen internal hingga penggunaan spesifikasi pelumas.
  • Pemilik motor wajib melakukan servis rutin serta menggunakan pelumas asli sesuai spesifikasi pabrikan.

Jika Anda menggunakan oli yang terlalu encer pada mesin yang sudah berumur atau mesin yang seharusnya membutuhkan oli kental, maka oli tersebut akan lebih mudah masuk ke celah-celah mesin dan terbakar atau menguap.

6. Kebiasaan Berkendara di RPM Tinggi

Gaya berkendara yang kasar, sering melakukan hard braking, atau terus-menerus memacu motor di kecepatan tinggi (RPM tinggi) akan membuat suhu mesin meningkat drastis.

Pada putaran mesin yang sangat tinggi, tekanan di dalam mesin meningkat, yang secara alami akan mempercepat proses penguapan oli dan memaksa oli bekerja melampaui batas optimalnya.

7. Jarang Melakukan Servis Rutin

Banyak pengendara yang hanya mengganti oli tanpa mengecek kondisi komponen lainnya. Filter oli yang kotor atau sumbat, misalnya, bisa mengganggu sirkulasi oli dan menyebabkan distribusi panas tidak merata.

Akibatnya, ada bagian mesin yang terlalu panas dan memicu penguapan oli lokal yang lebih cepat.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Agar terhindar dari risiko kerusakan mesin yang fatal, berikut adalah tips perawatan yang bisa Anda lakukan.

  • Cek Dipstik Secara Berkala: Setidaknya seminggu sekali dalam kondisi mesin dingin, cek level oli melalui dipstik. Jika berada di bawah garis minimal, segera tambah atau ganti.
  • Gunakan Oli Berkualitas Original: Jangan tergiur dengan oli murah yang tidak jelas mereknya. Oli palsu adalah penyebab utama kerusakan mesin jangka pendek.
  • Perhatikan Asap Knalpot: Jika muncul asap putih (meskipun tipis), segera bawa ke bengkel untuk dicek area ring piston dan seal klep.
  • Patuhi Jadwal Ganti Oli: Jangan menunggu hingga motor terasa tidak enak. Gantilah oli setiap 2.000 - 3.000 km, atau lebih cepat jika Anda sering melewati medan berat dan macet.

Demikian beberapa penyebab kenapa oli mesin motor cepat habis. Dengan memahami penyebab di atas, Anda bisa lebih waspada dalam melakukan perawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Aksi Nyeleneh Pria Pakai Baju Muslim Minum Oli Mesin di Makassar, MUI Sulsel: Itu Haram!

Viral Aksi Nyeleneh Pria Pakai Baju Muslim Minum Oli Mesin di Makassar, MUI Sulsel: Itu Haram!

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:04 WIB

7 Hal Sepele yang Bikin Baterai HP Cepat Habis, Jangan Lakukan Ini

7 Hal Sepele yang Bikin Baterai HP Cepat Habis, Jangan Lakukan Ini

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 14:26 WIB

5 Langkah Sederhana Merawat Mobil Pasca Dibawa Mudik Lebaran

5 Langkah Sederhana Merawat Mobil Pasca Dibawa Mudik Lebaran

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:25 WIB

Terkini

Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang

Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?

Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 04:50 WIB

Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy

Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:20 WIB

Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen

Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni

Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:30 WIB

Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya

Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:17 WIB

Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global

Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:55 WIB

Geely Bertekad Menjadi Toyota Versi China di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Otomotif

Geely Bertekad Menjadi Toyota Versi China di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Otomotif

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:10 WIB

Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam

Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:00 WIB

Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia

Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:50 WIB